Pengaruh Zakat terhadap Variabel Makroekonomi: Pendekatan VECM
DOI:
https://doi.org/10.36636/dialektika.v10i2.7274Kata Kunci:
Zakat, Economic Growth, Human Development Index, PovertyAbstrak
Pertumbuhan ekonomi Indonesia belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam peningkatan kesejahteraan inklusif, karena tumbuhnya perekonomia pada triwulan I tahun 2024 ternyata diimbangi dengan jutaan orang yang masih berada di bawah garis kemiskinan dan mengalami keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, dan taraf hidup layak. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kausalitas dan kointegrasi antara zakat, pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan kemiskinan di Indonesia. Dengan menggunakan data tahunan dari tahun 2013 hingga 2023, penelitian ini mengimplementasikan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM) dengan tahapan uji stasioner, penentuan lag optimal, uji kointegrasi Johansen, kausalitas Granger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan jangka panjang antara variabel dan pengaruh zakat yang signifikan dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kualitas IPM. Namun, pengaruh zakat terhadap pertumbuhan ekonomi relatif tidak signifikan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur tentang ekonomi Islam dan memberikan landasan kebijakan strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat nasional.
Referensi
Abiyani, E., & Rizal, F. (2022). Analisis Peran Zakat, Infaq dan Sedekah dalam Mengatasi Kemiskinan di Indonesia pada Masa Pandemi Covid-19. Internasional Confrence on Islamic Studies (ICIS) Ponorogo.
Anindya, A. S., & Pimada, L. M. (2023). An Indonesia Experience: Does Zakat Enhance Macroeconomic Variables? International Journal of Zakat, 8(1).
Aqbar, K., & Iskandar, A. (2019). Kontekstualisasi Kebijakan Zakat Umar bin Abdul Aziz dalam Perzakatan dan Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Kementerian Keuangan: Kajian Ekonomi & Keuangan, 3(3).
BPS. (2023). (Badan Pusat Statistik). Https://Www.Bps.Go.Id/Indicator/12/1975/1/Jumlah-Penduduk-Pertengahan-Tahun.Html.
Hamadou, I., & Jallow, M. S. (2024). The Effect of Distributed Zakat on Sustainable Economic Development in Indonesia: A VECM Approach. EkBis: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 8(1), 42–58. https://doi.org/10.14421/ekbis.2024.8.1.2172
Herianingrum, S., Supriani, I., Sukmana, R., Effendie, E., Widiastuti, T., Fauzi, Q., & Shofawati, A. (2023). Zakat as an instrument of poverty reduction in Indonesia. Journal of Islamic Accounting and Business Research. https://doi.org/10.1108/JIABR-11-2021-0307
Kuncoro, M. (2003). Ekonomi Pembangunan Teori, masalah dan kebijakan. Edisi Ketiga. (Yogyakarta: UUAMP YKPN, 2003) (3rd ed.). UUAMP YKPN.
Lütkepohl, H. (2005). New Introduction to Multiple Time Series Analysis. Springer.
Muttaqin, Z., & Nasir, M. D. A. (2024). Can Zakat Contribute to Achieving Sustainable Development Goals? A Case Study on Java Island, Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 11(1), 35–53. https://doi.org/10.20473/vol11iss20241pp35-53
Naurah, L. B., & Fathoni, M. A. (2024). The Impact of Poverty, Human Development, and Zakat Contributions on Economic Growth in Indonesia and Malaysia. KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v9i20.16515
Nuruddin. (2006). Zakat Sebagai Instrumen Dalam Kebijakan Fiskal. PT Rajagrafindo Persada.
Obaidullah, M., & Manap, T. A. A. (2017). Behavioral Dimensions of Islamic Philanthropy: The Case of Zakat. In Financial Inclusion and Poverty Alleviation (pp. 219–243). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-69799-4_6
Priyono, S. (2016). Zakat Sebagai Instrumen Dalam Kebijakan Fiskal. Al Mashlahah Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam Zakat. Al Mashlahah Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islami Zakat, April, 5–24.
Purwanti, D. (2020). Pengaruh Zakat, Infak, dan Sedekah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(1), 101. https://doi.org/10.29040/jiei.v6i1.896
Sahri, M. (2006). Mekanisme Zakat & Permodalan Masyarakat Miskin. Bahtera Press.
Selasi, D., & Muzayyanah, M. (2020). Wakaf Saham Sebagai Alternatif Wakaf Produktif Pada Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia. Tawazun : Journal of Sharia Economic Law, 3(2), 155. https://doi.org/10.21043/tawazun.v3i2.7932
Sen, A. (1998). Development as Freedom. In https://global.oup.com/academic/product/development-as-freedom-9780198297581?lang=en&cc=no. Oxford University Press.
Stiglitz, J. E., Sen, A., & Fittousi, J.-P. (2011). Mengukur Kesejahteraan: Mengapa Produk Domestik Bruto (PDB) bukan Tolak Ukur yang Tepat untuk Menilai Kemajuan? (M. Arumsari & F. B. Timur, Eds.; 1st ed.). Margin Kiri.
Sukirno, S. (2011). Ekonomi Pembangunan: Proses, Masalah, dan Dasar Kebijakan. Prenada Media Group.
Tamimi, K., Imsar, & Syarbaini, A. M. B. (2023). Analisis interaksi dan kontribusi zakat, infaq, sedekah (ZIS) dan islamic human development index (I-HDI) terhadap kemiskinan di Indonesia. Inovasi: Jurnal Ekonomi Keuangan Dan Manajemen, 19(3).
UNDP. (1995). Human Development Report.
Viollani, A. K., Suprayitno, E., & Maulana Malik Ibrahim Malang, U. (2022). Pengaruh islamic human development index dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan dengan pengangguran sebagai variabel intervening. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(11). https://journal.ikopin.ac.id/index.php/fairvalue
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Achmad Mu'afi Ja'far, Eko Suprayitno, Umi Julaihah, Nabila Adenina Zidni Maulida

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





