Isu Kebijakan Trans Pacific Partnership dalam Kampanye Calon Presiden Amerika 2016 dan Relevansinya Bagi Indonesia

Penulis

  • Imron Rosyadi Hamid Universitas Islam Raden Rahmat

DOI:

https://doi.org/10.36636/dialektika.v1i2.64

Kata Kunci:

Trans Pacific Partnership, Dependensi

Abstrak

Sejak ditandatanganinya Trans Pacific Partnership (TPP) oleh Pemerintahan Obama pada Bulan Pebruari 2016, kelompok yang anti dan pro TPP muncul selama kampanye presiden Amerika Serikat. Baik Hillary Clinton maupun Donald Trump sama-sama menyuarakan untuk melawan kesepakatan Trans Pacific Partnership. Penelitian ini menjelaskan peranan platform partai baik Platform Partai Republik 2016 maupun Patform Partai Demokrat 2016 sebagai timbangan untuk mencari informasi penting yang berhubungan dengan isu Trans Pacific Partnership selama kampanye presiden Amerika Serikat Tahun 2016. Di pihak lain, setelah pertemuannya dengan Presiden Obama di Bulan Oktober 2015 di Amerika Serikat, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia siap bergabung dengan Trans Pacific Partnership. Dengan menggunakan Teori Dependensia, penelitian ini akan menjelaskan mengapa sebuah kesepakatan perdagangan bebas seperti Trans Pacific Agreement harus diukur dengan kepentingan nasional sebelum diterapkan sebagai sebuah kebijakan pemerintahan.

Unduhan

Diterbitkan

2016-09-25

Cara Mengutip

Isu Kebijakan Trans Pacific Partnership dalam Kampanye Calon Presiden Amerika 2016 dan Relevansinya Bagi Indonesia. (2016). DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 1(2), 1-22. https://doi.org/10.36636/dialektika.v1i2.64

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama