IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BERAS MISKIN (RASKIN) DI KECAMANTAN TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK (Studi Deskriptif Pada Kelurahan Sumberkepuh)

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.36636/dialektika.v2i1.237

Abstrak

Abstrak
Kemiskinan tentunya bukanlah masalah sosial yang hanya dialami oleh negaranegara
berkembang seperti Indonesia, namun dialami juga oleh negara-negara maju seperti
amerika. Di Indonesia kemiskinan terus menjadi masalah sosial yang fenomenal sepanjang
sejarah Indonesia. Kemiskinan telah membuat jutaan anak-anak indonesia tidak bisa
mengenyam pendidikan yang berkualitas, kesulitan membiayai kesehatan, kurangnya
tabungan dan tidak adanya investasi untuk masa depan, kurangnya akses ke pelayanan
publik, kurangnya lapangan pekerjaan, kurangnya jaminan sosial dan perlindungan
terhadap keluarga, menguatnya arus urbanisasi kekota, dan yang lebih parah,
kemiskinan menyebabkan jutaan rakyat memenuhi kebutuhan pangan, sandang dan papan
secara terbatas. Ada dua kondisi yang menyebabkan kemiskinan bisa terjadi, yakni
kemiskinan alamiah dan karena buatan. Kemiskinan alamiah terjadi antara lain akibat
sumber daya alam yang terbatas, penggunaan teknologi yang rendah dan bencana alam.
Kemiskinan "buatan" terjadi karena lembaga-lembaga yang ada di masyarakat membuat
sebagian anggota masyarakat tidak mampu menguasai sarana ekonomi dan berbagai
fasilitas lain yang tersedia, hingga mereka tetap miskin. Maka itulah sebabnya para pakar
ekonomi sering mengkritik kebijakan pembangunan yang sering terfokus pada pertumbuhan
ketimbang pemerataan.
Kata Kunci: Kemiskinan, Pelayanan Publik, Kebijakan Pembangunan
Abstract
Poverty is certainly not the only social problems experienced by developing countries such as
Indonesia, but experienced by the developed countries like the United States. In Indonesia,
poverty continues to be a social problem that is phenomenal in the history of Indonesia.
Poverty has made millions of children Indonesia can not get an education of quality,
difficulty to finance health care, lack of savings and investments for the future, lack of access
to public services, lack of jobs, lack of social security and protection of the family, the
strengthening of urbanization kekota, and worse, poverty causes millions of people to meet
the needs of food, clothing and shelter are limited. There are two conditions that cause
poverty can happen, namely poverty because of natural and artificial. Poverty naturally
occur partly as a result of limited natural resources, the use of low technology and natural
disasters. Poverty "artificial" occurred because the institutions that exist in the community to
make some community members are not able to master the economic means and various
other facilities available, so they remain poor. So that is why economists are often criticized
development policies are often focused on growth rather than equity.
Keywords: Poverty, Public Service, Policy Development

Unduhan

Diterbitkan

2017-02-21

Cara Mengutip

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BERAS MISKIN (RASKIN) DI KECAMANTAN TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK (Studi Deskriptif Pada Kelurahan Sumberkepuh). (2017). DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 2(1), 121-136. https://doi.org/10.36636/dialektika.v2i1.237

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama