Lawan Campak Tanpa Panik: Edukasi Health Talk dan Pemberdayaan Orang Tua di Poli Anak RSUD Cibabat
DOI:
https://doi.org/10.33379/tepiswiring.v5i1.2215Kata Kunci:
Campak, Orangtua, Edukasi kesehatan, Pengabdian MasyarakatAbstrak
Campak (measles) adalah penyakit infeksi akut yang sangat menular dan disebabkan oleh virus campak (Measles virus) dari genus Morbillivirus dalam keluarga Paramyxoviridae. Penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak, terutama di negara dengan cakupan imunisasi yang rendah. Virus campak menyebar melalui percikan saluran pernapasan (droplet) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, bahkan dapat bertahan di udara dan pada permukaan benda hingga sekitar dua jam. WHO menyatakan bahwa sekitar 90% orang yang tidak memiliki kekebalan akan tertular apabila melakukan kontak dekat dengan penderita. Masa inkubasi campak umumnya berlangsung selama 7–14 hari, dan penderita dapat menularkan virus sejak empat hari sebelum ruam muncul hingga empat hari setelah ruam timbul. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan orang tua tentang penanganan penyakit campak pada anak melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan desain pre–post test pada orang tua anak sebanyak 25 orang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan setelah diberikan edukasi. Optimalisasi pengetahuan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam melakukan penanganan penyakit campak secara mandiri dan aman. Perawat memiliki peran strategis sebagai edukator dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini.







