Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Kemampuan Interaksi Sosial Pada Mahasiswa Etnis Pinaesaan Salatiga
DOI:
https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v6i1.9434Kata Kunci:
Kepercayaan diri, Interaksi sosial, Mahasiswa, Etnis Pinaesaan.Abstrak
Interaksi sosial merupakan keterampilan penting bagi individu untuk membangun hubungan dengan orang lain, terutama di lingkungan pendidikan tinggi dengan latar belakang budaya yang beragam. Salah satu faktor internal yang dapat memengaruhi keterampilan interaksi sosial adalah kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dan keterampilan interaksi sosial pada mahasiswa etnis Pinaesaan di Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 78 mahasiswa etnis Pinaesaan yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel acak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepercayaan diri dan skala kemampuan interaksi sosial yang disusun pada skala Likert dan didistribusikan melalui Google Forms. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dan keterampilan interaksi sosial pada mahasiswa etnis Pinaesaan di Salatiga (r = 0,328; p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan diri, semakin baik keterampilan interaksi sosial. Sebaliknya, semakin rendah kepercayaan diri, semakin rendah keterampilan interaksi sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri merupakan faktor psikologis yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas interaksi sosial siswa dalam lingkungan akademik multikultural..
Referensi
Arianti, R., Rosra, M., & Oktariana, Y. (2019). Hubungan antara percaya diri dengan interaksi sosial siswa SMK Darul Fikri Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. Jurnal ALIBKIN: Jurnal Bimbingan Konseling, 9(1), 45–54.
Basri, B., & Dwiningrum, N. R. (2020). Peran ormawa dalam membentuk nilai-nilai karakter di dunia industri (studi organisasi kemahasiswaan di Politeknik Negeri Balikpapan). Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01), 139-158.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W. H. Freeman and Company.
Chaplin, J.P. 2011. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo
Clarisa, D., Ides, S., & Surianto, F. (2022). Hubungan tingkat penggunaan media sosial, intensitas penggunaan media sosial dengan interaksi sosial pada remaja di SMK X Jakarta. I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih, 3(2), 236- 248.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nindita Belinda Kanine, Sri Aryanti Kristianingsih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


