Kritik Degrowth Ruang Terbuka Hijau sebagai Barang Publik di Surakarta: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.36636/dialektika.v10i1.6451Kata Kunci:
degrowth, ruang terbuka hijau, keberlanjutan, SurakartaAbstrak
ABSTRAK
Urbanisasi di Indonesia menyebabkan penyusutan Ruang Terbuka Hijau (RTH), yang krusial bagi keseimbangan ekologi dan kualitas hidup. Kota Surakarta hanya memiliki 14% RTH, jauh di bawah standar 30% sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Degrowth menawarkan pendekatan alternatif yang menekankan keberlanjutan ekologis dan keadilan sosial daripada pertumbuhan ekonomi eksploitatif. Dalam kerangka kritik degrowth, penelitian ini mengkaji RTH sebagai barang publik, menyoroti ketimpangan akses dan privatisasi ruang hijau. Artikel ini menggunakan metode kajian kepustakaan untuk menganalisis kebijakan dan tantangan terkait Ruang Terbuka Hijau. Atikel ini mengkaji fenomena tersebut dari perspektif ilmu ekonomi, khususnya dalam konteks barang publik dan teori eksternalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih berorientasi pada keberlanjutan, dengan pengelolaan berbasis komunitas, regulasi ketat terhadap privatisasi lahan hijau, dan pemanfaatan teknologi hijau. Studi ini menawarkan perspektif alternatif dalam perencanaan tata ruang yang seimbang antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Referensi
Aguspriyanti, C. D. (2021). Green Corridors: Potensi Peningkatan Ruang Terbuka Hijau Publik Ramah di Kota Padat (Studi Kasus Kota Malang). Jurnal Arsitektur ZONASI, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.17509/jaz.v4i2.33439
Akbulut, B. (2021). Degrowth. Rethinking Marxism, 33(1), 98–110. https://doi.org/10.1080/08935696.2020.1847014
Ally, H., Wahyuningtyas, J., & Rahmadana, M. I. (2024). Analisis Jasa Lingkungan di Taman Hutan Kota, GBK, Jakarta. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), Article 4. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.13234
Azizah, R. N., & Abadi, A. P. (2022). Kajian Pustaka: Resiliensi dalam Pembelajaran Matematika. Didactical Mathematics, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.31949/dm.v4i1.2061
Azizi, L., & Kouddane, N. (2024). The green city as a driver of sustainable development. Journal of Umm Al-Qura University for Engineering and Architecture, 15(4), 384–397. https://doi.org/10.1007/s43995-024-00077-x
Azra, A. A. (2024). Analisis Sebaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Menggunakan Metode Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Kabupaten Sidoarjo. Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika, 7(1), 1–13. https://doi.org/10.14710/elipsoida.2024.20098
Belmonte-Ureña, L. J., Plaza-Úbeda, J. A., Vazquez-Brust, D., & Yakovleva, N. (2021). Circular economy, degrowth and green growth as pathways for research on sustainable development goals: A global analysis and future agenda. Ecological Economics, 185, 107050. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2021.107050
Berdejo-Espinola, V., Suárez-Castro, A. F., Amano, T., Fielding, K. S., Oh, R. R. Y., & Fuller, R. A. (2021). Urban green space use during a time of stress: A case study during the COVID-19 pandemic in Brisbane, Australia. People and Nature, 3(3), 597–609. https://doi.org/10.1002/pan3.10218
Bobot, M. D., Kurniati, A. C., & Efendi, H. (2023). Identifikasi Kondisi Eksisting RTH Publik di Kota Yogyakarta. MATRA, 4(1), Article 1.
Buch-Hansen, H., & Nesterova, I. (2023). Less and more: Conceptualising degrowth transformations. Ecological Economics, 205, 107731. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2022.107731
Cahyani, A. F., Sarwono, & Nugraha, S. (2024). Hubungan Persepsi Masyarakat tentang Fungsi Ruang Terbuka Hijau dengan Partisipasinya dalam Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Serengan, Kota Surakarta Tahun 2023. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 3(2), Article 2. https://doi.org/10.20961/5w59v403
Cristiano, S. (2020). A. Nelson and F. Schneider (Eds.): Housing for degrowth: principles, models, challenges, and opportunities. Routledge, 2019, 296 pp. ISBN: 9780367358334. Journal of Housing and the Built Environment, 35(3), 1001–1003. https://doi.org/10.1007/s10901-020-09746-4
D’Alisa, G., & Kallis, G. (2020). Degrowth and the State. Ecological Economics, 169, 106486. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2019.106486
Davidson, J. P. L., & Gavris, M. (2024). Towards a degrowth transition: Bringing interests back in. New Political Economy. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/13563467.2024.2389506
Dewi, I. G. A. W. K., Pramana, I. M. W., & Sudiarta, I. K. (2024). Analisis Kelayakan Investasi Proyek Pembangunan Asvara Resort Manuaba Ubud. Jurnal Talenta Sipil, 7(2), 906–916.
