PENDAMPINGAN ORANG TUA MELALUI TALK TO HEART DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BINA DIRI ABK BERBASIS KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v2i2.2113Keywords:
ABK, Talk to HeartAbstract
Children with special needs or ABK are children who have different conditions from other children. The differences lie in physical, mental, intelligence, and emotional. So they need special attention and treathment. Even they have much attention for their family, they need to be strong and independent. So, the parents should teach them self development activity. The activity such as eating by their self, toilet activity, showering, and another house work. This is important for their survival, but many parents are unable to accompany them or do not understand how to support them. Thus, the Talk to Heart activity was held for parents of students with special needs. Through service learning methods, it is hoped that they will be able to assist parents of special needs students in developing basic family self-development skills. Because the role of the family is very important for ABK students.
Keywords: children with special needs, self development activity, parents, talk to heart, service learning
ABSTRAK
Anak berkebutuhan khusus atau ABK adalah anak yang memiliki kondisi berbeda dengan anak lainnya. Perbedaannya terletak pada fisik, mental, kecerdasan, dan emosional. Kondisi yang berbeda tersebut menyebabkan ABKmembutuhkan perhatian dan perlakuan khusus. Perhatian keluarga sebagai lingkungan terdekat sangat berperan penting agar ABK kuat dan mandiri. Orang tua harus mengajari mereka kegiatan pengembangan diri. Kegiatan tersebut seperti makan sendiri, aktivitas toilet, mandi, dan pekerjaan rumah lainnya. Hal Ini penting untuk kelangsungan hidup mereka, tetapi banyak orang tua tidak dapat menemani mereka atau tidak mengerti bagaimana mendukung mereka. Dengan demikian, diadakan kegiatan Talk to Heart bagi orang tua siswa berkebutuhan khusus. Kegiatan dengan metode pembelajaran pelayanan ini diharapkan dapat membekali orang tua siswa berkebutuhan khusus dalam mengembangkan keterampilan dasar pengembangan diri keluarga.
Kata Kunci: Anak berkebutuhan khusus, Pengembangan diri, Orang tua, Talk to heart, Pembelajaran pelayanan
References
Depdiknas. Tulkit LIRP-Merangkul Perbedaan: Perangkat untuk Pengembangan Inklusif Ramah terhadap Pembelajaran, Buku Khusus 3: Mengajar Anak-Anak dengan Disabilitas dalam Setting Inklusif (Jakarta: IDPN Indonesia, Arbeiter-Samariter-Bund, Handicap International, Plan Indonesia, 2009)
Direktorat Pendidikan Luar Biasa. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Terpadu (Jakarta: Dirjen Didakmen,2004)
Dyah Puspita. Peran Keluarga Pada Penanganan Individu Autistic Spectrum Disorder (Bandung: Penerbit Nuansa, 2003)
Endah Setyowati, Alviani Permata,” Service Learning:Mengintegrasi Tujuan Akademik dan Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat” Bakti Budaya : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.1 No. 2 (Oktober 2018), 143-192
Friedman, M.M., Bowden, V. r., & Jones, E.G. Buku Ajar Keperawatan Keluarga : Riset, Teori, dan Praktek (Jakarta: EGC, 2010)
Gemida. Modul Guru Pembelajar (Bandung: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak- Kanak dan Pendidikan Luar Biasa, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan, 2016)
Heward W dan Orlansky M. Exceptional Children (4th ed) (New York: Macmillan,1992).
Howard, Jeffrey. “Service Learning Course Design Workbook” The Michigan Journal of Community Service Learning (2001)
Lumbantobing SM. Anak dengan Mental Terbelakang (Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2008)
Mangunsong, F, Psikolohi dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Jilid I, (Jakarta: Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi, 2009)
Miftakhul Jannah & Ira Darmawanti, Tumbuh Kembang Anak Usia Dini & Deteksi Dini
pada Anak Berkebutuhan Khusus, (Surabaya: Insight Indonesia, 2004)
Miranda.D. Strategi Coping Dan Kelelahan Emitional (Emotional Exhaustion) Pada Ibu Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (Psikoborneo, 2013)
Muh Barid Nizarudin Wajdi et al., “Pendampingan Redesign Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 Bagi Tenaga Pendidik Di Lembaga Pendidikan Berbasis Pesantren Di Jawa Timur,” Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 4, no. 1 (2020): 266–277
Smith,J.D. Inklusi: Sekolah Ramah untuk Semua (Bandung: Penerbit Nuansa, 2006)
Sunardi. Intervensi Dini Anak Berkebutuhan Khusus (Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, 2007)
Thomshon,J. Memahami Anak Berkebutuhan Khusus (Jakarta: Erlangga,2012).
Utina, “Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus,” Jurnal Managemen Pendidikan Islam, Vol.1, No.2 (2014): 72-78.
Wantah, M.J. Pengembangan Kemandirian Anak Tuna Grahita Mampu Latih (Jakarta: Nasional Direktori Jendral Pendidikan Tinggi, 2007)
Widayanti, Sri. Dkk. Reformasi Pendidikan Dasar (Jakarta: Grasindo, 2002)







