Meningkatkan Keterampilan Guru Membuat Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Android

Penulis

  • Dwijoko Purbohadi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
  • Titis Wisnu Wijaya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
  • Devina Shifra Ramadhan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
  • Nisrina Akbar Rizky Putri Universitas Muhammadiyah Klaten, Indonesia
  • Novi Diah Wulandari Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.4181

Kata Kunci:

e-learning, Media Interaktif, Multimedia pembelajaran

Abstrak

Salah satu daerah yang sedang berkembang di DI Yogyakarta saat ini adalah Kabupaten Kulon Progo. Perkembangan ini dipicu oleh rencana Pemerintah Propinsi DIY untuk membangun kawasan Aeropolitan di sekitar Bandara International Yogyakarta. Perkembangan ini memberikan berbagai dampak, salah satunya pola pikir masyarakat pada layanan pendidikan. Hal ini mendorong setiap sekolah untuk mengikuti perkembangan wilayah dan masyarakat. Banyak sekolah yang membutuhkan kegiatan pelatihan atau upgrading teknologi pembelajaran termasuk sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kulon Progo. Hal ini mendorong kami untuk turut berkontribusi membantu mengembangkan sekolah melalui program pengabdian. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dilokasi mitra supaya mampu mengoptimalkan multimedia pembelajaran yang bersifat interaktif dan mudah disebarluaskan untuk memberikan pelatihan guru dengan mengoptimalkan media pembelajaran interaktif. Adapun mitra dalam kegiatan ini adalah  salah satu sekolah yang masuk dalam area Aeropolitan, yaitu SMP Muhammadiyah 2 Wates. Hasil akhir pengabdian berupa peningkatan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan dalam membuat modul interaktif yang disebarluaskan melalui WhatsApp yang akan berdampak langsung pada penggunaan kembali smartphone sebagai sarana belajar. Dengan demikian otomatis terjadi peningkatan durasi penggunaan smartphone oleh siswa sehingga akan terjadi perubahan perilaku siswa dalam menggunakan smartphone untuk belajar.

Referensi

Arkorful, V., & Abaidoo, N. (2015). The role of e-learning, advantages and disadvantages of its adoption in higher education. International Journal of Instructional Technology and Distance Learning, 12(1), 29–42.

Cetinkaya, L. (2017). The impact of whatsapp use on success in education process. International Review of Research in Open and Distance Learning, 18(7), 59–74. https://doi.org/10.19173/irrodl.v18i7.3279

Gil, P., Candelas, F. A., & Jara, C. A. (2011). Computer networks E-learning based on interactive simulations and SCORM. International Journal of Online Engineering, 7(2), 15–23. https://doi.org/10.3991/ijoe.v7i2.1638

Gunawan, Winarno, E., Rusmiyati, C., Irmawan, Hakim, F. N., Weningtyastuti, R., Walmiyatun, S., & Nuswantoro, H. E. (2020). Asesmen Dampak Sosial: Penyiapan Masyarakat Menghadapi Era Aerotropolis Kabupaten Kulonprogo.

Herman Dwi Surjono, K. (2017). Multimedia Pembelajaran Interaktif: Konsep dan Pengembangan.

Kumar Basak, S., Wotto, M., & Bélanger, P. (2018). E-learning, M-learning and D-learning: Conceptual definition and comparative analysis. E-Learning and Digital Media, 15(4), 191–216. https://doi.org/10.1177/2042753018785180

Laadem, M., & Mallahi, H. (2020). Multimodal Pedagogies in Teaching English for Specific Purposes in Higher Education: Perceptions, Challenges and Strategies. International Journal on Studies in Education, 1(1), 33–38. https://doi.org/10.46328/ijonse.3

Napratilora, M., Lisa, H., & Bangsawan, I. (2020). Using WhatsApp as a Learning Media in Teaching Reading. MITRA PGMI: Jurnal Kependidikan MI, 6(2), 116–125. https://doi.org/10.46963/mpgmi.v6i2.129

Nugraha, S. W. (2019). Radius Kawasan Aerotropolis Diperluas Jadi 15 Kilometer. Tribun Jogja. https://jogja.tribunnews.com/2019/12/29/radius-kawasan-aerotropolis-diperluas-jadi-15-kilometer?page=all

Petrovica, S., Anohina-Naumeca, A., & Kikans, A. (2020). Definition and Validation of the Subset of SCORM Requirements for the Enhanced Reusability of Learning Content in Learning Management Systems. Applied Computer Systems, 25(2), 134–144. https://doi.org/10.2478/acss-2020-0015

Pradono, S., Astriani, M. S., & Moniaga, J. (2013). A Method for Interactive Learning. CommIT (Communication and Information Technology) Journal, 7(2), 46. https://doi.org/10.21512/commit.v7i2.583

Purbohadi, D. (2022). Pengembangan E-learning Interaktif Berbasis LMS dan SCORM. Syntax Literate, 7(8.5.2017), 6755–6759.

Safi’i, I., Tarmini, W., Yanti, G., & Aziz, A. (2023). EMPOWERING EDUCATORS: PELATIHAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN BEST PRACTICE PEMBELAJARAN DENGAN METODE STAR. MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(11), 4120–4129. https://doi.org/10.31604/jpm.v6i11.4120-4132

Setyawan, T. Y. (2020). Primary School Pre-Service Teachers’ Perceptions of CourseLab 2.4 and Its Attributes as a Free E-Learning Content Creation Software. 422(Icope 2019), 14–18. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200323.081

Yengin, I., Karahoca, D., Karahoca, A., & Yücel, A. (2010). Roles of teachers in e-learning: How to engage students & how to get free e-learning and the future. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 2(2), 5775–5787. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.03.942

Zhang, D. (2005). Interactive Multimedia-Based E-Learning : A Study of of Effectiveness. Information Systems, 19(3), 149–162.

Unduhan

Diterbitkan

04-04-2024

Cara Mengutip

Meningkatkan Keterampilan Guru Membuat Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Android . (2024). I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 561-570. https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.4181

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama