Implementasi Teknologi Pembuatan Ecoenzyme dari Limbah Rumah Tangga di Kampung Morten, Melaya, Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6769Kata Kunci:
Eco-enzyme, Fermentasi, Kampung Morten, Kulit Buah, OrganikAbstrak
Limbah kulit buah berpotensi dimanfaatkan menjadi eco-enzyme. Eco-enzyme dapat digunakan dalam sanitasi dan hygine. Kampung Morten merupakan kampung wisata di kota Melaka, Malaysia. Sebagai kampung wisata masalah pemanfaatan limbah organik menjadi masalah yang perlu ditangani oleh Masyarakat Kampung Morten. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengolahan limbah kulit buah melalui implementasi teknologi terintegrasi dengan ilmu pengetahuan. Metode pelaksanaan program ini dengan sosialisasi, pelatihan pembuatan eco-enzyme dengan metode fermentasi, pengukuran capaian dengan kuesioner dan wawancara serta pendampingan. Berdasarkan hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan/program yang dilakukan berhasil karena meningkatkan pengetahuan pengolahan sampah organik dan eco-enzyme sebesar 58% dan peningkatan ketrampilan pengolahan eco-enzyme dari limbah rumah tangga buagh dan sayur sebesar 76%. Upaya dan hasil pengabdian ini diharapkan dapat berkelanjutan untuk diterapkan di Masyarakat Kampung Morten untuk meningkatkan ekonomi dan social budaya pengolahan sampah organic dari limbah rumah tangga.
Referensi
Adelia, A. R. S., & Ubaidillah, M. (2023). Pelatihan Pembuatan Eco-Enzym Dari Limbah Pertanian Sebagai Cairan Berjuta Manfaan Di Desa Mojorejo Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 1(6), 1007–1012. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i6.250
Dwi, E. K., & Chintiana, N. P. (2021). Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat 2021, http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/snppm
Halal, Andi, H., Wahyuni, S. Asfar, A. M. I. T., Asfar, A. M. I. A & Lista, L. S. (2023). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang sebagai Eco-Enzyme Shampoo Kombinasi Lidah Buaya. Eureka Media Aksara. https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/567150-pemanfaatan-limbah-kulit-pisang-sebagai-ee281331.pdf
Harahap, R. G., Nurmawati, N., Dianiswara, A., & Putri, D. L. (2021). Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme sebagai Alternatif Desinfektan Alami di Masa Pandemi Covid-19 bagi Warga Km. 15 Kelurahan Karang Joang. SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 67–73. https://ojs.ummetro.ac.id/index.php/sinarsangsurya/article/view/1505
Gunawan, Dwi, M., Fahmi, Y., Neri, K., & Rudi, M. (2020). Penyuluhan Tentang Peluang Dan Tantangan Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi Di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 84-89. file:///C:/Users/user/Downloads/document.pdf
Hemalatha, M., & Visantini, P. (2020). Potential use of eco-enzyme for the treatment of metal based effluent. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering. https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899X/716/1/012016
Indonesia, B. (2021). Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Menurut Negara Penempatan. https://www.bi.go.id/seki/tabel/TABEL5_30.pdf
Jadid, N., Jannah, A. L., Handiar, B. P. W. P., Nurhidayati, T., Purwani, K. I., Ermavitalini, D., Muslihatin, W., & Navastara. (2022). “Aplikasi Eco-Enzyme sebagai Bahan Pembuatan Sabun Antiseptik”. SEWAGATI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 69-75. https://doi.org/10.12962/j26139960.v6i1.168
Larasati, D., Astuti, A. P. & Maharani, E. T. (2020). Uji Organoleptik Produk Eco-enzyme dari Limbah Kulit Buah (Studi kasus di Kota Semarang). Proseding Seminar Nasional Edusaintek FMIPA UNIMUS. ISBN: 978-602-5614-35-4:278-283
Muhidin, S., & Utomo, A. (2015). Global Indonesian Diaspora: How many are there and where are they?, Journal of ASEAN Studies, 3(2), 93–101. https://www.researchgate.net/publication/303914343_Global_Indonesian_Diaspora_How_many_are_there_and_where_are_they
Nurdin. (2023). Pengabdian Kepada Masyarakat: Dalam Konsep Dan Implementasi. Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(3), 01–15. https://doi.org/10.59024/faedah.v1i3.211
Putra, V. E., Fadila, R., Lindawati, D., Gupitasari, J. P., Andayani, E. A., & Bekti, Y. A. (2022). Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Organik Di Kota Batu. Jurnal Idaman, 6(1), 25-31. https://ojs.poltekkesmalang.ac.id/index.php/idaman/article/view/2878/444
Prasetyo, M. H., Maharani, & Endang T. W. (2024). Eco-Enzyme Limbah Kulit Pisang Sebagai Alternatif Pengawet Alami Pada Buah Anggur. Jurnal Darma Agung, 32(4), 298 - 308. http://dx.doi.org/10.46930/ojsuda.v32i4.4427 .
Ramadani, A. H., Rosalina, R., & Ningrum, R. S. (2018). Pemberdayaan Kelompok Tani Dusun Puhrejo dalam Pengolahan Limbah Organik Kulit Nanas sebagai Pupuk Cair Eco-enzim. Hayati, 6. https://doi.org/10.29407/hayati.v7i1.576
Ruslan, Khairudin, & Hardi, J. (2023). Pengolahan Sampah Organik dari Limbah Rumah Tangga Menjadi Produk Eco-Enzyme di Desa Dalaka Kabupaten Donggala. Jurnal Pengabdian UNDIKMA: Jurnal Hasil Pengabdian & Pemberdayaan kepada Masyarakat. https://doi.org/10.33394/jpu.v4i2.7039
Win, Yong Chia. (2011). Eco-enzyme Activating The Earth’s Self Healing Power. Malaysia: Summit Print SDN.BHD
https://heritagemalaysia.my/Mlk-KgMorten.html
https://linisehat.com/kulit-pisang-limbah-penghasil-eco-enzyme/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ika Dyah Kumalasari, Utaminingsih Linarti, Retnosyari Septiyani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











