Bebas Stunting Melalui Melek Informasi Kesehatan dan Mandiri Pangan Berbasis Teknologi pada kelompok Ibu- ibu Posyandu Kampung Komra
DOI:
https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5742Kata Kunci:
Bebas stunting, Gizi balita, KRPL, Sistem AkuaponikAbstrak
Prevalensi kejadian stunting pada balita di wilayah Kabupaten Sarmi sangatlah tinggi yaitu mencapai 22,5%. Pada tahun 2024 survei yang dilakukan di Wilayah Puskesmas Betaf mencatat bahwa sebesar 21,2% balita mengalami stunting. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu mengatasi kejadian stunting yang tinggi di kampung komram melalui pemberdayaan pada Ibu Posyandu. Metode kegiatan ini yaitu dengan pemberian sosialisasi, pelatihan, penerapan tekhnologi, pendapingan dan evaluasi serta solusi dalam keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra tentang pencegahan dan pengendalian stunting. Kelompok ibu Posyandu berhasil memanfaatkan pekarangan rumah untuk menerapkan konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan budidaya ikan dengan sistem akuaponik. Mitra mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk memantau status gizi dan meningkatkan pemahaman tentang pencegahan stunting. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan kemandirian pangan mitra, sehingga diperlukan upaya berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan komunitas lokal, untuk menurunkan angka stunting secara signifikan pada Kampung Komra.
Referensi
Amalia, I. D., Lubis, D. P. U., & Khoeriyah, S. M. (2021). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 12(2), 146–154. https://doi.org/10.55426/jksi.v12i2.153
Anindya, D. A. E., Putri, D. N., & Priambodo, N. D. (2021). Efektivitas program kawasan rumah pangan lestari (KRPL) dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga selama pandemi di Kota Kediri. AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 5(1), 8–17. https://doi.org/10.32585/ags.v5i1.1278
Barus, T. A. (2023). Pengetahuan ibu tentang stunting pada anak: Studi literature review. PROMOTOR : Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 6(1), 26–31. https://doi.org/10.32832/pro
BPS Kabupaten Sarmi. (2024). Profil Kabupaten Sarmi. Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Sarmi
Budianto, Y., & Akbar, M. A. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting dengan pola pemberian nutrisi pada balita. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1315–1320. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1726
Damanik, D. H., Siringoringo, E. E. R., Mendrofa, H. K., & Boli, E. B. (2023). The influence of education, family income, and knowledge on the use of latrines in Kuala Kapias, Tanjung Balai City. Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(1), 35–43. https://doi.org/10.35971/gojhes.v7i1.17545
Efendi, Y. (2023). Dinkes : Angka stunting Papua harus turun capai target nasional. Antara Papua. https://papua.antaranews.com/berita/711567/dinkes-angka-stunting-papua-harus-turun-capai-target-nasional
Fabio Maria Lopes Costa. (2023). 2.769 Anak Balita di Papua Alami ”Stunting” - Kompas.id. Kompas. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/10/05/2769-balita-di-papua-alami-stunting-program-pencegahan-ditingkatkan
Fitri, T., Mufaidah, I., Hanani, N., & Toiba, H. (2022). Impact of the sustainable food house area program on household food security in Bandungrejosari Village, Sukun District, Malang: approach: propensity score matching. International Journal of Progressive Sciences and Technologies, 32(1), 307–304. https://doi.org/10.52155/ijpsat.v32.1.4209
Fitriami, E., & Galaresa, A. V. (2022). Edukasi pencegahan stunting berbasis aplikasi android dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu. Jurnal Ilmiah STIKES, 5(2), 78–85.
Ibrahim, N. S. I., Al-faida, N., & Boli, E. B. (2022). Pengaruh pemberian pendidikan gizi tentang gizi seimbang terhadap pengetahuan masyarakat Kampung Kalisusu Kabupaten Nabire. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), 827. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i2.1980
Kemenkes. (2022). Buku Saku Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. In Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. In Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
Lestari, B. P., Pratiwi, Y. N. D., & Aziz, M. A. (2024). Cegah stunting melalui program kebun gizi di desa Cepogo, Kabupaten Boyolali. Krida Cendikia, 2(3), 30–34.
Mendrofa, H. K., & Putri, D. W. (2023). Pengaruh edukasi manajemen stres terhadap mekanisme koping masyarakat dalam menghadapi pandemi covid -19. Indonesian Trust Nursing Journal, 1(2), 27–33.
Nurfajriyani, I., & Andhini, C. S. D. (2022). The Effectiveness of Educational Applications to Prevent Stunting Children (AECAS) on Perceptions of Stunting Prevention. Budapest International Research and …, 5(4), 29069–29076. https://doi.org/10.33258/birci.v5i4.7059
Sirajuddin, Z., & Liskawati Kamba, P. (2021). Persepsi petani terhadap implementasi teknologi informasi dan komunikasi dalam penyuluhan pertanian. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 136–144. https://doi.org/10.25015/17202132676
Suharyon, & Darwis, V. (2017). Manfaat kegiatan kawasan rumah pangan lestari terhadap ketahanan pangan keluarga di Kabupaten Sarolangun. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian, 7, 202–211.
Tamara, A., Yusuf, M. N., & Setia, B. (2020). Implementation of the sustainable food home area program in Ciganjeng Village, Padaherang District, Pangandaran Regencyten Pangandaran. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroindo Galuh, 7(3), 770–776.
Yulianti, H., B.Batticaca, F., & Astuti, D. (2024). Faktor - faktor risiko kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Betaf Kabupaten Sarmi. Universitas Cenderawasih.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Hendry Mendrofa, Elisabeth Bre Boli, Lalu Panji Iman Agamawan, Khairunisa Kartika, Yukiur Wenda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











