Pemetaan Titik Lokasi Infrastruktur di Desa Ramang Berbasis Partisipatif untuk Menunjang Perencanaan Pembangunan
DOI:
https://doi.org/10.70609/i-com.v5i4.8038Kata Kunci:
Pemetaan Partisipatif, GPS, Infrastruktur, SIG, Desa RamangAbstrak
Desa Ramang, yang terletak di pinggir sungai Kahayan, memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang besar, namun menghadapi tantangan dalam perencanaan pembangunan akibat kurangnya data infrastruktur yang akurat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memetakan titik lokasi infrastruktur di Desa Ramang, Kabupaten Pulang Pisau, menggunakan teknologi GPS berbasis satelit. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: persiapan, survei lapangan secara partisipatif dengan masyarakat, serta pengolahan dan analisis data menggunakan perangkat lunak SIG. Hasil kegiatan berhasil menghasilkan peta digital yang memetakan 15 titik infrastruktur utama yang terbagi dalam fasilitas pendidikan, kesehatan, ibadah, pemerintahan, dan lainnya. Peta ini memberikan data spasial yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan, identifikasi kebutuhan perbaikan, dan pengambilan keputusan yang transparan dan partisipatif oleh pemerintah desa.
Referensi
Akbar, A., Flacke, J., Martinez, J., & van Maarseveen, M. F. (2021). The role of participatory village maps in strengthening public participation practice. ISPRS International Journal of Geo-Information, 10(8), 512.
Arifin, M. (2021). Pemberdayaan Masyarakat melalui Teknologi Geospasial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
BPS Kabupaten Pulang Pisau. (2023). Kecamatan Banama Tingang dalam Angka 2023. Pulang Pisau: BPS.
Garmin Ltd. (2020). *GPSMAP® 64s/64st/64sx/64sc/64c Owner’s Manual*. Olathe, KS: Garmin Ltd. Diambil dari https://www8.garmin.com/manuals/webhelp/gpsmap64/EN-US/GPSMAP_64_OM_EN.pdf
Indrawati, L., Supriatna, & Rudiarto, I. (2018). Dasar-Dasar Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis. Bandung: PT. Refika Aditama.
Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi. (2022). Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Desa untuk Pembangunan Infrastruktur. Jakarta: Kemendesa.
Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi. (2023). Pedoman Sistem Informasi Desa dan Pembangunan Berbasis Data. Jakarta: Kemendesa.
Nurcahyo, B., et al. (2021). "Integrasi Data Spasial dalam Perencanaan Pembangunan Desa". Jurnal Tata Kota dan Daerah, 13(2), 45-58.
Participatory Learning and Action Network. (2019). Community-Based Mapping for Sustainable Development. London: IIED.
Prasetyo, D. (2020). Pemetaan Partisipatif untuk Pembangunan Desa. Bandung: Refika Aditama.
QGIS Development Team. (2023). QGIS User Guide. QGIS Documentation. Diambil 1 November 2024, dari https://docs.qgis.org/
Rambaldi, G. (2017). Participatory GIS for Resource Management. Rome: FAO.
Suryono, A. (2020). "Analisis Kesenjangan Data Spasial dalam Perencanaan Infrastruktur Desa". Jurnal Perencanaan Wilayah, 15(3), 112-125.
Wibowo, R. (2022). Sistem Informasi Geografis untuk Pembangunan Desa. Jakarta: PT. Gramedia.
Wulandari, A., Amin, C., & Arinta, R. T. (2022). Pemetaan Swadaya pada Program Peningkatan Kualitas Permukiman Berbasis Masyarakat. Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 138–146.
Yulianto, B. (2023). "Model Tata Kelola Data Spasial Berkelanjutan di Tingkat Desa". Jurnal Governance, 8(1), 78-92.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Noveriady Noveriady, Novalisae Novalisae, I Putu Putrawiyanta, Neny Fidayanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











