PENGENDALIAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING SAAT PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN MALANG
DOI:
https://doi.org/10.36636/jogiv.v5i1.2273Keywords:
Stunting, Specific Nutritional Interventions, Control of Health ServicesAbstract
Penelitian ini menjelaskan upaya pengendalian intervensi spesifik dalam implementasi kebijakan pencegahan stunting di Kabupaten Malang di tengah gejolak kasus COVID-19. Saat pemerintah berupaya menekan angka prevalensi stunting, refocusing anggaran menuntut prioritas penanganan COVID-19. Dinas Kesehatan Kabupaten Malang selaku leading sector kebijakan pencegahan stunting menemui hambatan pelaksanaan intervensi gizi spesifik secara periodik. Tenaga medis di lapangan seperti Petugas Gizi Puskesmas, Bidan Desa, dan Kader Pembangunan Manusia juga kewalahan karena dipaksa beradaptasi dengan pandemi COVID-19, tanpa melepas kewajibannya untuk menyelenggarakan pelayanan intervensi gizi spesifik secara berkala melalui posyandu dan kunjungan rutin. Ketersediaan pelayanan kesehatan publik melalui posyandu setiap bulan tidak berjalan dengan pasti. Sebagai akibat dinamika tingkat penyebaran COVID-19 yang berbeda di setiap wilayah. Selain itu, adanya pembatasan kunjungan pasienn ke puskemas dan ketakutan masyarakat untuk melakukan konsultasi rutin mengharuskan petugas bergerak menjangkau kelompok sasaran intervensi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan perlunya serangkaian regulasi mendetail sebagai panduan teknis pada setiap aspek pengendalian dalam implementasi pelayanan intervensi gizi spesifik sebagai upaya pencegahan stunting di Kabupaten Malang meliputi: pengendalian biaya, pengendalian tenaga mendis, pengendalian ketersediaan pelayanan kesehatan, serta pengendalian secara administratif dan biroktatif.
References
Aryastami, N. K., & Tarigan, I. (2017). Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 233. https://doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7465.233-240
BPS Kabupaten Malang. (2022). Jumlah Penduduk Miskin (Jiwa), 2016-2021. https://malangkab.bps.go.id/indicator/23/81/1/jumlah-penduduk-miskin.html
BPS Kota Malang. (2020). Malang Dalam Angka 2020. 1–244.
Candarmaweni, & Rahayu, A. Y. S. (2020). Tantangan Pencegahan Stunting Pada Era Adaptasi Baru “New Normal” Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Kabupaten Pandeglang (the Challenges of Preventing Stunting in Indonesia in the New Normal Era Through Community Engagement). Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI, 9(3), 136–146. https://journal.ugm.ac.id/jkki/article/view/57781
Hidayanti, L.-, & Maywati, S.-. (2019). Program Kemitraan Masyarakat: Pmt Penyuluhan Pangan Lokal Di Desa Sukarame Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikamalaya Jawa Barat. Warta LPM, 21(2), 31–39. https://doi.org/10.23917/warta.v21i2.7048
Hill, M. (1996). Social Policy: A Comparative Analysis. pretice Hall/Harvester Wheatsheaf.
Isaranuwatchai, W., Li, R., Glassman, A., Teerawattananon, Y., Culyer, A. J., & Chalkidou, K. (2019). Disease control priorities third edition: Time to put a theory of change into practice: Comment on “disease control priorities third edition is published: A theory of change is needed for translating evidence to health policy.” International Journal of Health Policy and Management, 8(2), 132–135. https://doi.org/10.15171/ijhpm.2018.115
Kemenkes RI. (2018). Buletin Stunting. Kementerian Kesehatan RI, 301(5), 1163–1178.
Kemenkes RI. (2021). Launching Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI). 1–14.
Norheim, O. F. (2018). Disease control priorities third edition is published: A theory of change is needed for translating evidence to health policy. International Journal of Health Policy and Management, 7(9), 771–777. https://doi.org/10.15171/ijhpm.2018.60
Putu Raditya Agustiawan, I., & Pitoyo, J. (2020). Hubungan Frekuensi Kunjungan ke Posyandu dengan Status Gizi Balita di Posyandu Asri RW 4 Kelurahan Kauman Kota Malang. PROFESIONAL HEALTH JOURNAL Volume 2, No. 1, Desember, 2(1), 102–109. https://www.ojsstikesbanyuwangi.com/index.php/PHJ
Saputri, N. S. (2021a). STUDI LAYANAN GIZI DAN KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) PADA MASA PANDEMI COVID-19: Seri Kabupaten Gowa.
Saputri, N. S. (2021b). STUDI LAYANAN GIZI DAN KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) PADA MASA PANDEMI COVID-19: Seri Kabupaten Sidoarjo.
saputri, N. S., Dewi, R. K., Anbarani, M. D., & Toyamah, N. (2021). Studi Layanan Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak pada Masa Pandemi COVID-19: Seri Kabupaten Manggarai Barat. https://news.detik.com/foto-news/d-5693082/ekspresi-
Sturmberg, J. P., Tsasis, P., & Hoemeke, L. (2020). COVID-19 – An Opportunity to Redesign Health Policy Thinking. International Journal of Health Policy and Management, x, 1–5. https://doi.org/10.34172/ijhpm.2020.132
Sugiyanto, Sumarlan, & Hadi, A. J. (2020). ANALYSIS OF BALANCED NUTRITION PROGRAM IMPLEMENTATION AGAINST STUNTING IN TODDLERS. Unnes Journal of Public Health, 9(2), 148–159. https://doi.org/10.15294/ujph.v0i0.34141
Supariasa, D. N., & Purwaningsih, H. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita di Kabupaten Malang. Karta Rahardja, Jurnal Pembangunan Dan Inovasi, 1(2), 55–64. http://ejurnal.malangkab.go.id/index.php/kr
TNP2K. (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting): Volume 2 (p. 2). Sekretariat Wakil Presiden republik indonesia.
WHO. (2014). Global Nutrition Targets 2025 Stunting Policy Brief. In Department of Nutrition for Health and Development World Health Organization (Issue 9).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ilham Nur Hanifan Maulana, Sukardi Sukardi, Ahmad Luthfi, Durratun Nashihah, Tasya Fiane Wardah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


