Pendidikan Anti Kekerasan Pada Anak Di Lingkungan Sekolah SMP YLPI Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.4019Kata Kunci:
Pendidikan, Anti Kekerasan, Anak, SekolahAbstrak
Anak dapat menjadi korban kekerasan disekolah baik dalam bentuk fisik, psikis dan seksual.Kekerasan dapat terjadi pada anak disekolah baik kekerasan fisik, psikis dan seksual. Dianggap bahwa pelajaran kewarganegaraan dan moral yang diberikan oleh guru tidak cukup untuk membangun sifat siswa sehingga mereka tidak terlibat dalam tindak kekerasan, baik sebagai pelaku maupun korban. Hasil dari diskusi dengan kepala sekolah SMP YLPI P. Marpoyan, ditemukan bahwa beberapa perilaku siswa di SMP tersebut menyebabkan konflik dan kekerasan verbal dan fisik. Program anti kekerasan sekolah yang dirancang untuk guru dan siswa menawarkan solusi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjadikan SMP YLPI Pekanbaru sebagai sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan pada anak. “Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tahap pembuatan materi,” penyuluhan dan evaluasi melalui kuis untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta . Hasil kegiatan ini berupa bertambahnya wawasan dan pengetahuan para siswa dan guru terhadap perilaku kekerasan di sekolah dan bagaimana cara mencegah dan mengatasinya.
Referensi
Agustin, M., Saripah, I., & Gustiana, A. D. (2018). Analisis Tipikal Kekerasan Pada Anak dan Faktor yang Melatarbekanginya. Jurnal Ilmiah Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Nor Formal, 13(1), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10. 21009/JIV.1301.1
Andini, T. M. (2019). Identifikasi Kejadian Kekerasan Pada Anak Di Kota Malang. Jurnal Perempuan Dan Anak, 2(1), 13–28. https://doi.org/https://doi.org/ 10.22219/jpa.v2i1.5636
Antu, M., Zees, R. F., & Nusi, R. (2023). Hubungan Kekerasan Verbal (Verbal Abuse) Orang Tua Dengan Tingkat Kepercayaan Diri Pada Remaja. Jurnal Ners, 7(1), 425–433. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.13530
Ariani, N. W. T., & Asih, K. S. (2022). Dampak Kekerasan Pada Anak. Jurnal Psikologi Mandala, 6(1), 69–77. https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/ mandala/article/view/1833
Arif, Y., & Sarfika, R. (2021). Pelatihan Manajemen Emosi Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Kekerasan Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Masyarakat Mandiri, 5(1), 114–175. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v5i1.3328
Caesaria, S. D., & Kasih, A. P. (2022). 3 Provinsi dengan Angka Kekerasan Anak Tertinggi di Indonesia. Kompas.Com.
Christiana, E. (2019). Identifikasi Bentuk kekerasan dan Penangannya di Lingkungan Sekolah Dasar. Child Education Journal, 1(2), 58–64. https://doi.org/https://doi.org/10.33086/cej.v1i2.1368
Cuga, C., Adhani, Y., & Sarlin, M. (2022). Sosialisasi Pendidikan Anti Kekerasan Bagi Guru Sekolah Dasar Desa Butukan Dan Kodolagon Kec Bokat Kab Buol. JAMMU: Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin, 2(1), 8–15. https://doi.org/https://doi.org/10.56127/jammu.v1i2.166
Faisal, & Simatupang, N. (2021). Kebijakan Nonpenal Dalam Rangka Upaya Preventif Anak Sebagai Korban Kekerasan Fisik Dan Psikis Di Sekolah. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 15(2), 287–304. https://doi.org/http://dx.doi.org/ 10.30641/kebijakan.2021.V15.287-304
Fitriya, S., Hidayat, R., & Rizki, M. (2021). Implementasi Kota Layak Anak Melalui Program Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kota Bekasi. Jurnal Kajian Ilmiah, 21(4), 377–390. https://doi.org/https://doi.org/10.31599/jki.v21i4.760
Molzana, L., & Fernandes, R. (2023). Program Sekolah Ramah Anak dalam Mewujudkan Pendidikan Anti Kekerasan di Sekolah (Studi Kasus di SMAN 3 Bukittinggi). Naradidik: Journal of Education & Pedagogy, 2(1), 87–94. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/nara.v2i1.96
Noer, K. U. (2019). Mencegah Tindak Kekerasan pada Anak di Lembaga Pendidikan. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 14(1), 47–66. https://doi.org/http: //dx.doi.org/10.21580/sa.v14i1.2998
Radja, R. D., Kaunang, T. M. D., Dundu, A. E., & Munayang, H. (2016). Gambaran kekerasan pada anak sekolah dasar di Kecamatan Malalayang Kota Manado. E-Clinic, 4(2), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10. 35790/ecl.v4i2.14598
Suryaman, S., Tjiptady, B. C., & Juniarso, T. (2023). Transformasi Desain Pembelajaran Pasca Pandemi Covid-19 berbasis pembelajaran Digital Kurikulum 2013: Studi Kasus Sekolah Dasar Multikultural. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 683-692.
Suryani, R., Machmud, R., & Yaunin, Y. (2021). Gambaran Tindakan Kekerasan Terhadap Anak yang Dialami Siswa SMP di Kabupaten Pasaman Tahun 2020. Jurnal Human Care, 6(1), 13–19. https://doi.org/http://dx.doi.org/ 10.32883/hcj.v6i1.1068
Tjiptady, B. C., Yoto, Y., & Marsono, M. (2022). Life-based learning innovation through Android e-module to support long distance learning in 21st century. In AIP Conference Proceedings (Vol. 2489, No. 1). AIP Publishing.
Zulyan. (2021). Implementasi Program Sekolah Ramah Anak (Sra) Dalam Pencegahan Kekerasan Pada (Studi Kasus Di Sma Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu). Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(1), 70–81.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Lidia Febrianti, Erika Desvianti, Puti Mayang Seruni, Zahra Nurmania

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











