Pemberdayaan dan Pemanfaatan Lahan Pertanian dalam Meningkatkan Hasil Panen Masyarakat RT 36 Kelurahan Karang Joang
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v4i2.4548Kata Kunci:
Kondisi tanah kering, Pertanian, TeknologiAbstrak
Kawasan RT. 36 terletak di Balikpapan Utara dengan sebagian warganya bekerja sebagai petani sayur di perkebunan. Salah satu permasalahan yang dihadapi di RT. 36 adalah kondisi tanah yang keras dan kering. Hal ini berdampak pada terhambatnya penanaman berupa hasil panen yang menurun hingga gagal panen. Tingkat kadar air dalam tanah pada musim kemarau cenderung sangat kurang sehingga tidak mampunyai tumbuhan untuk hidup. Permasalahan itu menimbulkan penyelesaian berupa perancangan mesin penyiraman otomatis guna meningkatkan kualitas dan kadar air tanah untuk penanaman serta inovasi teknologi otomatisasi pengontrolan kondisi lahan pertanian menggunakan timer. Kondisi tanah sebelumnya mengalami kekeringan dan tanah buruk dengan kadar air 10%-20%, mikroorganisme 50% yang dapat menghambat pertanian dengan tingkatkan risiko gagal panen. Setelah menggunakan alat penyiraman otomatis dapat meningkatkan kadar air tanah 30%-50%, mikroorganisme 20%-30%, sehingga dapat meningkatkan hasil panen sebesar 20% di berbagai musim dan kualitas hasil panen yang lebih baik.
Referensi
Fareed, Zeeshan., & Pata, Ugur Korkut. (2022). Renewable, non-renewable energy consumption and income in top ten renewable energy-consuming countries: Advanced Fourier based panel data approaches. Renewable Energy,194, 805-821.
Hertadi, C. D. P., Sulaiman, M., & Anwar, P. G. P. (2022). Kajian Industri Energi Terbarukan Tenaga Listrik di Indonesia Berdasarkan Arah Kebijakan dan Potensi Alam. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 6(2), 276–283. https://doi.org/10.33379/gtech.v6i2.1690
Hu,Yue., Jiang,Wenjing., Dong,Hongwei., & Majee, M.T., (2022). Transmission channels between financial efficiency and renewable energy consumption: Does environmental technology matter in high-polluting economies? Journal of Cleaner Production.
Maharta, N. and Heni, A.P. (2019) ‘ALAT PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS DENGAN SENSOR KELEMBABAN TANAH’.
Mangowal, J. (2013). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI DALAM MENINGKATKAN PENGEMBANGAN EKONOMI PEDESAAN DI DESA TUMANI KECAMATAN MAESAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN. Governance, 5(1).
Maulidia, M., Dargusch, P., Ashworth, P., & Ardiansyah, F. (2022). Rethinking renewable energy targets and electricity sector reform in Indonesia: A private sector perspective. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 101, 231-247. https://doi.org/10.1016/j.rser.2018.11.005.
Mediawan, M. (2018) ‘Sistem Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Arduino Pada Rumah Tanaman’, NASPA Journal, 42(4), p. 1.
Merliana, G. S. (2018). Rancang Bangun Alat Penyiram Tanaman Otomatis Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah. Journal of Electrical Technology, 3(1), 13–17.
Nasional, I. D. P. (2003). Undang-undang republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.
Pitaloka, D. (2018). Lahan Kering Dan Pola Tanam Untuk Mempertahankan Kelestarian Alam. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 2(1), 119-126.
Ramadhan, I. S., Martias, M., Sastra, R., & Iqbal, M. (2023). Alat Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Arduino Uno Dan NodeMCU. INSANtek, 4(1), 12-17.
Safrizal, “RANCANGAN PANEL SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK Jurnal DISPROTEK,” vol. 8, pp. 75–81, 2017.
Setyabudi, A.D. and Mustafidah, H. (2020) ‘Menentukan Jenis Tanaman Pertanian Palawija Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (Saw) Dan Metode Weighted Product (Wp)’, Sainteks, p. 61. Available at: https://doi.org/10.30595/sainteks.v17i1.7829.
Solarin, S. A., Bello, M. O., & Tiwari, A.K. (2022). The impact of technological innovation on renewable energy production: accounting for the roles of economic and environmental factors using a method of moments quantile regression. Heliyon, 8(7).
Styles, D., Dominguez, E. M., & Chadwick, D. (2016). Environmental balance of the UK biogas sector: An evaluation by consequential life cycle assessment. Science of The Total Environment, 560–561, 241–253. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2016.03.236.
Syahputra, Ramadani., and Soesanti, Indah. (2022). Renewable energy systems based on micro-hydro and solar photovoltaic for rural areas: A case study in Yogyakarta, Indonesia. Energy Reports, 7, 472490. https://doi.org/10.1016/j.egyr.2021.01.015.
Wakur, J.S. (2015) Alat Penyiram Tanaman Otomatis Menggunakan Arduino Uno, Jurnal Teknik Elektro.
Xu, Jian., Akhtar, M., Haris, M., Muhammad ,S., Abban, O. Joseph., & Taghizadeh-Hesary, F. (2022). Energy crisis, firm profitability, and productivity: An emerging economy perspective. Energy Strategy Reviews, 41.
Zahira, N. P., and Fadillah, D. P. (2022). Pemerintah Indonesia menuju target net zero emission (nze) tahun 2060 dengan variable renewable energy (vre) di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial, 2(2), 114-119.
Zakaria, A.K. and Sudaryanto, M. (2015) ‘Penerapan Teknologi Usaha Tani Palawija pada Agrosistem Lahan Kering’, Panel petani nasional: mobilisasi sumber daya dan penguatan kelembagaan pertanian, (2009), pp. 93–107.Proses selanjutnya melibatkan perancangan alat penyiraman otomatis untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan lahan pertanian.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Christopher Davito Prabandewa Hertadi, Mochamad Sulaiman, Putri Gesan Prabawa Anwar, Ageng Margyatno, Nisa' Nur Halimah, Syahdan Nugroho, Aqmal Rizaqi, Nisa' Nur Azizah, Tio Putra Permadi, Ayumi Devidhavyasa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











