Gagasan Wisata Halal dan Perkembangan Lubang Buaya Morella dengan Konsep TALC
DOI:
https://doi.org/10.33379/jihbiz.v6i2.1647Kata Kunci:
wisata halal, TALC, Lubang Buaya MorellaAbstrak
Provinsi Maluku merupakan salah satu provinsi yang memiliki obyek wisata yang terlengkap dan potensial di antaranya wisata sejarah, wisata rohani, wisata alam, dan wisata budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kelayakan dari gagasan wisata halal pada destinasi wisata Pantai Lubang Buaya Morella dan bagaimana perkembangan dan eksistensinya. Dengan Model Tourism Area Life Cycle (TALC) menunjukkan bahwa daerah destinasi wisata senantiasa mengalami perubahan dari waktu ke waktu, dan perkembangannya dapat dilihat dari tahapan-tahapan mulai dari pengenalan sampai penurunan. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa pariwisata di Pantai Lubang Buaya Morella masih berada dalam tahapan eksplorasi (exploration). Hal ini dapat dilihat dengan semakin menurunnya tingkat pendapatan masyarakat sekitar lokasi wisata, serta kegiatan sosial ekonomi masyarakat masih sangat sederhana. Perhatian serius dari Pemerintah Daerah harus ditingkatkan untuk bagaimana destinasi wisata yang ada (wisata bahari, sejarah, dan wisata budaya) dapat dilestarikan dengan menjaga lingkungan dari kerusakan, menjaga kebersihan, melestarikan budaya leluhur, dan situs-situs sejarah untuk generasi yang akan datang.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kewajiban Kepemilikan: Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Raden Rahmat sebagai penyelenggara/pemilik/pihak yang memiliki hak/kewenangan untuk mempublikasikan hasil penelitian.

English
Indonesia











