Pembinaan Pemusik Gereja dan Pemandu Lagu di GMIT Jemaat Betel Oefafi
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v4i3.5385Kata Kunci:
Pembinaan, Pemusik, Gereja, Pemandu, LaguAbstrak
Jemaat Betel Oefafi merupakan tempat kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berlangsung. Pemantauan awal menunjukkan masalah seperti ketidaksesuaian gaya musik dengan genre, tempo, intro, dan ending yang tidak tepat, kesalahan membedakan teknik bernyanyi kontemporer dan klasik, serta kurangnya penguasaan notasi dan ketepatan nada dalam pelayanan musik gereja, baik di desa maupun kota. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah seminar dalam bentuk ceramah, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan praktik. Kegiatan ini dihadiri oleh 11 orang peserta. Dengan adanya kegiatan ini maka para pemusik dan pemandu lagu dapat membunyikan dan menyanyikan nyanyian jemaat dengan baik dan benar sesuai genre, intro, tempo, menggunakan tanda baca lagu, dan notasi lagu.
Referensi
Amelia Firda, I. (2023). MAKNA MUSIK GEREJA DALAM PELAKSANAAN IBADAH BAGI JEMAAT GPIB JEMAAT BUKIT HARAPAN SURABAYA.
Fenada Ziduhu, D. (2021). PROSIDING SEMINAR NASIONAL STT SUMATERA UTARA. Pelayanan Musik, Pujian Dan Penyembahan Pada Ibadah Dan Kontribusinya Bagi Pertumbuhan Gereja, 138–146.
Harahap, D., & Simon. (2022). Pentingnya Musik Gereja dalam Ibadah untuk Pertumbuhan Kerohanian Jemaat. TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 135–146.
Irawana, T. J., & Desyanri. (2019). Seni Musik serta Hubungan Penggunaan Pendidikan Seni Musik untuk Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(3), 222–232.
Kaestri, V. Y. (2015). Perpaduan Nada‐nada dalam Perspektif Harmoni dan Ap‐ likasinya Terhadap Mahasiswa. Promusika, 3(2), 149–162.
Loho, A. M. (2022). MAKNA KARYA SENI MENURUT CLIVE BELL THE MEANING OF A WORK OF ART ACCORDING TO CLIVE BELL. JPKS (Jurnal Pendidikan Dan Kajian Seni), 7(1), 53–68.
Martopo, H. (2014). SEJARAH MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGETAHUAN ILMIAH UNTUK BELAJAR TEORI, KOMPOSISI, DAN PRAKTIK MUSIK.
Najiah, M., Rahayu, W. I., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2023). PENDIDIKAN SEBAGAI ILMU DAN SENI. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(3), 10–14.
Nugroho, D. M. (2020). Meningkatkan Kualitas Musik Ibadah Melalui Pemahaman dan Pelatihan Pemandu Pujian Komisi Remaja GKI Kayu Putih. Jurnal SENI MUSIK, 10(2), 8–18.
Pranesta, R. H. (2017). Musik Kontemporer Di Dalam Ibadah Gereja Karismatik (Suatu Kajian Historis-Musikologis). Shiftkey, 70–95.
Sirait, R. A. (2021). Tujuan dan Fungsi Musik dalam Ibadah Gereja. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 4(1), 11–21.
Siramba, Y. S., Pasalli, J., & Namba, R. (2023). MUSIK SEBAGAI SARANA AKTUALISASI MISI PENGAJARAN DAN PELAYANAN DALAM GEREJA. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 1(3), 221–229.
Sunarto, I. R., & Harmono, S. (2021). Martin Luther dan Reformasi Gereja. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 4(1), 1–15.
Taneo, D. R., Saefatu, M., Suan, E. B., & Fanggidae, R. (2022). Pembinaan Musik Gerejawi dan Liturgi Se-Klasis Flores Barat. I-Com : Indonesia Community Journal, 2(2), 320–326.
Ulam, K. (2019). Makna Musik Gereja terhadap Religius Jemaat Umat Kristiani. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Windoe, D. M. (2016). Studi tentang Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Organis dan Prokantor dalam Ibadah Minggu di GMIT Jemaat Betlehem Oesapa Barat dari Perspektif Musik Gerejawi. Satya Wacana.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rudi Fanggidae, Glorius Keo, Meyrlin Saefatu

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











