Self-concept Perempuan Pekerja Pemulung (Studi Kasus Perempuan Pekerja Pemulung Kota Harapan Indah)
DOI:
https://doi.org/10.36636/dialektika.v8i2.3258Kata Kunci:
Perempuan pekerja pemulung , stigma sosial, konsep diriAbstrak
Perempuan pekerja pemulung di Kota Harapan Indah, meskipun menghadapi stigma sosial dan diskriminasi sosial masih tetap dapat menunjukkan ketangguhan dalam mengatasi tantangan dan masalah dalam pekerjaanya. Konsep diri perempuan pekerja pemulung terbentuk melalui persepsi sosial dan diri, hubungan sosial, dan pengalaman diri yang pada akhirnya menjadi dasar pemahaman bagaimana mereka beradaptasi terhadap lingkungan yang penuh tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana self-concept perempuan pekerja pemulung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pekerja pemulung di Kota Harapan Indah mengalami persepsi sosial yang seringkali bersifat negatif dari masyarakat terkait pekerjaannya. Stigma sosial ini mempengaruhi pembentukan konsep diri dalam imajinasi bayangan penampilan diri, penilaian dan perasaan emosional. Selain itu, interaksi sosial, baik dengan keluarga, rekan sesama pemulung dan masyarakat sekitar memiliki peranan penting dalam membentuk konsep diri perempuan pekerja pemulung. Umpan balik positif dari lingkungan sosial dapat meningkatkan rasa percaya diri dan penerimaan diri perempuan pemulung. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep diri perempuan pemulung dipengaruhi oleh persepsi masyarakat, hubungan sosial dan pengalaman pribadi. Citra diri ini merupakan hasil interaksi yang kompleks antara individu dengan lingkungannya. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bagaimana persepsi sosial dan diri, hubungan sosial, dan pengalaman diri memiliki peranan yang signifikan dalam membentuk konsep diri perempuan pekerja pemulung.
Referensi
Apriliani, R. (2019). Pembentukan Konsep Diri Mahasiswa Penggemar Budaya Populer Korea di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Artanti, Y. (2020). Konsep Diri Perempuan Di Persimpangan Budaya Dalam Autobiografi Stupeur Et Tremblements Karya Amélie Nothomb. LITERA, 19(1), 72–93. https://doi.org/10.21831/ltr.v19i1.30465
Bimantara, P., & Pujiawan, A. (2020). Self Concept Perempuan Pengemudi Transportasi Ojek Online Di Kabupaten Kuningan. Jurnal ASTAR UNISA, 1(2), 86–95.
Cahyawati, R. P., & Tandyonomanu, D. (2019). Konsep Diri Perempuan Pekerja Kuli Bangunan Di Kota Surabaya. Jurnal Mahasiswa Ilmu Komunikasi (The Commercium), 6(2), 83–87. https://ejournal.ac.id/index.php/Commercium/article/view/301330
Cooley, C. H. (1902). Human Nature and the Social Order. Charles Scribner’s Sons.
Creswell, J. W. (2013). Research Design (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed). PUSTAKA PELAJAR.
Downey, B. (2019). Looking Glass Self. Dalam The Blackwell Encyclopedia of Sociology (hlm. 1–2). John Wiley & Sons, Ltd. https://doi.org/10.1002/9781405165518.wbeosl059.pub2
Hamsah, Elisa, E., Muttaqin, I., & Sukmono, S. (2021). PEMULUNG DI KOTA PONTIANAK. Jurnal Of Islamic Economics, 2(2), 17–28.
Nurcahya, A. (2021a). Arum Nurcahya. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(1), 7–18.
Nurcahya, A. (2021b). Konsep Dan Penyesuaian Diri Perempuan Dalam Pernikahan Perjodohan: Adaptation, Goal Attaintment, Integration, and Latency. Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(1), 7. https://doi.org/10.31604/ristekdik.2021.v6i1.7-18
Nurita Marito, & Swis Tantoro. (2021). Perempuan Pemulung di Tempat Pembuangan Sampah Sementara Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa, 8, 1–14.
Palettari, M., Berlin, & Prat Untar, D. (2022). Kehidupan Pemulung Di Tpa Puuwatu Kota Kendari Life Of Scavengers At Puuwatu Tpa Kendari City. Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO (JPPS-UHO), 7(2), 164–171. http://jpps.uho.ac.id/index.php/
Prasetijowati, T. P., & Setyarahajoe, R. (2021). Peran Perempuan Pemulung Pencari Nafkah Masa Pandemi COVID 19. Prosiding Seminar Nasional & Call for Paper “Peran Perempuan Sebagai Pahlawan di Era Pandemi” PSGESI LPPM UWP, 8(1), 113–121. https://doi.org/10.38156/gesi.v8i1.56
Rink, Y. E. (2006). Teaching Physical Education For Learning St Louis Torontolo. Santa Clara Mosby Collage Publishing.
Cohen, S., & Syme, S. L. (1985). Issues in The Study and Aplication of Social Support . Academic Press Publisher.
Setiawan, R., & Nabila, P. A. (2022). Penggunaan Aplikasi Tiktok Dalam Pembentukan Konsep Diri Remaja Di Desa Pisangan Jaya, Kabupaten Tangerang. PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 4(3), 122–130. https://doi.org/10.20527/pn.v4i3.5580
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D (Sutomo, Ed.). ALFABETA.
Wirman, W., Sari, G. G., Hardianti, F., & Roberto, T. P. (2021). Dimensi konsep diri korban cyber sexual harassment di Kota Pekanbaru. Jurnal Kajian Komunikasi, 9(1), 79. https://doi.org/10.24198/jkk.v9i1.27363
Zuhriana. (2021). Diskriminasi Terhadap Perempuan Pekerja Pemulung Sampah dalam Analisis Gender. Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Isni Reniati, Rizki Setiawan, Nurul Hayat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





