Perubahan Iklim sebagai Penyebab Terjadinya Kekerasan dan Migrasi: Studi Kasus Konflik Darfur
DOI:
https://doi.org/10.36636/dialektika.v1i1.24Kata Kunci:
Migrasi, Konflik Darfur, Perubahan IklimAbstrak
Migrasi selalu diidentikkan dengan perpindahan penduduk yang selalu identik dengan tindakan untuk menghindari terjadinya kekerasan ataupun mencari tempat hidup yang lebih baik. Hal tersebut telah berlangsung dari dulu hingga saat ini, akan tetapi tidak banyak yang menyadari bahwa migrasi dan kekerasan juga didorong oleh perubahan iklim bukan hanya peperangan dan bencana alam. Keterkaitan antara climate change dengan munculnya konflik memang tidak bisa dilihat secara langsung, melainkan perlu ditelusuri akar dari konflik itu sendiri. Akan tetapi dilihat dari beberapa aksi-aksi kekerasan yang terjadi di beberapa Negara seperti Negara-negara Afrika, kekerasan yang ada justru dipicu oleh perebutan sumberdaya alam yang semakin terbatas seperti air. Sehingga dalam artikel ini akan difokuskan mengenai bagaimana keterkaitan antara masalah perubahan iklim yang mampu mendorong terjadinya kekerasan serta menyebabkan terjadinya migrasi, dengan mengaitkan dampak geopolitis dan degradasi lingkungan.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2016 Nur Inna Alfiyah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





