Peningkatan Kompetensi Peserta Pelatihan Jarak Jauh Teknis Keprotokolan Melalui Learning Management System (LMS) Balai Diklat Keagamaan Surabaya Tahun 2020

Penulis

  • Mohammad Anung Edy Nugroho Balai Diklat Keagamaan Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36636/dialektika.v6i1.490

Kata Kunci:

Keprotokolan, Learning Management System, Pelatihan

Abstrak

Tuntutan perkembangan teknologi yang pesat di era industry 4.0 dan juga adanya pandemic covid-19 mendorong Lembaga Pendidikan dan Pelatihan untuk terus bergerak dinamis. Untuk menghadapi hal tersebut, Balai Diklat Keagamaan Surabaya perlu mencetak sumber daya manusia yang berkualitas melalui penggunaan teknologi informasi yang optimal yaitu menggunakan Learning Management System (LMS). Berdasarkan ulasan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan Learning Management System (LMS) pada Pelatihan Jarak Jauh Teknis Keprotokolan dan untuk mengetahui seberapa jauh pembelajaran ini mampu meningkatkan kompetensi peserta pelatihan, baik kompetensi pengetahuan, kompetensi ketrampilan, maupun kompetensi sikap. Penelitian ini dilakukan pada peserta Pelatihan Jarak Jauh Teknis Keprotokolan yang berjumlah 54 orang. Hasil penelitian yang sebagian besar datanya diperoleh melalui media online dan observasi menunjukkan bahwa ada peningkatan sebesar 21,19% antara nilai awal dan nilai akhir kompetensi pengetahuan (dari rerata 56,07 menjadi 77,26). Dari aspek ketrampilan, bisa dilihat dari penyelesaian penugasan peserta pada setiap mata pelatihan terlihat bahwa nilai diatas ketuntasan. Dari aspek kompetensi sikap terlihat bahwa aspek kedisiplinan peserta dalam mengikuti pelatihan dan dalam hal penyelesaian tugas selalu dilakukan tepat waktu. Hasil tersebut menunjukan bahwa penggunaan Learning Management System Balai Diklat Keagamaan Surabaya mampu meningkatkan kompetensi peserta Pelatihan Jarak Jauh Teknis Keprotokolan.

Referensi

Chowdhury,M. 2009. The Relationship between information and communication technologies integration and improvement in teaching as perceived by college instructors. Welden university. Available from Proquest Dissertasion and Theses Global. (304164703). Retrieved from http://search.proquest.com/docview/1736895963?accountid=17242

Effendi H, Dwiyani N.(2018). Learning Management System Berbasis Cloud sebagai Alternatif Media Pembelajaran bagi Guru di Kabupaten Lima Puluh Kota. Laporan Penelitian. Padang, Universitas Negeri Padang Press.

Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Herrero, R., Breton-Lopez. 2015. Acceptability and satisfaction of an ICT-based training for university teachers. Journal of Educational Technology & Society, 18(4),498-510. Retrieved.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil.

Panji, A. (2016). Result of Survey of Internet Usage of Teenage in Indonesia. Hasil survey Pemekaian Internet Remaja Indonesia

Sajidan. 2010. Pengembangan Profesionalisme Guru dan Dosen melalui Sertifikasi. http://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/32/30.

Sudiana, Ria. 2016. Efektivitas Penggunaan Learning Management System berbasis Online. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika (JPPM) Untirta Vol. 9 No. 2 hal. 201-209.

Sugiyono. 2008. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.

Wihastyanang et al. 2014. Active Learning Using Learning Management System to Improve Student’s Competence in Argumentative Writing. Journal on English as a Foreign Language, Volume 4, Number 1, March 2014

Unduhan

Diterbitkan

2021-02-04

Cara Mengutip

Peningkatan Kompetensi Peserta Pelatihan Jarak Jauh Teknis Keprotokolan Melalui Learning Management System (LMS) Balai Diklat Keagamaan Surabaya Tahun 2020. (2021). DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 6(1), 1-8. https://doi.org/10.36636/dialektika.v6i1.490