Pemetaan Potensi dan Masalah Sarana Prasarana Kelurahan Lorok Pakjo dengan Memanfaatkan Aplikasi My Maps
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2626Kata Kunci:
Pemetaan, Sarana Prasarana, Aplikasi, MyMapsAbstrak
Kelurahan Lorok Pakjo masuk dalam Sub PPK Ilir Barat I, fungsi utamanya adalah kawasan perdagangan jasa, perumahan, pendidikan dan pengembangan kota baru. Untuk menjadikan lingkungan nyaman aman berdampak pada peningkatan kualitas hidup salah satunya menciptakan sarana prasana yang layak dan memenuhi standar. Kegitan ini merupakan langkah awal dalam perencanaan untuk ketercapaian rencana fungsi kegiatan. Perkembangan teknologi digitalisasi mengalami kemajuan pesat. MyMaps merupakan aplikasi yang memberikan informasi terkait kondisi eksisting di lapangan, data di interpretasikan secara online melalui informasi spasial. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan update data gambar dan peta yang dispasialkan serta ditampilkan dalam bentuk pemetaan online yang dapat diakses dengan mudah. Metode yang digunakan: 1) pengumpulan data primer dan sekunder. 2) koleksi data dan pengelolahan data, 3) input dan interpretasi data melalui aplikasi MyMaps. Hasil kegiatan berupa Peta online yang mampu menampung informasi berupa titik-titik potensi dan permasalahan sarana prasarana, serta penggunaan lahan yang ada di Kelurahan Lorok Pakjo. Terdapat keterangan berupa simbology dalam maps dan informasi tambahan di setiap titik sebaran potensi dan permasalahan sarana prasarana yang dilengkapi dengan gambar serta koordinat.
Referensi
Anandita, Moch. Saleh Soeaidy, M. H. (2013). Pelaksanaan Pembangunan Sarana Prasarana Lingkungan Sebagai Wujud Program Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Dinoyo Kota Malang. Jurnal Administrasi Publik Mahasiswa Universitas Brawijaya, 1(5), 853–861.
Akilah, F. (2019). Manajemen Perencanaan Sumber Daya Manusia Di Bidang Pendidikan : Manifestasi Dan Implementasi. Didaktika, 11(1), 81. https://doi.org/10.30863/didaktika.v11i1.156
BPS, I. T. T. dalam angka. (2021). KECAMATAN ILIR TIMUR TIGA DALAM ANGKA ( Ilir Timur Tiga Subdistrict in Figures ). 2021.
Harahap, F. R. (2013). Dampak Urbanisasi Bagi Perkembangan Kota Di Indonesia. Society, 1(1), 35–45. https://doi.org/10.33019/society.v1i1.40
Hariyanto, A. (2007). Strategi Penanganan Kawasan Kumuh Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Perumahan Dan Permukiman Yang Sehat. Jurnal PWK UNISBA, 7(2), 37. http://203.189.120.189/ejournal/index.php/pwk/article/view/17761/17725
Maulana, I. (2013). “Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi Usulannya di Kota Surabaya”. In Skripsi. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Pemerintah Daerah Kota Palembang. (2012). Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Palembang Tahun 2012-2032. Peraturan Daerah Kota Palembang No. 15 Tahun 2012.
Prihatin, R. B. (2015). Alih Fungsi Lahan di Perkotaan (Studi Kasus di Kota Bandung Dan Yogyakarta) Urban Land Misuse: (A Case Study of Bandung City and Yogyakarta City). Aspirasi, 6(2), 107–107.
Putri, pipit ferniza. (n.d.). Pengertian_sarana_dan_prasarna_Menurut_K. https://www.academia.edu/18748505/Pengertian_sarana_dan_prasarna_Menurut_Kamus_Besar_Bahasa_Indonesia
Rumagit, L. J., Waani, J. O., & Rengkung, M. M. (2021). Ketersediaan Prasarana Dan Sarana Permukiman Di Kecamatan Sonder. Media Matrasain, 18(1), 98–105.
Setiawan, W. (2017). Era Digital dan Tantangannya. Seminar Nasional Pendidikan. Seminar Nasional Pendidikan, 1–9.
Timoticin Kwanda, Jani Rahardjo, & Made Kusuma Wardani. (2001). Analisis Kepuasan Penghuni Perumahan Sederhana Di Denpasar Berdasarkan Faktor Lokasi Prasarana Sarana Kualitas Bangunan Desain Dan Harga. DIMENSI (Jurnal Teknik Arsitektur), 29(2), 117–125. http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/ars/article/view/15752
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Hala Haidir, Frigia Mamudi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











