Penguatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pemanfaatan Stunting Kit dan Nurse Kit di Desa Wisata Hendrosari

Penulis

  • Fitriyatul Qulub Universitas Airlangga, Indonesia
  • Osmalina Nur Rahma Universitas Airlangga, Indonesia
  • Prihartini Widiyanti Universitas Airlangga, Indonesia
  • Abiyyu Nizam Universitas Airlangga, Indonesia
  • Theresia Janice Universitas Airlangga, Indonesia
  • Jeanny Yael RBS Universitas Airlangga, Indonesia
  • Fourdes Kharisman H Universitas Airlangga, Indonesia
  • Georgeous Thevan Y Universitas Airlangga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/i-com.v5i4.8325

Kata Kunci:

Desa Wisata, Stunting, Teknologi Kesehatan, Posyandu, Inovasi

Abstrak

Desa Hendrosari masih menghadapi tantangan kesehatan, terutama risiko stunting yang belum sepenuhnya terkendali, keterbatasan keterampilan kader dalam memantau tumbuh kembang anak, serta pencatatan layanan kesehatan yang masih manual sehingga sering menyulitkan proses pengambilan keputusan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kader Posyandu dan Pokja KB melalui peningkatan pemahaman gizi pada 1.000 HPK, pelatihan pertolongan pertama, serta pemanfaatan Stunting Kit dan Nurse Kit sebagai alat bantu pemantauan kesehatan yang lebih akurat. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi bersama mitra desa. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri kader dalam menggunakan alat kesehatan dan memberikan layanan dasar yang lebih responsif. Antusiasme masyarakat turut memperkuat keberhasilan kegiatan. Program ini memberi dampak nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan, memperbaiki kualitas layanan Posyandu, dan mendorong terbentuknya ekosistem Desa Hendrosari sebagai desa wisata sehat yang berkelanjutan.

Referensi

Asmoro, A. Y., & Aziz, M. (2020). Potensi pengembangan Setigi sebagai destinasi wisata. JMK (Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan), 5(3), 228.

Aslamiyah, S. (2022). Implementasi strategi Desa Wisata Lontar Sewu, Desa Hendrosari, Kabupaten Gresik. UMMagelang Conference Series, 292–300.

Dewi, S., Mulus, S., & Miskan, M. (2022). Strategi pengembangan desa wisata kreatif berbasis kearifan lokal Hendrosari Gresik. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 6(1).

Imama, F. N. (2024). Tata kelola dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat di Desa Hendrosari Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 4(3).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Panduan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat. Kementerian Kesehatan RI.

Miranda, A. V., Sirmareza, T., Nugraha, R. R., Rastuti, M., Syahidi, H., Asmara, R., & Petersen, Z. (2023). Towards stunting eradication in Indonesia: Time to invest in community health workers. Public Health Challenges, 2(3), e108. https://doi.org/10.1002/puh2.108

Noprida, D., Polapa, D., Sahariah, S., Sarini, T., Imroatun, T., Agustia, W., Sutini, T., Purwati, N. H., & Apriliawati, A. (2023). Pengaruh pelatihan kader Posyandu terhadap peningkatan pengetahuan tentang skrining pertumbuhan dan perkembangan balita dengan KPSP wilayah Pasar Rebo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas.

Pemerintah Desa Hendrosari. (2023). Profil Desa Hendrosari Tahun 2023. Pemerintah Desa Hendrosari.

Pramesti, V., & Indartuti, E. (2022). Peran kepala desa dalam pengembangan Desa Wisata Lontar Sewu, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 2(2).

Qulub, F., Putra, A. P., Ain, K., Rulaningtyas, R., Widiyanti, P., Rahma, O. N., Arisgraha, F. C. S., Purwanti, E., Ama, F., Rahmatillah, A., Fathoni, M. R. A., & Oktaviani, P. (2023a). Pemantauan kasus stunting di Yayasan Ar Rohmah Desa Semanding Kecamatan Dau Kabupaten Malang Jawa Timur melalui sistem ibu dan anak. Prosiding Pepadu, 5(1), 561–565.

Qulub, F., Ain, K., Putra, A. P., Quendangen, V. A., & Zalda, K. (2023b). Edukasi siswa SMA Negeri 1 Kampak Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur melalui pelatihan rancang bangun alat deteksi kelelahan berbasis audiovisual dalam peningkatan mutu kerja dan kesehatan. Jurnal Pepadu, 4(2), 238–245.

Sukamto, A. (2021). Manajemen wisata berbasis masyarakat: Studi kasus di Desa Wisata Menganti. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 15(2), 45–56.

Suprobowati, D., Sugiharto, M., & Miskan, M. (2022). Strategi pengembangan desa wisata kreatif berbasis masyarakat kearifan lokal Hendrosari Gresik. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 6, 53–68.

Winoto, P. M. P., Noventi, I., Sulistyorini, S., Mardiyanti, I., & Rofik, A. (2023). Pemberdayaan penerapan Basic Life Support Guideline 2020 dalam evakuasi korban bencana alam pada Forum Relawan Sidoarjo Tangguh (FOREST). BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 3155–3160.

Wirdayanti, A., Asri, A., Anggono, B. D., Hartoyo, D. R., Indarti, E., & Gautama, H. (2021). Pedoman desa wisata. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.

Zulfita, H., Hesti, N., Iswandy, E., Kurniadi, T., & Amir, A. B. T. (2022). Optimalisasi peran dan keterampilan kader Posyandu melalui integrasi layanan (primer, komplementer, dan digitalisasi) untuk meningkatkan kesehatan sepanjang daur kehidupan. Jurnal Pustaka Mitra, 5(5). https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1296

Unduhan

Diterbitkan

20-12-2025

Cara Mengutip

Penguatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pemanfaatan Stunting Kit dan Nurse Kit di Desa Wisata Hendrosari. (2025). I-Com: Indonesian Community Journal, 5(4), 2349-2360. https://doi.org/10.70609/i-com.v5i4.8325

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama