REVITALISASI PENGEMBANGAN WISATA TAMAN KUTUKAN
DOI:
https://doi.org/10.33379/attamkin.v5i1.1205Abstract
Salah satu cara untuk mengatasi urbanisasi dari desa ke kota adalah pengembangan objek yang berpontesi untuk tempat pariwisata yang ada di pedesaan. Namun perlu adanya usaha untuk mengatasi masalah yang ada pada umumnya. Sebenarnya hal paling perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah tingkat kesadaran dari pemerintah desa dan masyarakat sekitar terhadap pentingnya mengembagkan potensi potensi yang ada di daerahnya. Karena setiap daerah pasti memiliki daya Tarik atau potensi masing masing , namun perlu dilakukan suatu perancangan strategi atau pengelolaan untuk mengembangkan potensi di daerahnya agar mendapat daya Tarik dari pengunjung. Sedangkan di Desa Rejosari sekarang ini sedang mengembangkan sebagian potensi potensi tersebut dari objek wisata di Dusun Kutukan hingga beberapa produk UMKM yang ada di Desa Rejosari. Karena potensi-potensi tersebut masih perlu dikembangkan lagi melalui partisipasi dari pemerintah desa dan masyarakat sekitar, sehinga kami memilih untuk melakukan kegiatan dengan membuat menara atau monumen kincir angin di Taman Kutukan untuk mengembangkan wisata dan membantu sebagian UMKM yang ada untuk menambah daya tarik pengunjung di bidang kuliner. Dan untuk melakukan pengembagan wisata yang ada di Taman Kutukan kami dibantu oleh masyarakat sekitar wisata agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.
References
Damanik, J., 2013, Pariwisata Indonesia Antara Peluang dan Tantangan, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Holik, A. (2016). Relationship of Economic Growth with Tourism Sector. Journal of Economics and Policy. Vol 9 (1). 16 – 33.
Sugiartawan, Putu, Paholo Iman Prakoso, and I. Made Gitra Aryawan. "Penentuan Desa Wisata Terbaik di Kabupaten Tabanan dengan Model AHP dan BORDA." Jurnal Sistem Informasi dan Komputer Terapan Indonesia (JSIKTI) 2.1 (2019): 43-52.
Suwantoro, G (2002). Dasar-Dasar Pariwisata (2nd ed). Andi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 nanik ulfa, Sya’adhatul Arroyni Ya’kup

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).