Pengaruh Variabel-Variabel Makro Terhadap Nilai Tukar Rupiah
DOI:
https://doi.org/10.36636/dialektika.v6i2.831Kata Kunci:
Nilai Tukar, Inflasi, M2, SBI, Cadangan DevisaAbstrak
Perekonomian Indonesia mengacu pada perekonomian terbuka. Dalam melakukan perdagangan internasional negara harus melakukan perbandingan mata uangnya dengan mata uang negara lain. Mata uang Amerika Serikat yaitu dollar masih menjadi standar nilai tukar dunia dan digunakan dalam transaksi internasional. Pengaruh adanya fluktuasi pertukaran nilai rupiah dengan dollar adalah terjadinya depresiasi atau apresiasi yang akan mempengaruhi kegiatan perekonomian Indonesia. Tujuan dengan adanya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh inflasi, jumlah uang beredar (M2), tingkat suku bunga SBI, dan cadangan devisa terhadap nilai tukar rupiah dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini dilakukan selama Bulan Januari 2017 sampai Bulan Desember 2020, dengan menggunakan Error Correction Model (ECM). Hasilnya terdapat hubungan jangka pendek juga jangka panjang. Pada jangka pendek, cadangan devisa serta jumlah uang beredar (M2) signifikan mempengaruhi nilai tukar. Sedangkan, pada jangka panjang tingkat suku bunga SBI, jumlah uang beredar (M2), dan cadangan devisa signifikan mempengaruhi nilai tukar.
Referensi
Ajija, Shochrul R., et al. (2011). Cara Cerdas Menguasai Eviews. Jakarta: Salemba Empat.
Bau, A. F., Kumaat, R. J., & Niode, A. O. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Amerika Serikat. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16(03), 524–535.
Berlianta, H. C. (2005). Mengenal Valuta Asing. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
BR Silitonga, R., Ishak, Z., & Mukhlis, M. (2019). Pengaruh ekspor, impor, dan inflasi terhadap nilai tukar rupiah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(1), 53–59. doi:10.29259/jep.v15i1.8821
Carbaugh, R. J. (2014). International Economics 14th Edition. Masan, Ohio: Thomson/ South-Western.
Demak, U. D. L. K. R. J. K. D. M. (2018). Pengaruh Suku Bunga Deposito, Jumlah Uang Beredar, Dan Inflasi Terhadap Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 18(2), 181–192.
Dornbush, R. J. and S. F. (2008). Macroeconomics Fourth Edition. Singapura: McGraw-Hill.
Hasyim, H. R. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Nilai Tukar di Indonesia Tahun 2006-2018. Jurnal Al-Iqtishad, 15(1), 1. doi:10.24014/jiq.v15i1.6834
Juanda, B. J. (2012). Ekonometrika Deret Waktu: Teori dan Aplikasi. Bogor: IPB Press.
Landa, T. N. (2017). Pengaruh Jumlah Uang Beredar Dan Suku Bunga Bi Terhadap Kurs Rupiah Di Indonesia Periode 2005-2014 Oleh. JOM Fekom, 4(1), 214–225.
Madesha, W., Chidoko, C., & Zivanomoyo, J. (2013). Empirical Test of the Relationship Between Exchange Rate and Inflation in Zimbabwe, 4(1), 52–59.
Mankiw, N. G. (2008). Principles of Macroeconomics, 6th Edition. South-Western: Cengage Learning.
Muchlas, Z., dan Agus, R. . (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kurs Rupiah Terhadap Dollar Amerika Pasca Krisis (2000-2010). JIBEKA, 9(1), 76–86.
Muzakky, A. (2015). Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga Sbi, Pendapatan Per Kapita, Dan Ekspor Terhadap Nilai Tukar Rupiah Dan Pertumbuhan Ekonomi Studi Pada Bank Indonesia Periode Tahun 2002-2013. Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 23(1), 85937.
Natsir, M. (2014). Ekonomi moneter dan kebanksentralan. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Noor, Z. Z. (2011). Pengaruh Inflasi , Suku Bunga , dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Nilai Tukar. Trikonomika,10(2), 139–147.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Duwik Tri Utami, Fitrah Sari Islami

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





