Ketidakstabilan Kawasan dan Peningkatan Peran Amerika Serikat di Asia Timur Pasca Perang Dingin

Penulis

  • Ni Luh Bayu Purwa Eka Payani

DOI:

https://doi.org/10.36636/dialektika.v1i1.25

Kata Kunci:

Ketidakstabilan, Keamanan Regional, Aliansi Militer

Abstrak

Setelah Perang Dingin berakhir, AS mulai menguasai dunia baik dari segi ideologi maupun pengaruh lainnya. Asia Timur merupakan salah satu medan peperangan antara ideologi liberal dan komunis, yang sampai saat ini ketegangan antar negara masih terjadi. Situasi yang tidak pasti dan tidak stabil membuat AS sebagai pemenang perang serta aliansi dari Jepang dan Korea Selatan, ikut campur dalam mengatur pemetaan keamanan di kawasan tersebut. Ketidakstabilan muncul saat negara-negara di kawasan berusaha untuk melakukan military build-up untuk mengimbangi kekuatan negara lain, konflik-konflik internal antar negara, serta provokasi senjata nuklir Korea Utara yang tidak hanya mengancam kawasan tetapi juga AS. Untuk menghadapi ini, AS perlu meningkatkan perannya dalam menjawab ketidakstabilan keamanan di kawasan Asia Timur.

Diterbitkan

2016-02-22

Cara Mengutip

Ketidakstabilan Kawasan dan Peningkatan Peran Amerika Serikat di Asia Timur Pasca Perang Dingin. (2016). DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 1(1). https://doi.org/10.36636/dialektika.v1i1.25