OPTIMALISASI PENGOLAHAN RIMPANG DENGAN ALAT PENGERING HEMAT ENERGI UNTUK MENDUKUNG USAHA MIKRO DI BIDANG JAMU TRADISIONAL DI DESA SENGGURUH
DOI:
https://doi.org/10.33379/attamkin.v7i2.6382Kata Kunci:
rimpang, alat pengering hemat energi, usaha mikro, jamu tradisional, desa sengguruhAbstrak
Pengolahan rimpang sebagai bahan dasar produksi jamu tradisional memegang peranan penting dalam industri kesehatan berbasis herbal. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh usaha mikro di Desa Sengguruh adalah keterbatasan alat pengolahan yang efisien, khususnya pada proses pengeringan rimpang yang mempengaruhi kualitas produk akhir. Artikel ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pengeringan rimpang dengan penerapan alat pengering hemat energi. Metode yang digunakan meliputi perancangan, instalasi, dan pelatihan penggunaan alat pengering berbasis biomassa, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas rimpang kering. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan alat pengering hemat energi dapat mengurangi waktu pengeringan hingga 40% dan meningkatkan kualitas produk jamu dalam hal kandungan nutrisi dan kebersihan. Selain itu, teknologi ini juga berkontribusi pada penurunan biaya produksi dan mendukung keberlanjutan usaha mikro di Desa Sengguruh. Implementasi alat pengering ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan usaha mikro lainnya di bidang jamu tradisional di daerah pedesaan.
Referensi
Agustina, M., & Hidayat, R. (2024). Peningkatan kualitas produksi jamu melalui penerapan teknologi pengeringan modern. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 7(2), 76-85.
Aminah, S., Wahyuni, A., & Widodo, P. (2020). Peningkatan kapasitas usaha mikro jamu tradisional melalui inovasi teknologi. Jurnal Pengabdian dan Teknologi, 9(3), 89-97.
Gunawan, A., Rahayu, S., & Wijayanti, E. (2022). Analisis pengaruh metode pengeringan terhadap kualitas rimpang temulawak. Jurnal Teknologi Pangan, 15(1), 45-53.
Haryanto, A., Widodo, S., & Suryani, D. (2023). Pendekatan partisipatif dalam pengembangan usaha mikro di pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 10(2), 67-75.
Kusuma, N., Wulandari, D., & Rahayu, S. (2023). Perancangan alat pengering hemat energi untuk mendukung industri herbal. Jurnal Teknik Mesin dan Energi Terbarukan, 5(2), 34-42.
Lestari, P., Utami, R., & Mulyadi, Y. (2023). Pemberdayaan usaha mikro melalui teknologi pengering berbasis energi terbarukan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(3), 87-95.
Meditama, R. F., & Purwady, A. K. (2024). PERANCANGAN MESIN PENGERING RIMPANG UNTUK RUMAH PRODUKSI JAMU CELUP TRADISIONAL. Steam Engineering, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.37304/jptm.v6i1.8346
Nugroho, E., Wijayanto, A., & Pratama, T. (2024). Evaluasi dampak penggunaan teknologi pengering di bidang usaha mikro. Jurnal Teknologi Terapan, 12(1), 55-63.
Prasetyo, I., & Suryanto, A. (2023). Kolaborasi teknologi dan kearifan lokal dalam pengembangan usaha jamu tradisional. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 101-108.
Putra, D., & Wijaya, A. (2021). Studi pengeringan rimpang dengan metode kombinasi sinar matahari dan biomassa. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 14(1), 55-64.
Putra, H., Rahmat, A., & Suryadi, F. (2021). Penggunaan teknologi pengering hemat energi untuk usaha mikro. Jurnal Teknologi dan Inovasi Pertanian, 9(1), 91-98.
Rahman, T., Fauziah, A., & Rachmawati, D. (2022). Pengaruh pengeringan biomassa terhadap kualitas rimpang kunyit. Jurnal Bioteknologi dan Pangan, 10(1), 24-31.
Rahmat, B., Hartono, W., & Wijaya, S. (2023). Pemanfaatan limbah biomassa sebagai energi alternatif. Jurnal Energi Terbarukan, 15(2), 44-53.
Sari, L., & Nugroho, D. (2021). Efisiensi energi dalam proses pengeringan rimpang herbal. Jurnal Energi Terbarukan, 13(2), 59-66.
Setiawan, R., Pratama, F., & Hermawan, B. (2021). Pengembangan alat pengering berbasis biomassa untuk pengolahan bahan herbal. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 6(4), 123-130.
Setyawan, D., & Wibowo, E. (2020). Teknologi tepat guna berbasis biomassa untuk pengolahan hasil pertanian. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 8(3), 112-120.
Sudarmadi, S., Hartanto, B., & Santoso, D. (2023). Model pemberdayaan usaha mikro berbasis teknologi tepat guna. Jurnal Pengabdian dan Inovasi Teknologi, 11(3), 74-82.
Suharti, S., & Purnomo, H. (2021). Peningkatan nilai tambah produk herbal melalui inovasi teknologi pengolahan. Jurnal Herbal Indonesia, 9(2), 113-120.
Suryadi, R., & Pratama, F. (2022). Efektivitas alat pengering biomassa pada produksi herbal di pedesaan. Jurnal Teknologi dan Pengembangan Desa, 6(1), 91-98.
Susanto, R., Gunawan, P., & Lestari, Y. (2023). Pelatihan teknologi tepat guna untuk pengembangan usaha mikro di desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Terpadu, 5(4), 102-110.
Wahyuni, I., Setiawan, H., & Nugraha, F. (2023). Pengaruh inovasi alat pengering terhadap produktivitas usaha mikro herbal. Jurnal Inovasi Teknologi Pertanian, 11(3), 98-106.
Wardhana, A., Ningsih, Y., & Subroto, P. (2020). Teknologi tepat guna dalam mendukung pengembangan usaha jamu tradisional di pedesaan. Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian, 12(2), 74-81.
Wibowo, M., & Setiawan, N. (2023). Pengembangan teknologi pengering berbasis biomassa untuk industri rumahan. Jurnal Rekayasa Mesin, 7(2), 59-66.
Yuniarti, F., Santoso, B., & Saputra, M. (2023). Pemberdayaan usaha mikro berbasis teknologi dalam pengolahan rimpang herbal. Jurnal Ilmu dan Teknologi Herbal, 7(2), 112-120.
Yusuf, A., & Prasetyo, I. (2023). Desain alat pengering hemat energi untuk pengolahan rimpang herbal. Jurnal Teknologi dan Inovasi, 6(2), 89-98.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 RATNA MEDITAMA, Ary Kusuma Purwady, Annisa’ carina, Agus Dwi Putra, Harsalim Aimunandar Jayaputra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).