Optimalisasi Digitalisasi Media Sosial sebagai Strategi Promosi Wisata Desa Senggreng
DOI:
https://doi.org/10.33379/at-tamkin.v9i1.9520Keywords:
Digitalisasi, media sosial, promosi wisata, desa wisata, pengabdian masyarakatAbstract
Digitalisasi promosi wisata menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan daya saing desa wisata di era perkembangan teknologi informasi. Desa Senggreng memiliki potensi wisata yang menarik, seperti Rajut Indah dan Sumber Duren, namun promosi yang dilakukan sebelumnya masih terbatas dan belum optimal memanfaatkan media sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan promosi wisata melalui pembuatan dan pengelolaan media sosial sebagai sarana promosi digital. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan pendataan potensi wisata, dokumentasi foto dan video, pembuatan serta pengelolaan akun media sosial, penyusunan konsep konten promosi, dan pelatihan dasar pengelolaan media sosial bagi pengelola wisata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media sosial desa wisata mulai aktif dan memiliki konten promosi yang lebih terstruktur dan menarik, sehingga berpotensi menjangkau masyarakat yang lebih luas. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan eksistensi dan daya tarik wisata Desa Senggreng. Optimalisasi media sosial secara berkelanjutan menjadi langkah strategis dalam mendukung perkembangan ekonomi dan kemandirian desa.
References
Adhanisa, C., & Fatchiya, A. (2017). Efektivitas penggunaan media sosial sebagai media promosi pariwisata. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 1(4), 521–534.
Bargandini, R., & Arsawati, N. N. J. (2022). Strategi pengembangan desa wisata berbasis community-based tourism dalam mendukung pariwisata berkelanjutan. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 16(2), 123–135.
BİLGİN, Y. (2018). The effect of social media marketing activities on brand awareness, brand image and brand loyalty. Business & Management Studies: An International Journal, 6(1), 128–148. https://doi.org/10.15295/bmij.v6i1.229 DOI: https://doi.org/10.15295/bmij.v6i1.229
Buhalis, D. (2008). Progress in information technology and tourism management: 20 years on and 10 years after the Internet—The state of eTourism research. Tourism Management, 29(4), 609–623. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2008.01.005 DOI: https://doi.org/10.1016/j.tourman.2008.01.005
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson.
Mahadewi, N. M. E., & Sudana, I. P. (2017). Model strategi pengembangan desa wisata berbasis masyarakat di Desa Kenderan, Gianyar, Bali. Jurnal Analisis Pariwisata, 17(1), 41–45.
Marpaung, H., Safitri, R., & Purnama, A. (2024). Transformasi digital dalam pengembangan destinasi wisata berbasis desa. Jurnal Pariwisata Nusantara, 5(1), 55–68.
Nurhayati, E. (2020). Pelestarian seni tari tradisional melalui pemberdayaan sanggar seni di era digital. Jurnal Seni dan Budaya, 12(2), 87–98. DOI: https://doi.org/10.26740/geter.v2n2.p12-21
Paranata, A., Nurmadewi, & Purnama, A. (2023). Strategi pemasaran digital dalam meningkatkan daya saing desa wisata. Jurnal Manajemen Pariwisata, 9(2), 101–112. DOI: https://doi.org/10.36441/snpk.vol2.2023.144
Retnasary, M., Setiawati, S. D., & Fitriawati, D. (2019). Strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial Instagram. Jurnal Kajian Komunikasi, 7(1), 34–45. DOI: https://doi.org/10.51977/jiip.v1i1.130
Ryan, C. (2017). The tourist experience: Contemporary perspectives. Routledge.
Safitri, R., Marpaung, H., & Sumarsono, T. (2021). Evaluasi efektivitas promosi digital pada destinasi wisata berbasis masyarakat. Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas, 3(2), 77–89.
Smith, M. K. (2011). Issues in cultural tourism studies (2nd ed.). Routledge.
Suprihatin, T. (2020). Strategi pengembangan desa wisata berbasis digital marketing. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 25(3), 210–220.
Supriyadi. (2021). Pengaruh search engine optimization (SEO) terhadap peningkatan visibilitas website destinasi wisata. Jurnal Teknologi Informasi dan Pariwisata, 4(1), 15–24.
Taufik, A., & Ayuningtyas, E. A. (2020). Pengembangan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 18(2), 145–156.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. (2009). Pemerintah Republik Indonesia.
Wulandari, D. (2020). Peran media sosial dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata desa. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(1), 1–12.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diana Kusumaningrum, Rochmatin, Fitria Tahta Alfina, Silvy Nur Anggraeni, Muhammad Galie Rohmatullah, Ulin Nuha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).