MENINGKATKAN ANGKA PARTISIPASI PEMILIH PEMULA MELALUI PERAN KELEMBAGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
DOI:
https://doi.org/10.36636/jogiv.v5i1.2474Keywords:
Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemilu, dan Partisipasi PemulaAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi KPU Provinsi Bangka Belitung dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terutama dalam pemilihan umum 2024. KPU Provinsi Bangka Belitung sendiri memiliki beberapa agenda yaitu melakukan sosialisasi terutama bagi para pemilih pemula di Sekolah. Adapun Target KPU Provinsi Bangka Belitung terutama di pemilihan umum 2024 yang targetnya yaitu sekitar 75%. Permasalahan yang dihadapi dalam melakukan penelitian ini yaitu pada dasarnya KPU Provinsi Bangka Belitung tidak memiliki data yang pasti di dalam mengukur angka partisipasi pemilih pemula di Bangka Belitung.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data primer, yaitu data yang diperoleh dengan cara langsung menugaskan hasil penelitian pada objek penyelidikan. Data sekunder, yaitu informasi yang diperoleh dari pihak ketiga lainnya, seperti, kelembagaan dokumen, buku, media cetak, dan online. Data ini diambil dari data yang dilakukan oleh KPU Provinsi Bangka Belitung di dalam membandingkan partisipasi pemilih antara 2019 dan 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Permasalahan Pemilu yang terjadi pada Tahun 2019 adalah dikarenakan minimnya indikasi penghargaan atau minat dari masyarakat terhadap masalah atau kegiatan negara di bawahnya tingkat partisipasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya dan strategi dalam penyelenggaraan pemilu untuk pemilu tahun 2024 salah satunya memberikan pendidikan bagi pemilih pemula guna meningkatkan angka partisipasi pemilih pemula Mengenai upaya dan strategi dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2024, KPU Provinsi Bangka Belitung sebagai lembaga penyelenggara pemilu. Di mana upaya pelaksanaan persiapan tersebut dilakukan secara bertahap.
References
Buku dan Jurnal :
Aguzman, G. (2021, July 12). Teori Partisipasi. Diambil kembali dari https://binus.ac.id/: https://binus.ac.id/entrepreneur/2021/07/12/teori-partisipasi/?utm_source=binustoday&utm_campaign=binustodayarticleview
Ardipandato, A. (2019). Permasalahan penyelengaraan pemilu serentak tahun 2019. Kajian singkat terhadap isu aktual dan strategis, XI. babel, k. (2022, juli 21). Ajakan Pemilih Disabilitas Untuk Berpartisipasi Pemilu Dan Pemilihan 2024. Diambil kembali dari https://babel.kpu.go.id/: https://babel.kpu.go.id/berita/baca/7864/ajakan-pemilih-disabilitas-untuk-berpartisipasipemilu-dan-pemilihan-2024#
Kaehe, D. R. (t.thn.). Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di kampung Pintareng Kecamatan tabukan Selatan Tangerang.
Prasetya, S. A. (2008). Pustaka PelajarStein dalam Catanese,. 1992:318.
Primadi, A. E. (2019). Peran pemilih pemula dalam pengawasan pemilu partsipatif. JPI: Journal of Political Issues, 1.
Putri, M. P. (t.thn.). Peran Komisi Pemilihan UmumDalamSosialisasi Pemilu sebagai upaya Untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilu Presiden 2014 di Kalimantan Timur. eJournal Ilmu Komunikasi, 4, 30-43.
Rivandi, S. (t.thn.). Partisipasi Politik Dan Partai Politik (Studi Tentang Partisipasi Politik Masyarakat Dan Peran Pks Dalam Pilkada Tahun 2018 Di Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat) . Bachelor's thesis, Fisip UIN Jakarta.
Surbakti, R. Memahami Ilmu Politik.
Website :
Aguzman, G. (2021, July 12). Teori Partisipasi. Diambil kembali dari https://binus.ac.id/: https://binus.ac.id/entrepreneur/2021/07/12/teori-partisipasi/?utm_source=binustoday&utm_campaign=binustodayarticleview
babel, k. (2022, juli 21). Ajakan Pemilih Disabilitas Untuk Berpartisipasi Pemilu Dan Pemilihan 2024. Diambil kembali dari https://babel.kpu.go.id/: https://babel.kpu.go.id/berita/baca/7864/ajakan-pemilih-disabilitas-untuk-berpartisipasipemilu-dan-pemilihan-2024#
babel, k. (2022, juli 20). https://babel.kpu.go.id/berita/baca/7862/tingkatkan-partisipasi-pemilu-2024-kpu-babel-adakanpendidikan-pemilih-untuk-pemula. Diambil kembali dari https://babel.kpu.go.id/: https://babel.kpu.go.id/berita/baca/7862/tingkatkan-partisipasi-pemilu-2024-kpu-babel-adakanpendidikan-pemilih-untuk-pemula
babel, k. (2022, Desember 28). Launching Program Dp3 Di Kelurahan Bintang Kota Pangkalpinang. Diambil kembali dari https://babel.kpu.go.id/: https://babel.kpu.go.id/berita/baca/7964/launching-program-dp3-di-kelurahan-bintang-kotapangkalpinang
Pendidikan Pemilih Perempuan Sebagai Upaya Meningkatkan Partisipasi. (2022, Juli 19). Diambil kembali dari https://babel.kpu.go.id/: https://babel.kpu.go.id/berita/baca/7861/pendidikan-pemilih-perempuansebagai-upayameningkatkan-partisipasi
Putri, V. K. (2021, 07 12). Partisipasi Politik: Pengertian, Teori, Faktor, dan Bentuknya. Diambil kembali dari https://www.kompas.com/: https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/12/153000269/partisipasi-politik--pengertian-teori-faktor-dan-bentuknya
sentolo, A. (t.thn.). Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu. Diambil kembali dari https://sentolo.kulonprogokab.go.id/: https://sentolo.kulonprogokab.go.id/detil/129/partisipasi-masyarakat-dalam-pemilu
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ariandi A Zulkarnain

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


