Peningkatan Daya Tarik Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun melalui Pengembangan Ekowisata Berbasis Pasrtisipatif – Kolaboratif
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i1.2359Kata Kunci:
Desa Kare, Kopi, Air Terjun, Hutan, EkowisataAbstrak
Desa Kare adalah salah satu desa di wilayah Kabupaten Madiun yang potensial untuk pengembangan wisata dan produk alam. Pengabdian masyarakat bertema ekowisata bertujuan (1) mengembangkan kawasan wisata berbasis partisipatif-kolaboratif, (2) meningkatkan pola kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, (3) memberikan fasilitas kesehatan sesuai protokol kesehatan, (4) menarik minat para wisatawan melalui promosi media sosial, (5) menambah wawasan tentang cara pengolahan limbah dan produk unggulan ciri khas Desa Kare. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam tiga level tahapan yaitu perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan tindak lanjut acara. Ekowisata dijalankan menitikberatkan pada peran aktif masyarakat setempat dan dalam kegiatan Program Pengembangan Desa Binaan (PPDB) telah dilakukan pembinaan produk dan kemasan terstandar destinasi wisata pada Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Melalui pengmas PPDB, masyarakat setempat diberikan edukasi untuk menyiapkan masyarakat supaya sadar akan potensi alam untuk ikut menjaga dan melestarikan. Kegiatan secara berkelanjutan diharapkan untuk meningkatkan kesejahteraan serta taraf hidup masyarakat Desa Kare.
Referensi
Riswandha R. A., Retno W.D.P., Dwita H.R., (2018). Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Ekonomi Wilayah di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Planoearth | Vol. 3, No. 2, Agustus, hal 57-62.
Sari, I. P., & Taher, A. (2017). Pengembangan Agrowisata Kebun Kopi Pada Masyarakat Kampung Jamur Ujung Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 3(1).
Liana V.W., Farida S., Galih C. N. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Produk Kopi Kare Dan Wisata Alam Berbasis Ekowisata Di Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Jurnal Terapan Abdimas, Volume 5, Nomor 1, Januari, hlm. 57-60.
Sidiq, S., & Prihatmaji, Y. P. (2017). KKN-PPM Pemberdayaan Melalui Pengembangan Desa Wisata Nglingo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosiding SNaPP2017 Sosial, Ekonomi, Dan Humaniora, 7(2), 378–385.
Prasetyawati, Y.V., (2020). Perancangan mountain resort Nongko Ijo di Desa Kare, Kabupaten Madiun dengan pendekatan Community Based Tourism (CBT) (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
Julieta K., Kirana AP, Radicha API, Veren AN, Wulandari PD, Bella WSW, Sherina PEW, Fa’ilal C, Nabila SK, Tria RI, Cindy NKA, Prihartini Widiyanti, (2021). Pengembangan Ekowisata Di Kawasan Wisata Perkebunan Kopi Di Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service), vol 5 no 1, halaman 177-184 ISSN 2580-8680, e-ISSN 2722-239X.
Maleny Z., dan Febby A. T., (2021). Community Based Ecotourism: Partisipasi Pokdarwis Dalam Mengembangkan Objek Wisata Pantai Pelawan Kabupaten Karimun. Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK), Vol. 3 No. 5, November 2021: Hal 295-305
Tafalas M. (2010). Dampak Pengembangan Ekowisata terhadap Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat lokal studi kasus ekowisata bahari Pulau Mansuar Kabupaten Raja Ampat [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor. Tuwo A. 2011. Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut
Nuraina, E. dan Wijaya, A.L., (2014). Analisis Potensi Pariwisata Bendungan Gonggang Guna Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Magetan. Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan, 3(1), pp.53-62.
Puspitarini, Dinda S., Reni N. (2019). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Promosi (Studia Deskriptif pada Happy Go Lucky House. Jurnal Common. 3(1): 71 – 80.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Prihartini Widiyanti, Fitriyatul Qulub, Akhmad Jayadi, Gadis Meinar Sari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











