Pola Asuh Orangtua Single Parents
DOI:
https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v3i2.2791Kata Kunci:
pola asuh, orangtua, singleparentAbstrak
Abstrak: Pola asuh merupakan perilaku serta sikap orangtua penjaga dalam membina kelangsungan hidup anak,
perkembangan serta membagikan proteksi kepada anak secara merata baik raga, sosial ataupun spiritual buat
menciptakan anak yang berkepribadian. Pola asuh ialah kegiatan lingkungan yang mencangkup bermacam-
macam tingkah laku khusus yang bekerja sama secara individual serta serentak dalam mempengaruhi tingkah
laku anak (Silalahi serta Minamo, 2010: 164). Orang tua Single Parent ialah kenyataan yang makin dianggap
biasa pada warga modern, orang tua yang terpaksa mengalaminya baik karena bercerai atau pasangan hidupnya
meninggal dunia tidak perlu terpuruk lama-lama karena mampu belajar banyak hal, seperti media massa atau
orang yang mengalaminya (Meyland, 2019). Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian ilmiah, yang bertujuan
untuk memahami adanya fenomena dalam konteks sosial secara alami dengan mengedepankan proses interaksi
komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang diteliti. (Haris Herdiansyah, 2015).
Berdasarkan temuan penelitian di lapangan, pola asuh orangtua single parent masing- masing subjek memiliki
cara pengasuhan yang berbeda- beda, dan terdapat 3 jenis pola asuh Peneliti melihat bahwa fenomena pada pola
asuh orangtua single parent di Desa Purwodadi Donomulyo Malang sebagai fenomena yang di latar belakangi
oleh suatu hal. Dimana orangtua tersebut memiliki alasan dan tujuan tertentu. hasil penelitian terdapat tiga
subjek orangtua single parents tersebut memiliki kesamaan dan perbedaan dalam pengasuhan anak. Kesamaan
dan perbedaan tersebut terdapat pada masing- masing jenis pola asuh, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh
demokratis, dan pola asuh permisif. Menurut beberapa teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti
yakni Pola Asuh Orangtua Single Parents Di Desa Purwodadi Donomulyo Malang. Terdapat beberapa keunikan
dalam pola asuh di setiap subjek yang didapatkan dari hasil wawancara. Dan berdasarkan beberapa pola asuh
orangtua menyimpulkan bahwa ketiga subjek memiliki kesamaan dan juga perbedaan dalam pola asuh orangtua,
baik pola asuh otoriter, domokratis, dan permisif.
Referensi
Arifin, A. A., & Ummah, D. M. (2018). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Tunggal Dalam Keluarga Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 2(1), 52.
Arumsari, A. D. (2020). Pola Asuh Orang Tua Dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. MOTORIC (Media of Teaching Oriented and Children), 4(2), 207–214.
Astuti, N. D., & Suhartono, S. (2020). Hubungan Pola Asuh Single Parent Terhadap Perkembangan Mental Emosional Anak Di Tk Semanding. Indonesian Journal of Professional Nursing, 1(1), 1.
Hadi, A., Asrori, & Rusman. (2021). Penelitan Kualitatif. In CV.Pena Persada.
Hartanti, E. (2017). Pola Asuh Orang Tua Single Parent Dalam Perkembangan Kepribadian Anak di Desa Jetis Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung. Skripsi, 1–3.
Isma, N. (2012). peranan orang tua tunggal (single parents) dalam pendidikan moral anak (studi kasus delapan orang ayah di desa Songing Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai). Jurnal Sosialisasi Pendidikan Sosiologi-FIS UNM, 2(1), 1–5.
Kartika, ayu D. (1907). POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK SELAMA PANDEMI DI LINGKUNGAN III KECAMATAN MEDAN AEA KELURAHAN PASAR MERAH TIMUR Devi Kartika Ayu. 11(1), 80–93
Lubis, A. A., Oktariana, R., Hayati, D. F., Bina, U., & Getsempena, B. (2021). Pola Asuh Orang Tua Single Parent Dalam Perkembangan Kepribadian Anak Studi Kasus Di Desa Kota Lintang Kec Kota Kuala Simpang Aceh Tamiang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1).
Marlina, M., & Prayitno, A. (2021). Pola Asuh Orang Tua Singleparent dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak. EduBase : Journal of Basic Education, 2(1), 30.
Maulana, A. (2021). Pola Asuh Single Parent dalam Membentuk Kemandirian Anak di Desa Crabak Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. http://etheses.iainponorogo.ac.id/16938/1/Adam Maulana
Meryland, S., & Emmy, S. (2019). Peran Ibu Sebagai Orang Tua Tunggal Dalam Mendidik Anak Di Desa Lancang Kuning Utara. Jurnal Masyarakat Maritim, 3(2), 2019.
Min, A. (2014). Hakikat Pola Asuh. 18–20.
Nasution, N. H., Dasopang, M. D., & Fikri, S. (2020). Pola Asuh Orang Tua Single Parent dalam Mendukung Pendidikan Formal Anak di MTsS Al-Abror Muarasoma Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal. Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman, 7(1), 46–64.
Putri, F. S., & Lestari, T. (2021). Dampak Pola Asuh Terhadap Kemandirian Anak Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1700–1706.
Raco, J. (2018). Metode penelitian kualitatif: jenis, karakteristik dan keunggulannya.
Saputri, A. E. (2020). Pengaruh pola asuh orang tua tunggal (single parent) ibu terhadap tingkat kedisiplinan melaksanakan shalat fardhu siswa MA NU Al-Hikmah Semarang. Eprints.Walisongo.Ac.Id.
Sunarty, K. (2016). Hubungan Pola Asuh Orangtua Dan Kemandirian Anak. Journal of Educational Science and Technology (EST), 2(3), 152.
Suprihatin, T. (2018). Dampak Pola Asuh Orang Tua Tunggal ( Single Parent Parenting ) Terhadap Perkembangan Remaja. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Unissula, 145–160.
Wenno, V. K. (2012). Universitas Kristen Indonesia Maluku. November 2020, 12–16.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Wulan Charisma Fitri, Rizka Fibria Nugrahani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


