ANALISIS SELF DETERMINATION SEBAGAI INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ANGKATAN 1 TAHUN 2026 UPTD PSRAMPK DINAS SOSIAL PROVINSI SUMATERA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v5i3.10590Kata Kunci:
Determinasi Diri, Psikoedukasi, Rehabilitasi Sosial, Self-Confidence, Self-AwarenessAbstrak
Kegiatan ini bertujuan untuk merangkum latar belakang, tujuan, metode, dan hasil kegiatan PKM yangdilaksanakan di UPTD PSRAMPK Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan. Program ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa yang memiliki motivasi tinggi pada pelatihan keterampilan, tetapi mengalami hambatan pada kedisiplinan,
inisiatif, dan orientasi masa depan, sehingga diperlukan intervensi psikososial berbasis Self -Determination Theory. Kegiatan bertujuan mendeskripsikan implementasi bimbingan psikososial serta menilai perubahan determinasi diri
siswa setelah intervensi. Metode pelaksanaan menggunakan psikoedukasi partisipatif melalui tiga tahap, yaitu
persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan fokus pada self-awareness, self-confidence, dan self-development. Hasil
kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali pot ensi diri, menyampaikanpendapat, membangun keyakinan diri, serta merancang masa depan dengan lebih terarah. Program ini membuktikan bahwa pendekatan psikoedukasi berbasis Self-Determination Theory dapat mendukung penguatan determinasi diri dan kesiapan siswa dalam menjalani kehidupan mandiri pasca pembinaan.
Referensi
Ayesha, A., et al. (2024). Exploring self-esteem and resilience among orphanage and non-orphanage adolescents. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/385933934
Juliyanti, A., Astuti, B., & Muna, N. (2024). Aspek keterhubungan sebagai dimensi tertinggi self determination pada remaja panti asuhan.
Müller, F. H., et al. (2021). University students’ basic psychological needs, motivation, and vitality before and during COVID-19: A self-determination theory approach. Frontiers in Psychology, 12, 775804. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.775804
Rahmadani, D., et al. (2025). Dukungan sosial teman sebaya untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja di Panti Asuhan Amal Wanita An-Nur Depok. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. https://journal.appisi.or.id/index.php/wissen/article/view/1208
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101831. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101831
Ryan, R. M., Deci, E. L., Vansteenkiste, M., & Soenens, B. (2021). Building a science of motivated persons: Self-determination theory’s empirical approach to human experience and the regulation of behavior. Motivation Science, 7(2), 97–110. https://doi.org/10.1037/mot0000194
Sa’ida, H., Suryaningrum, C., & Yuniardi, M. S. (2026). Psikoedukasi regulasi emosi untuk meningkatkan kemampuan problem solving pada remaja di panti asuhan. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1131–1141. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.11861
Stanton, J., Thomas, D. R., et al. (2020). Self-determination theory in acute child and adolescent mental health inpatient care: A qualitative exploratory study. PLOS ONE, 15(10), e0239815. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0239815
Wang, J., Ye, S., et al. (2024). Self-determination theory and learning motivation: Teacher emotional support perspective. Learning and Motivation, 86, 101968. https://selfdeterminationtheory.org/wp-content/uploads/2024/02/2024_ShenYeEtAl_LearningAndMotivation.pdf
Wang, J. C. K., et al. (2024). Meta-analysis of SDT-based interventions in education. Learning and Motivation, 87, 102015. https://selfdeterminationtheory.org/wp-content/uploads/2024/06/2024_WangWangEtAl_MetaEdu.pdf
Warsito. (2022). The effect of the Johari Window self-awareness training on teenagers’ self-confidence at Aisyiyah Orphanage in Sidoarjo. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling. https://ojs.unm.ac.id/JPPK/article/view/41522
Widyasari, C., et al. (2025). Evaluating the effectiveness of a peer-support program in enhancing mental health and social skills in students. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(4), 8079–8088.







