Pemanfaatan Bioteknologi pada Pembuatan Makanan Probiotik Yoghurt yang Halalan Thayyiban

Penulis

  • Nurul Fajriana Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Ulia Hanum Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Qurratu Aini Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Cut Novrita Rizki Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Meutia Zahara Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Suwarniati Suwarniati Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Mauizah Hasanah Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Fatemah Rosma Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Manja Manja Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Nurhidayatun Rahma Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5583

Kata Kunci:

Makanan Probiotik, Minuman Probiotik, Yoghurt, Halalan Thayyiban , PKA Ke VIII

Abstrak

Pembuatan makanan/minuman probiotik muncul dari kesadaran pentingnya kesehatan masyarakat dan peran probiotik dalam meningkatkan keseimbangan mikrobiota usus. Karena banyak orang belum mengetahui manfaat probiotik dan cara memasukkannya ke dalam pola makan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah serta bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan yoghurt, sehingga peserta dapat membuat yoghurt sendiri di rumah dan menghasilkan yoghurt dengan kualitas yang lebih terjaga. Metode yang digunakan pada PkM adalah ceramah/pemaparan materi, demonstrasi, diskusi, dan presentasi. Hasil PKM ini adalah mengedukasi masyarakat tentang tahapan dalam proses pembuatan yoghurt, menumbuhkan jiwa enterpreneur pada masyarakat tentang produk yoghurt yang dihasilkan. serta pentingnya mengkonsumsi yoghurt sebagai makanan probiotik yang baik bagi tubuh. Beberapa langkah proses pembuatan yoghurt, yaitu: (1) Pemilihan bahan baku, (2) Pemanasan susu, (3) Pendinginan susu, (4) Penambahan starter kultur, (5) Fermentasi selama 8-12 jam, (6) Pendinginan dan penyimpanan. Oleh karena itu, proses pembuatan yoghurt dalam kegiatan PKM ini telah memenuhi standar halalan thayyiban.  

Referensi

Abdul, A., Syams, K., & Faisal, D. (2018). Pengaruh Penambahan Susu Sapi Terhadap Kadar Asam Laktat Pada Pembuatan Yoghurt Jagung Manis oleh Streptococcus Thermophillus dan Lactobacillus Bulgaricus. Bioma : Jurnal Biologi Makassar, Vol.3, No. 2: 1-9.

Adiputra, R., Mita, R., Triana, U., & Dini, I. M. (2022). Pengaruh Lama Waktu Inkubasi, Konsentrasi Starter Terhadap Ph, Viskositas Dan Sifat Organoleptik Yoghurt Susu Sapi. COMPOSITE: Jurnal Ilmu Pertanian, Vol. 4 No. 2: 81-92.

Ayuni, M., Sri, R. F., Dwi, H. P., Resti, F., & Linda, A. (2021). Manufaktur and Analysis of Water Levels Yoghurt Yakult. Prosiding SEMNAS BIO (pp. 756-763). Padang: Universitas Negeri Padang.

Chandan, R. (2017). An overview of yoghurt production and composition. In Yoghurt in Health and Disease Prevention, N. P. Shah (Ed.). Kidlington: Academic Press.

Chandan, R., Gandhi, A., & Shah, N. (2017). Yoghurt: Historical background, health benefits, and global trade. In Yoghurt in Health and Disease Prevention, N. P. Shah (Ed.), , pp. 3–29. Kidlington: Academic Press.

Damri, M. N., Maulina, Nur, I., Nanda, Ebni, U., & S. (2024). Yoghurt Buah Jeruk Bernutrisi Tinggi. GANESHA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 4. No. 2.

Faridah, H. D., & Sari, S. K. (2019). Utilization of Microorganism on the Development of Halal Food Based on Biotechnology. Journal of Halal Product and Research, 2(1), 33-43.

Hidayati, H., Zharifa, A., Helga, R. T., Indah, P. S., Yuni, A., & Resti, F. (2021). Pembuatan Yogurt sebagai Minuman Probiotik untuk Menjaga. Prosiding SEMNAS BIO (pp. 1265-1270). Padang: Universitas Negeri Padang.

Mei, B., Tian, J. H., Shuai, G., Yuejiao, W., Jicheng, W., Lai-Yu, K., Bilige, M. (2020). Probiotic Lactobacillus casei Zhang Improved the Properties of Stirred Yoghurt. J. Food Biosci., Vol 37.

Nagendra, P. S. (2017). Yoghurt in Health and Desease Prevention. Kidlington: Academic Press. Elsevier Inc.

Nuraini, N. (2018). Halalan Thayyiban Alternatif Qurani Untuk Hidup Sehat. Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 15(1), 82-93.

Pratangga, D. A., Sri, S., & Oktavia, R. P. (2019). Pengaruh Penambahan Berbagai Level Sukrosa Dan Fruktosa Terhadap Total Bakteri Asam Laktat Dan Nilai Ph Yoghurt Susu Kambing. Jurnal Rekasatwa Peternakan, Vol. 2. No. 1.

Thabrani, A. M. (2014). Esensi Ta’abbud Dalam Konsumsi Pangan (Telaah Kontemplatif atas Makna Halâl-Thayyib). Al-Ihkam: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 8(1), 55-68.

Utami, M. M., Dadik, P., Hariadi, S., Niati, N., & Aryanti, C. D. (2020). Teknologi Pengolahan Yoghurt Sebagai Diversifikasi Produk Susu Kambing pada Kelompok Ternak Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, Vol 4(1), 30-35.

Weerathilake, W., Rasika, D., Ruwanmali, J., & Munasinghe, M. (2014). 2014. The Evolution, Processing, Varieties, and Health Benefits of Yoghurt. , 4 (4). International Journal of Scientific and Research Publications, Vol. 4. No. 4.

Yuniarti, E., A. P., Bambang, K. M., Raden, F. C., M. Rifqi, I., Hendi, S., & Jajang, G. (2021). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Yoghurt Susu Kambing di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Farmers: Journal of Community Services, Vol. 2, No. 2.

Unduhan

Diterbitkan

09-12-2024

Cara Mengutip

Pemanfaatan Bioteknologi pada Pembuatan Makanan Probiotik Yoghurt yang Halalan Thayyiban . (2024). I-Com: Indonesian Community Journal, 4(4), 2663-2672. https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5583

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama