Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Memilih Obat Swamedikasi Nyeri Haid dan Nyeri Gigi di Desa Ngalas, Klaten Selatan

Authors

  • Arifah Sri Wahyuni Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Lusi Nuryanti Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Nisrina Hanun Iftadi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Audi Ahmad Rikardi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Afny Al Fath Inaszahira Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Ibrohim Hanif Abdulloh Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Faiza Layyana Putri Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Muhammad Azmi Nur Asykaruddin Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Yeni Mulati Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Permata Ashfi Raihana Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Ika Retno Wulandari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Firda Ayu Fadila Rahmawati Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Ahmad Azka Mahasin Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Aria Wirabima Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Ana Riolina Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Afrizal Maulana Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Anggun Dwi Ayu Fandirah Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Munajat Tri Nugroho Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i4.3279

Keywords:

swamedikasi, nyeri haid, nyeri gigi, remaja

Abstract

Swamedikasi adalah Tindakan pengobatan sendiri yang dilakukan oleh seluruh Masyarakat, termasuk pengobatan untuk nyeri. Tujuan pengobatan adalah untuk mendapatkan kesembuhan, maka diperlukan pengetahuan yang cukup. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat terkait penggunaan obat untuk swamedikasi nyeri haid dan nyeri gigi. Kegiatan dilaksanakan dengan ceramahdan dialog 2 arah dengan Masyarakat remaja. Pengukuran pengetahuan dilakukan dengan kuesioneryang dibuat dalam g-form kepada28 responden. Pengetahuan yang diukur adalah tindakan mengatasi nyeri dan jenis obat yang digunakan untuk swamedikasi. Hasil menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dengan kategori cukup dan baik, dan pada saat pengukuran postes, tidak ada responden dengan kategori kurang.

References

Amalia R.N., Dianingati R.S. and Annisaa’ E., 2021, Gambaran Perilaku Swamedikasi Nyeri, Diare, Batuk dan Maag oleh Masyarakat, Generics: Journal of Research in Pharmacy, 1 (2), 53–59.

Bharati J.P., Ulak S., Shrestha M.V., Dixit S.M., Acharya A. and Bhattarai A., 2021, Self-medication in primary dysmenorrhea among medical and nursing undergraduate students of a tertiary care hospital: A descriptive cross-sectional study, Journal of the Nepal Medical Association, 59 (238), 537–541.

Djuria R.F., 2019, Peningkatan Pengetahuan Tentang Dagusibu Terhadap Kader Gerakan Keluarga Sadar Obat (Gkso) Desa Tanjung Gunung Bangka Tengah, Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ri Pangkalpinang, 6 (1), 33.

Hendrika Y., 2022, Pengaruh Edukasi Dagusibu Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Kampung Tualang Tentang Penggunaan Obat Yang Benar, Forte Journal, 02 (01), 60–66.

Octavia D.R., Susanti2 I. and Mahaputra Kusuma Negara S.B., 2020, Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Dan Pengelolaan Obat Yang Rasional Melalui Penyuluhan Dagusibu, GEMASSIKA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4 (1), 23.

Pujiastuti A. and Kristiani M., 2019, Sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat dengan benar pada guru dan karyawan SMA Theresiana I Semarang, Indonesian Journal of Community Services, 1 (1), 62.

Rikomah S.E., Lestari G. and Agustin N., 2020, Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat di Kelurahan Tanah Patah Kota Bengkulu, Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia 9, 9 (2)

Shafira, Pramestutie H.R. and Illah R.K., 2021, Hubungan Antara Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Dalam Swamedikasi Analgesik Oral Terhadap Pasien Dengan Keluhan Nyeri Gigi Di Beberapa Apotek Kota Malang, Pharmaceutical Journal of Indonesia, 63 (2), 97–101.

Sipahutar L.R.B., Ompusunggu H.E.S. and Napitupulu R.R.J., 2021, Gambaran Penggunaan Obat Analgetik Secara Rasional Dalam Swamedikasi Pada Masyarakat PKS Balam, Desa Balai Jaya KM. 31 Kecamatan Balam Sempurna, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Nommensen Journal of Medicine, 6 (2), 53–57.

Syofyan S., Ghiffari H.D. and Zaini E., 2017, Persepsi, Pengetahuan, dan Sikap tentang Obat pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pariaman, Sumatera Barat, Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 4 (1), 83.

Wirenviona, R., Riris, I.D.C., 2020, Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja, Surabaya: Penerbit Airlangga University Press

Zulbayu L.O.M.A., Nasir N.H., Awaliyah N.H. and Juliansyah R., 2021, Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) Obat di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 2 (2), 46–51.

Published

2023-12-01

How to Cite

Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Memilih Obat Swamedikasi Nyeri Haid dan Nyeri Gigi di Desa Ngalas, Klaten Selatan. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(4), 1554-1560. https://doi.org/10.33379/icom.v3i4.3279

Most read articles by the same author(s)