Dr. Mahipal, S. H., Setiadhi, A. N., Sasiras, A. A., Irawan, M. L., & Abdullah, N. (2024). Upaya Meningkatkan Ruang Terbuka Hijau Pada Kawasan Bogor. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 2(4), Article 4. https://doi.org/10.62976/ijijel.v2i4.732
Fainstein, S. (2015). Resilience and Justice. International Journal of Urban and Regional Research, 39(1), 157–167. https://doi.org/10.1111/1468-2427.12186
Fitra, F., & Sasana, H. (2021). Analisis Valuasi Ekonomi dalam Upaya Peningkatan Kualitas Ruang Terbuka Hijau di Kota Semarang (Studi Kasus: Taman Indonesia Kaya). Diponegoro Journal of Economics, 10(1), Article 1. https://doi.org/10.14710/djoe.29996
Gw, G. W., Astuti, W., & Sp, T. (2020). Kesesuaian Program Kampung Iklim Sekip Kadipiro Surakarta dalam Mendukung Upaya Mewujudkan Kota Hijau. Ekosains, 12(1), Article 1. https://jurnal.uns.ac.id/ekosains/article/view/81220
Hanan, H. M., & Ariastita, P. G. (2021). Penilaian Efektivitas Fungsi Taman Kota Sebagai Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Malang. Jurnal Teknik ITS, 9(2), D47–D52. https://doi.org/10.12962/j23373539.v9i2.52902
Hickel, J. (2021). What does degrowth mean? A few points of clarification. Globalizations.
https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/14747731.2020.1812222
Hickel, J., Kallis, G., Jackson, T., O’Neill, D. W., Schor, J. B., Steinberger, J. K., Victor, P. A., & Ürge-Vorsatz, D. (2022). Degrowth can work—Here’s how science can help. Nature, 612(7940), 400–403. https://doi.org/10.1038/d41586-022-04412-x
Hidayah, R., Sativa, S., & H, S. (2021). Strategi Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Yogyakarta. INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur, 17(1), Article 1. https://doi.org/10.21831/inersia.v17i1.40765
Hoesny, M. U., & Darmayanti, R. (2021). Permasalahan dan Solusi Untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kualitas Guru: Sebuah Kajian Pustaka. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 11(2), Article 2.
Huang, W., & Lin, G. (2023). The relationship between urban green space and social health of individuals: A scoping review. Urban Forestry & Urban Greening, 85, 127969. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2023.127969
Isma, I., Irawan, A. F., Meliyana, N., & B, I. B. I. (2025). Barang Publik Dan Eksternalitas: Tinjauan Ekonomi, Kebijakan Publik, Dan Perspektif Islam Dalam Pengelolaan Sumber Daya (Studi Kasus Taman Bersemi Stq). Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 3(4), Article 4.
Kadri, M. K., Purba, R. A. G., & Fitriani, Y. (2023). Kesesuaian Pengadaan Ruang Terbuka Hijau Taman Kota Berdasarkan Standar Minimal Pelayanan Penduduk di Kota Surabaya. COMPACT: Spatial Development Journal, 2(1). https://journal.itk.ac.id/index.php/compact/article/view/853
Kamila, R. Z., & Indrawati, I. (2023). Persepsi dan Preferensi Pengguna Ruang Terbuka Hijau Surakarta (Studi Kasus: Monumen 45 Banjarsari). Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur, 418–428.
Leng, A., Wang, K., Bai, J., Gu, N., & Feng, R. (2024). Analyzing sustainable development in Chinese cities: A focus on land use efficiency in production-living-ecological aspects. Journal of Cleaner Production, 448, 141461.
Mahdiyah, U., Akbar, A. A., & Romiyanto, R. (2022). Keterkaitan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Resapan Air. Journal of Environmental Policy and Technology, 1(1). https://doi.org/10.31764/jeptec.v1i1.11823
Maria, M., Najib, N. N., & Anugrah, A. (2022). Kenyamanan Termal dan Visual Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Palopo. EnviroScienteae, 18(1), 158–167. https://doi.org/10.20527/es.v18i1.13005
Mashar, M. F. (2021). Fungsi Psikologis Ruang Terbuka Hijau. Jurnal Syntax Admiration, 2(10), 1930–1943. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i10.332
Musyary, M. D., & Buchori, I. (2024a). Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Rekayasa Hijau, 8(2), 137–149. https://doi.org/10.26760/jrh.v8i2.137-149
Musyary, M. D., & Buchori, I. (2024b). Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 8(2), Article 2. https://doi.org/10.26760/jrh.v8i2.137-149
Nurliah, N., & Tajuddin, M. S. (2021). Analisis Tata Kelola Ruang Terbuka Hijau Terhadap Pembangunan Kota Di Kabupaten Majene. MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 5(1), Article 1. https://doi.org/10.35329/mitzal.v5i1.1852
Nurohma, A., & Sari, D. K. (2023). Aplikasi Citra Landsat 8 OLI/TIRS Untuk Mengestimasi Parameter Kualitas Udara PM10 dan CO di Kota Bandung. Prosiding FTSP Series, 1267–1272.
