Optimalisasi Infrastruktur Wisata Tanaka Waterfall sebagai Media Edukasi Ketahanan Pangan di Desa Bangelan Kecamatan Wonosari
DOI:
https://doi.org/10.33379/at-tamkin.v8i2.7989Keywords:
Ketahanan Pangan, Wisata Desa, InfrastrukturAbstract
Ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang tidak hanya menyangkut ketersediaan pangan, tetapi juga distribusi, akses, dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi melimpah di sektor pangan, seperti kopi, budidaya ikan, dan produk UMKM pangan. Namun, kebutuhan utama masyarakat saat ini bukan pada aspek produksi pangan, melainkan pada pengembangan infrastruktur wisata, khususnya papan informasi, denah desa, dan rambu keselamatan. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dilakukan intervensi berupa pembuatan papan informasi dan denah desa yang tidak hanya berfungsi sebagai penunjang wisata, tetapi juga diintegrasikan dengan konten edukasi ketahanan pangan, seperti peta lokasi perkebunan kopi, kolam ikan, dan UMKM pangan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan infrastruktur ini mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus berfungsi sebagai media edukasi ketahanan pangan. Dengan demikian, intervensi sederhana berupa infrastruktur wisata dapat menjadi sarana strategis dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan memperkuat branding desa wisata.
Keywords. Ketahanan Pangan, Wisata Desa, Infrakstruktur
References
Ariani, D., & Handayani, T. (2022). Desa wisata pangan sebagai strategi ketahanan pangan lokal di Indonesia. Jurnal Pangan dan Pariwisata, 5(1), 15–26.
Budi, K. R. S. (2023). Peningkatan Daya Tarik Desa Wisata Berbasis Edukasi Ketahanan Pangan dengan Optimalisasi Layout Berkelanjutan Desa Mulyoarjo Kecamatan Lawang. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan, 3(1), 27-32.
Churniawan, E dan Fajarwati (2019). Asas-Asas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Hukum Pemerintahan Daerah, Pengembangan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam Rangka Mewujudkan Good Governance. Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja Dan Administrasi. HUKUM TENTANG DESA. 2(7), 9-17. DOI: https://doi.org/10.31845/jwk.v22i1.165
FAO. (2021). The State of Food Security and Nutrition in the World. FAO.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Strategi Ketahanan Pangan Nasional. Jakarta: Kementan RI.
Prasetyo, D., & Amelia, V. (2022). Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Masyarakat sebagai Penguatan Ketahanan Pangan. Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora, 8(4), 550-556. DOI: https://doi.org/10.29303/jseh.v8i4.171
Pujiastuti, H., & Haryadi, R. (2021). Pengembangan Wahana Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan Sebagai Agrowisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Banyubiru, Banten. Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat), 4(4), 354-362. DOI: https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v4i4.8446
Putri, S., Widodo, H., & Lestari, A. (2021). Agrowisata sebagai media edukasi ketahanan pangan di desa wisata. Jurnal Pengabdian Nusantara, 4(2), 77–88.
Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). Model participation action research dalam pemberdayaan masyarakat. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 6(1), 62-71. DOI: https://doi.org/10.37905/aksara.6.1.62-71.2020
Susanti, R. (2020). Pengembangan Wisata Edukatif Berbasis Agrowisata sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 123–13
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nida Mukhlishotul 'Izzah, Rofiqoh Firdausi, Nurul Lail Rosyidatul Muammaroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).