Pengenalan dan Pemanfaatan Biofertilizer Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas
DOI:
https://doi.org/10.70609/i-com.v6i2.10123Kata Kunci:
Biofertilizer, Keterampilan, Pelatihan, Pengetahuan, PetaniAbstrak
Biofertilizer merupakan pupuk hayati dengan kandungan mikroorganisme fungsional yang mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara untuk tanaman. Akan tetapi, pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan biofertilizer yang berkualitas masih sangat terbatas. Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi petani di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas tentang pembuatan dan pemanfaatan biofertilizer. Metode pelaksanaan kegiatan ini mencakup persiapan (rencana kegiatan), pelaksanaan (penyampaian materi) dan evaluasi (pengisian kuesioner). Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta. Materi tentang biofertilizer disampaikan oleh narasumber. Berdasarkan evaluasi melalui lembar kuesioner, peserta merasa puas dengan kegiatan ini (91,7%). Kegiatan ini menarik dan sesuai dengan harapan peserta (83,4%), materi yang disampaikan sesuai kebutuhan peserta (75%), peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang biofertilizer dan cara pembuatannya (91,7%) dan peserta berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali (91,7%). Berdasarkan pelatihan ini, peserta berharap dapat memproduksi biofertilizer secara mandiri dan mengaplikasikannya pada lahan pertanian.
Referensi
Afi, N. D., Kurniati, D., Suyatno, A. (2023). Strategi Pengembangan Usahatani Lada Di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(2), 3240-3246.
Alfinda, F. (2017). Kawasan Ekowisata Penangkaran Penyu di Desa Sebubus, Kabupaten Sambas. Jurnal online mahasiswa Arsitektur Universitas Tanjungpura, 5(2), 64-76.
Ayukea, F. O, Brussaarda, L., Vanlauweb, B., Sixd, J., Lelei, D.K., Kibunjae, C.N., & Pullemana, M.M. (2011). Soil fertility management: Impacts on soil macrofauna, soil aggregation and soil organic matter allocation. Applied Soil Ecology 48, 53–62.
Benu, F. L., Lawa, Y., & Neolaka, Y. A. B. (2023). Mini Review: Peran Biofertilizer pada Pertanian Lahan Kering, Jurnal βeta kimia, 3(1), 40-49.
BPS Kabupaten Sambas. (2017). Penduduk Kabupaten Sambas menurut Kecamatan dan jenis kelamit tahun 2010-2014.
Huruswati, I. (2012), Meretas Batas Ketertinggalan dan Potensi Sumber Daya Daerahh Tertinggal. Jakarta. P3KS Press.
Khotimah, S., Gusmalawati, D., Rafdinal, Lovadi, I., Saputra, F., & Fajar, M. (2024). Pengenalan dan Pemanfaatan Biofertilizer Bakteri Indigenus dari Tanah Gambut Bagi Siswa SMK Negeri 1 Rasau Jaya Kubu Raya Kalimantan Barat, Jurnal Pengabdian Masyarakat, I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 428-435.
Pratiwi, M. K., Iswara, M. A. I., Ningsih, W., Putri, S. A., & Lusiani, C. E. (2026). Bimbingan Teknis Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi sebagai Biofertilizer dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 781-793.
Putri, R. (2024). Inovasi Pertanian Berkelanjutan: Analisis Peran Biofertilizer dalam Meningkatkan Kesuburan Tanah dan Hasil Panen Hortikultura di Kabupaten Lombok Tengah. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(6), 375-380.
Rahman, M. M., Amoo, A. E., Enagbonma, B. J., Ayangbenro, A. S., & Babalola, O. O. (2019). Biofertilizers to improve soil health and crop yields. In E. Lichtfouse (Ed.), Sustainable Agriculture Reviews 61 (pp. 247-272). Springer. 3
Sarwani, M. (2018). Pemanfaatan pupuk hayati (biofertilizer) pada tanaman rempah dan obat. Perspektif Review Penelitian Tanaman Industri, 17(2), 97-108. 1
Sihombing, Y. (2021). “Membangun Sinergi antar Perguruan Tinggi dan Industri Pertanian dalam Rangka Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka” Peran Sektor Pertanian Terhadap Perekonomian Wilayah Perdesaan dalam Mengentaskan Kemiskinan. Seminar Nasional dalam Rangka Dies Natalis ke-45 UNS Tahun 2021, 5(1), 936-945).
Subowo, Purwani, J., & Rochayati, S. (2013). Prospek dan Tantangan Pengembangan Biofertilizer untuk Perbaikan Kesuburan Tanah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 7 (1), 15-26.
Sudewi, S., & Jaya, K. (2022). PENGELOLAAN TANAMAN PADI SAWAH RAMAH LINGKUNGAN DENGAN PEMANFAATAN TRICHODERMA SP SEBAGAI BIOFERTILIZER DAN BIOPESTISIDA DI DESA BOMBA KABUPATEN SIGI. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 6(4), 843-851.
Weihan, R. A., Ulhaq, R., Suhendra, N., Andriani, D., Rahmah, T. N., & Rivaldi, A. (2025). SOSIALISASI PEMANFAATAN JAMUR Trichoderma sp. SEBAGAI BIOFERTILIZER DAN BIOPESTISIDA DALAM BUDIDAYA KACANG TANAH DI KELOMPOK TANI INTI SARI KABUPATEN ACEH BARAT. Jurnal Abdi Insani, 12(8), 3985-3991.
Zulfahmi, Siregar2, R. A., & Siregar, E. J. (2025). Pemanfaatan Pupuk Biofertilizer dalam Sistem Pertanian Berkelanjutan dan Dampaknya pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 6336-6345.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Siti Khotimah, Dwi Gusmalawati, Zulfa Zakiah, Irwan Lovadi, Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo, Masnur Turnip

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