Poortinga, W., Bird, N., Hallingberg, B., Phillips, R., & Williams, D. (2021). The role of perceived public and private green space in subjective health and wellbeing during and after the first peak of the COVID-19 outbreak. Landscape and Urban Planning, 211, 104092. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2021.104092
Rangkuti, Y. A., Kurniawan, R., Syaleh, M., & Pujiati, A. (2023). Kontribusi Olahraga Rekreasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 3(2), 139–145. https://doi.org/10.55081/joki.v3i2.875
Reyes-Riveros, R., Altamirano, A., De La Barrera, F., Rozas-Vásquez, D., Vieli, L., & Meli, P. (2021a). Linking public urban green spaces and human well-being: A systematic review. Urban Forestry & Urban Greening, 61, 127105. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2021.127105
Reyes-Riveros, R., Altamirano, A., De La Barrera, F., Rozas-Vásquez, D., Vieli, L., & Meli, P. (2021b). Linking public urban green spaces and human well-being: A systematic review. Urban Forestry & Urban Greening, 61, 127105. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2021.127105
Rizal, M., Dianfitria, M., & Nurhidayati, S. (2024). Evaluasi Program Pengembangan Ruang Terbuka Hijau, Taman Rekreasi, dan Satu Kelurahan Satu Playground di Kelurahan Sempaja Timur. Konferensi Nasional Mitra FISIP, 2(1), Article 1.
Sakieh, Y., Jaafari, S., Ahmadi, M., & Danekar, A. (2017). Green and calm: Modeling the relationships between noise pollution propagation and spatial patterns of urban structures and green covers. Urban Forestry & Urban Greening, 24, 195–211.
Salmah, E., Harsono, I., Ismiwati, B., Wijimulawiani, B. S., & Handayani, T. (2024). Determinan Permintaan Perumahan Di Kota Mataram. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 6(1), 76–84.
Sambur, R. C. (2021). Tata Kelola Ruang Terbuka Hijau Di Kota Manado. POLITICO: Jurnal Ilmu Politik, 10(1), Article 1. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/politico/article/view/31504
Sari, I. F., & Navitas, P. (2023). Menghijaukan Jakarta Selatan: Arahan Ruang Terbuka Hijau di Mampang Prapatan. Jurnal Teknik ITS, 12(3), C172–C178. https://doi.org/10.12962/j23373539.v12i3.130765
Sary, R. K., & Jaya, M. A. (2021). Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau Publik Yang Ramah Disabilitas Di Benteng Kuto Besak Palembang. Arsir, 5(1), Article 1. https://doi.org/10.32502/arsir.v5i1.3520
Sekulova, F., Kallis, G., Rodríguez-Labajos, B., & Schneider, F. (2013). Degrowth: From theory to practice. Journal of Cleaner Production, 38, 1–6. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2012.06.022
Wahyu, T. (2023). Minim Ruang Terbuka Hijau, 90 Persen Kota Solo Terisi Bangunan. Detik.Com.
Wibowo, B. R. G., Rahayu, P., & Kusumastuti, K. (2024). Peri-urbanisasi dan Perubahan Struktur Ruang Perkotaan di Kawasan Solo Baru. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v6i1.76288.26-41
Windiati, W., Ichsan, A. C., & Aji, I. M. L. (2024). Implementasi Kebijakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Di Taman Kota Giri Menang: Implementation Of the Green Open Space (RTH) Policy at Giri Menang City Park. HUTAN TROPIKA, 19(2), Article 2. https://doi.org/10.36873/jht.v19i2.17763
Wu, C., Du, Y., Li, S., Liu, P., & Ye, X. (2022a). Does visual contact with green space impact housing pricesʔ An integrated approach of machine learning and hedonic modeling based on the perception of green space. Land Use Policy, 115, 106048. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2022.106048
Wu, C., Du, Y., Li, S., Liu, P., & Ye, X. (2022b). Does visual contact with green space impact housing pricesʔ An integrated approach of machine learning and hedonic modeling based on the perception of green space. Land Use Policy, 115, 106048. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2022.106048
Xue, J. (2014). Is eco-village/urban village the future of a degrowth society? An urban planner’s perspective. Ecological Economics, 105, 130–138. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2014.06.003
Zhang, Q., Zhou, D., Xu, D., & Rogora, A. (2022). Correlation between cooling effect of green space and surrounding urban spatial form: Evidence from 36 urban green spaces. Building and Environment, 222, 109375. https://doi.org/10.1016/j.buildenv.2022.109375
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Yosep Tegar Prameswara, Ramadzan Defitri Pratama, Maya Rohmantika Sari, Mintasih Indriayu

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





