Metode Role Play Terhadap Kepercayaan Diri Siswa
DOI:
https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v1i2.850Keywords:
role play method, self confidence, studentAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa ketika pembelajaran dikelas, seperti siswa tidak berani bertanya maupun mengungkapkan pendapatnya, berbicara gugup ketika maju didepan kelas, dan cenderung bergantung pada orang lain. Hal ini sesuai dengan ciri- ciri orang yang kurang percaya diri. maka dari itu, peneliti menggunakan metode role play yang dianggap dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa di Madrasah Diniyah Miftahul Huda IV Kepanjen Malang. Penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen dengan desain penelitian pre-test post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa madin Miftahul Huda IV yang berjumlah 79 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas A untuk kelas eksperimen yang berjumlah 13 orang dengan memberikan perlakuan berupa metode role play dan kelas B sebagai kelas kontrol yang berjumlah 15 orang tanpa diberikannya perlakuan. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan menggunakan uji – t (independent sample test). Hasil penelitian menunjukan bahwa kepercayaan diri siswa kelas eksperimen meningkat setelah diberikan perlakuan menggunakan metode role play. Hasil analisis uji –t independent sample test diperoleh nilai probabilitas (sig)= 0,000 dan nilai taraf signifikan sesuai rumus adalah 0,05 maka hasil kesimpulannya nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka keputusannya adalah Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya “Terdapat Pengaruh Metode Role Play terhadap Kepercayaan Diri Siswa di Madrasah Diniyah Miftahul Huda IV”.
References
Anggela, R. Suherdiyantho. Ekawati, E.E.N. Cahyaningrum, W. (2017). Penerapan simulasi dalam meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa mata kuliah seminar kuliah geografi. Jurnal Pendidikan Sosial. 4(1).
Ainurrahman. (2013). Belajar dan pembelajaran. Bandung: Alfabeta
Bafadhol, I. (2017). Lembaga pendidikan islam di indonesia. Jurnal Edukasi Islami. 06(11): 59- 65.
Biantara, A. (2013). Pengaruh penggunaan metode role playing terhadap hasil belajar ips pada siswa kelas v sd negeri blondo 3 kecamatan mungkid kabupaten magelang. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta
Farida. N. (2014). Upaya meningkatkan kerercayaan diri siswa pemaja putri yang mengalami pubertas awal melalui layanan penguasaan konten dengan teknik role playing di kelas vii smp no13 semarang tahun ajaran 2013/2014. Skripsi. Universitas Negri Semarang
Hamdayama, J. (2014). Model dan metode pembelajaran kreatif dan berkarakter. Bogor: Galia Indonesia
Handayani, Y. (2014). Penerapan metode role playing (bermain peran) dengan menggunakan media film documenter untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar ips kelas vb sd negeri 68 kota bengkulu. Skripsi, Universitas Bengkulu
Hanifiyah, N. (2012). Pengaruh pelatihan berfikir positif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas x man malang ii kota batu. Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Herlina, U. (2015). Teknik role playing dalam konseling kelompok. Jurnal Pendidikan Sosial. 2(1).
Hastjarjo, D. (2019). Rancangan eksperimen- kuasi. 27. 187. https://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi (diakses tanggal 01 September 2020)
Juminten, B & Tiurlena S. (2019). Metode pembelajaran role playing dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar ipa pada materi pertumbuhan makhluk hidup. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia. 7(2).
Latipun. (2015). Psikologi eksperimen. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press
Munir. Fatiqin, A. Kendi, I. (2017). Pengaruh penggunaan metode role playing terhadap minat belajar siswa kelas x pada materi virus di sma azhariyah palembang. Jurnal Florea. 4(1).
Putro, K. Z. (2017). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. Jurnal Aplikasi Ilmu- Ilmu Agama. 17(1).
Rafidah. (2016). Pengaruh metode role playing terhadap peningkatan hasil belajar aqidah akhlak peserta didik mts ddi kulo kabupaten sidrap. Skripsi. UIN Alauddin Makassar
Santosa, P. M. (2018) Peningkatan percaya diri siswa menggunakan metode bermain peran. Jurnal pendidikan Guru SD. 38. 3745
Sari, H. P. (2012). Upaya peningkatan rasa percaya diri peserta didik melalui aktivitas outbound di sekolah dasar islam terpadu internasional luqman hakim yogyakarta. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Seniati, L. (2011). Psikologi eksperimen. Jakarta: PT Indeks
Siregar, S. (2017). Statistik parametrik untuk penelitian kuantitatif. Jakarta: PT Bumi Aksara
Subagiyo, H. (2013). Role play. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d. Bandung: Alfabeta
Wahyuni, S. (2014). Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara didepan umum pada mahasiswa psikologi. Journal Psikologi. 1(2).
Wiyono. (2018). Penerapan teknik role playing untuk meninggkatkan self confidence siswa kelas x e sma negri 5 banjarmasi. Al Ulum Ilmu sosial dan Humaniora. 4(1).
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Ria Nur Haliza, Rizka Fibria Nugrahani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).








