Analisis Pemikiran Muhammad Mansur Dalam Hisab Awal Bulan Kamariah
DOI:
https://doi.org/10.58788/alwijdn.v3i2.141Abstrak
Hasil perhitungan awal bulan kamariah, idealnya harus sama atau mirip, karena benda yang dihitung adalah sama. Namun realitanya, hasil hitungan dari beberapa metode yang ada menunjukkan adanya perbedaan. Masing-masing pengguna metode tersebut mengamalkan hasil hitungannya sehingga hal ini memicu perbedaan hari raya di Indonesia. Jika hal ini dibiarkan, maka akan sulit mewujudkan hari raya secara bersama-sama. Penelitian ini difokuskan kepada pemikiran Muhammad Mansur dalam hisab awal bulan kamariah yang tertuang dalam karya monumentalnya, Sullam al-Nayyirain.
Kata Kunci: Hisab Awal Bulan, Kitab Sullam al-Nayyirain.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2018 Shofiyulloh Shofiyulloh

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.













