Pengendalian Diri Pada Penderita OCD
DOI:
https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v1i1.552Kata Kunci:
pengendalian diri, penderita gangguan obsesif kompulsifAbstrak
Pengendalian diri adalah kemampuan diri dalam mengontrol/menahan atau memberi batasan pada emosi dan perilaku yang akan dilakukan. Sedangkan OCD identik dengan pikiran menetap dan perilaku berulang yang terus menerus. Sehingga pengendalian diri dapat membantu penderita OCD dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian diri pada penderita Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang. Karena spesifiknya subjek maka peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan observasi partisipasi pasif, wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan karakteristik penderita OCD yang dialami menyebabkan perilaku dan pengendalian diri yang dilakukan berbeda pula. Dan setiap pengendalian diri yang dilakukan dapat dikategorikan ke dalam beberapa aspek pengendalian diri. Adapun dari ketiga aspek pengendalian diri yang umum dilakukan oleh subjek adalah aspek kontrol perilaku. Dimana subjek dalam penelitian ini, lebih mampu mengendalikan gangguannya dengan cara memodifikasi suatu keadaan yang tidak menyenangkan menjadi sesuatu yang tetap bisa dilakukan. Hal ini berkaitan pula pada taraf kecerdasan diatas rata-rata yang dimiliki setiap subjek pada saat pemeriksaan
Referensi
Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press
Azizah, N. (2014). "Dinamika Psikologis penderita OCD". Skripsi. Fakultas Psikologi Program Studi Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Chaplin, J.P. (2014). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Halgin, R. P., & Whitbourne, S. K. (2010). Psikologi Abnormal: Perspektif Klinis pada Gangguan Psikologis. Jakarta: Salemba Humanika
Harahap, J. Y. (2017). Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Ketergantungan Internet Di Pustaka Digital Perpustakaan Daerah Medan. Jurnal Edukasi FTK UIN Ar-Raniry. Vol. 3 No. 2. Dalam link http://jurnal.ar-raniry.ac.id. Diakses pada tanggal 16 Juli 2019.
Herdi, I. (2016). Proses komunikasi Interpersonal yang dibagun orang tua kepada anak penyandang OCD. Jurnal e-komunikasi Universitas Kristen Petra Surabaya. Vol 4 No.1. Dalam link http://publication.petra.ac.id/ Diakses pada tanggal 16 Juli 2019
Kurniawan, F. (2016). Gambaran Karakteristik Pada Pasien Gangguan Jiwa Skizofrenia di Instalasi Jiwa RSUD Banyumas tahun 2015. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Kusmawan. (2013). "Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja UKM dengan metode Balanced Scorecard dan Pembobotan Prioritas Kinerja dengan metode Analytical Hierarchy Process (studi kasus pada CV Sanjaya Putra Lestari)". Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga
Lexy J, Moleong. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Maramis, W.F. 2009. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga press
Muslim, Rusdi. (2013). Diagnosis Gangguan Jiwa, Rujukan Ringkas PPDGJ-III dan DSM-5. Perpustakaan Nasional. Jakarta: PT Nuh Jaya
Rahmawati, Wibowo, B.Y., Legiani, W.H., (2019). Studi Deskriptif Orang Dengan Obsesive Compulsive Disorder dan Hubungan Interpersonal Dalam Keluarga. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP. Vol. 2, No.1. Dalam link http://jurnal.untirta.ac.id. diakses pada tanggal 6 Desember 2020
Sugiono. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta Cipta
Sutardjo. (2010). Pengantar Psikologi Abnormal. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Wicaksono, Y. I. (2016). Gejala Gangguan Jiwa dan Pemeriksaan Psikiatri dalam Praktek Klinis. Malang: Media Nusa Creative
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Sherlia Nailus Salamah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


