Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Gizi pada UMKM Pembuatan Kue Tradisional Aceh di Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2753

Kata Kunci:

Kue Tradisional Aceh, Start Dodol, UMKM

Abstrak

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Gizi pada UMKM Pembuatan Kue Tradisional Aceh di Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat produsen kue tradisional agar dapat memilih bahan-bahan yang tepat dalam proses pembuatan kue sehingga nilai gizinya tetap terjaga. Selanjutnya juga dilakukan sosialisasi tentang metode pelestarian kue tradisional Aceh, sosialisasi tentang branding dan marketing, serta sosialisasi tentang packing dan kemasan. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat pemilik usaha kue tradisional Aceh yang berada di Desa Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di rumah produksi kue tradisional Aceh Start Dodol dengan metode ceramah, simulasi dan diskusi.

Referensi

Almatsier, S. (2009). Monograf; Prinsip dasar ilmu gizi. Gramedia Pustaka utama, Jakarta.

Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Azizah, N., Zaharani, A. Z., Varlitya, C. R., Diana, A., & Fitriyani, F. (2023). Pengembangan Kapasitas UMKM Jajanan Khas Aceh Modifikasi Melalui Pengenalan Digitalisasi Marketing: Platform Instagram. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 243-249.

Elwina, E., Fachraniah, F., Amalia, Z., & Kurniati, K. (2022). Teknologi Pengawetan dengan Pengemasan Vacuum Frozen pada Kue Timphan sebagai Kue Tradisional Aceh. In Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe (Vol. 6, No. 1, pp. 227-231).

Fitriadi, F., Muzakir, M., Saputra, A., Prasanti, N., Hadi, K., Pamungkas, I., & Irawan, H. T. (2020). Penerapan Teknologi Tepat Guna Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Kue Karah Pada Umkm Di Desa Langung Kecamatan Meureubo. Jurnal Marine Kreatif, 4(1).

Marlina, M., Sari, R., & Dewi, R. (2020). Inovasi Kemasan Sebagai Daya Tarik Produk Aneka Kue Khas Aceh Pada UMKM Usaha Kue Bungong Jaroe. In Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe (Vol. 4, No. 1, pp. 19-21).

Munti, E. B. (2001). Pemberdayaan penganan tradisional dalam menunjang pengembangan kepariwisataan di Kota Banda Aceh. Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.

Rosyidi, D. (2011). Macam-macam makanan tradisional yang terbuat dari hasil ternak yang beredar di kota Malang. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak. Vo. 1.

Sari, M. (2022). Analisis Pengembangan Produk Halal Gampong Lamme Kabupaten Aceh Jaya (Kue Chingkuy) Melalui Media Sosial. Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 231-240.

Usman, U., Syardiansyah, S., & Juliati, J. (2022). Pengembangan Kue Tradisional Khas Aceh Sebagai Produk Unggulan Desa Peukan Langsa Kota. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(4), 1377-1392.

Walidin, R. (2017). Gampong Lampisang: Pusat kue tradisional Aceh sebagai penunjang wisata. Skripsi. Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Ar-raniry, Banda Aceh.

Unduhan

Diterbitkan

27-06-2023

Cara Mengutip

Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Gizi pada UMKM Pembuatan Kue Tradisional Aceh di Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(2), 911-918. https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2753

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama