Kelor Berdaya: Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Potensi Lokal

Penulis

  • Ratnawati UPN Veteran
  • , Maryana UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Tri Wahyuningsih UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Nurul Annisa UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Khoirul Norma Rahayu UPN “Veteran” Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.33379/tepiswiring.v5i1.8568

Abstrak

UMKM di Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala struktural, seperti keterbatasan modal, rendahnya teknologi produksi, lemahnya branding dan kemasan produk, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi lokal sebagai keunggulan kompetitif. Selain itu, belum adanya program pendampingan berkelanjutan dari pemerintah daerah menyebabkan UMKM sulit berkembang secara maksimal. Padahal, UMKM berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan program pendampingan di Kalurahan Kelor menunjukkan bahwa pendampingan terpadu mampu meningkatkan kualitas produksi, manajemen keuangan, dan akses pasar UMKM. Berdasarkan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul perlu menerapkan Model Pendampingan UMKM Terpadu yang terdiri atas lima pilar utama, yaitu pembentukan unit pendampingan dan pusat pemberdayaan UMKM di setiap kalurahan, penyediaan teknologi tepat guna dan shared facility center, pelatihan berkala dan fasilitasi sertifikasi produk, penyelenggaraan UMKM Expo serta kerja sama dengan marketplace digital, dan sistem monitoring berkala dengan indikator terukur. Implementasi kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM, memperluas pasar, dan mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Sebaliknya, jika tidak segera diterapkan, UMKM akan terus mengalami stagnasi, kalah bersaing dengan produk luar daerah, serta gagal memanfaatkan peluang ekonomi digital yang berkembang pesat

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-22

Cara Mengutip

Kelor Berdaya: Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Potensi Lokal. (2026). Jurnal Pengabdian Masyarakat: Tipis Wiring, 5(1), 38-46. https://doi.org/10.33379/tepiswiring.v5i1.8568