Peran Kepribadian Concientiousness dengan Kebermaknaan Hidup Warga Binaan Residivis
DOI:
https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v3i2.2659Kata Kunci:
kepribadian conscientiousness, kebermaknaan hidup, warga binaan, residivis, lembaga pemasyarakatanAbstrak
Residivis yang menjalani masa pembinaan mengalami beberapa perubahan dalam kepribadiannya, hal tersebut membuat mereka bisa menyadari kesalahan, mengontrol sikap dan tindakan, dan memiliki tujuan hidup yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepribadian conscientiousness dengan kebermaknaan hidup pada warga binaan residivis di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan korelasional. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Subjek penelitian ini yaitu warga binaan residivis di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura sebanyak 84 orang. Skala yang digunakan pada penelitian ini adalah skala kepribadian conscientiousness dan skala kebermaknaan hidup, dengan model penskalaan adalah skala Likert. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan positif antara kepribadian conscientiousness dengan kebermaknaan hidup
Referensi
Adelya, E., Sahertian, E., & Huwae, A. (2023). Kebermaknaan Hidup pada Remaja yang Hamil di Luar Nikah Ditinjau dari Dimensi Big Five Personality. Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia, 4(2), 38–48.
Adelya, E., Sahertian, E., & Huwae, A. (2023). Kebermaknaan Hidup pada Remaja yang Hamil di Luar Nikah Ditinjau dari Dimensi Big Five Personality. Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia, 4(2), 38–48.
Ahadiyanto, N. (2020). Hubungan Dimensi KepribadianThe Big Five Personality Dengan Tingkat Kesejahteraan Psikologis Narapidana. Jurnal Al-Hikmah, 18(1), 117–130. https://doi.org/10.35719/alhikmah.v18i1.26
Aji, G. R. (2022). Model Pembinaan Narapidana Sebagai Upaya Pencegahan Residivis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Magelang. Amnesti Jurnal Hukum, 4(1), 1–10.
Azwar, S. (2019). Reliabilitas dan Validitas Edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Baumeister, R. F., Vohs, K. D., Aaker, J. L., & Garbinsky, E. N. (2013). Some key differences between a happy life and a meaningful life. Journal of Positive Psychology, 8(6), 505–516. https://doi.org/10.1080/17439760.2013.830764
Carlin, N. (2016). The Meaning of Life. Pastoral Psychology, 65(5), 611–630. https://doi.org/10.1007/s11089-016-0704-6
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM. (2022). Data Penghuni Lapas dan Rutan. Diakses pada 10 Desember 2022: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/09/23/penghuni-lapas-dan-rutan-kelebihan-kapasitas-109-pada-september-2022
Frankl, V. E. (2000). Man’s Search For Meaning 4th edition. Boston: Beacon Press.
Hachica, E., & Triani, M. (2022). Pengaruh Pendidikan , Pengangguran dan Kepadatan Penduduk Terhadap Kriminalitas di Indonesia. Ecosains: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembangunan, 11(1), 63–70.
Hairina, Y., & Komalasari, S. (2017). Kondisi Psikologis Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II Karang Intan, Martapura, Kalimantan Selatan. Jurnal Studia Insania, 5(1), 94. https://doi.org/10.18592/jsi.v5i1.1353
Handayani, E. S., Haryadi R., Ridhani, A. R., & Fauzi, Z. (2020). Pelatihan Peningkatan Self Concept Dan Self Acceptance Pada Warga Binaan Di LP Perempuan Kelas II A Martapura. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas, 6(1), 108–117.
Johari, S. F., & Purwanto, H. (2023). Efektivitas Pembinaan Residivis di Rumah Tahanan Kelas IIB Wonosobo di Tinjau dari Aspek Kriminologi. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 3(3), 141–152. https://doi.org/10.18196/ijclc.v3i3.17474
Karelina, Y., & Susila, M. E. (2021). Faktor Kriminologi Narapidana Residivis Pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kota Tasikmalaya. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 2(2), 115–125. https://doi.org/10.18196/ijclc.v2i2.12422
Ma’ruf, M. G. (2019). Hubungan Konsep Diri dan Self Control dengan Kebermaknaan Hidup. Indonesian Psychological Research, 1(1), 11–24. https://doi.org/10.29080/ipr.v1i1.166
McCrae, R. R., & Costa, P. T. (2003). Personality in Adulthood A Five-Factor Theory Perspective Second Edition. New York: The Guilford Press.
Morgan, N., & Del Fabbro, G. (2018). Factors associated with recidivism at a South African forensic psychiatric hospital. South African Journal of Psychiatry, 24(1), 1–9. https://doi.org/10.4102/sajpsychiatry.v24i0.1125
Pasmawati, H. (2015). Pendekatan Logoteraphy Dalam Konseling. Syi’ar, 15(1), 53–64.
Periantalo, J. (2015). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Putra, T. D. H., Pio, R. J., & Rumawas, W. (2022). Dampak Altruisme , Pemaafan , dan Trait Kepribadian Terhadap Kebahagiaan ( Studi pada Narapidana yang Menjalani Reintegrasi di Sulawesi Utara ). Jurnal Pendidikan, 6(2011), 14486–14501.
Rahmalia, P., Kardinah, N., Kurniadewi, E., Psikologi, F., Islam, U., Sunan, N., & Djati, G. (2019). Tipe Kepribadian Conscientiousness Dan Self-Regulated Learning Mahasiswa Dalam Menghafal Alquran Juz 30. Jurnal Psikologi Islam, 6(2), 63–78. https://jpi.api-himpsi.org/index.php/jpi/article/view/85
Ricca, V. S., & Munthe, A. (2015). Hubungan Bersyukur Dengan Makna Hidup Narapidana Anak Di Lembaga Permasyarakatan Anak Kelas ii b Pekanbaru. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 18(1), 41–61.
Rubianto, L., Nathania, A. J., Prawesthy, G. A., Mutalim, H., Yosua, I., & Dahesihsari, R. (2021). Hubungan Conscientiousness Dengan Pertimbangan Protokol Kesehatan Dalam Perilaku Konsumsi Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Psikologi MANASA, 10(2), 47–68.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: CV. Alfabeta.
Ula, S. T. (2014). Makna hidup bagi narapidana. Jurnal Hisbah, 11(1), 15-36.
Wulandari, A., & Rehulina, M. (2013). Hubungan antara lima faktor kepribadian (The Big Five Personality) dengan makna hidup pada orang dengan human immunodeficiency virus. Psikologi Klinis Dan Kesehatan Mental, 2(1), 41–47.
Yuliandhari, S. A. (2020). Efektivitas Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Guna Mencegah Terjadinya Residivis Asimilasi Di Era Pandemi Covid-19. National Conference For Law Studies, 2(1), 741–759.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Armiyati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


