Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Komitmen Organisasi dan Burnout Terhadap Kinerja Karyawan

(Studi pada Karyawan Non-Manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta)

Penulis

  • Jonathan Christ UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Tri Mardiana UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Hery Sutanto UPN “Veteran” Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36636/dialektika.v5i2.463

Kata Kunci:

Kepemimpinan Transformasional, Komitmen Organisasi, Burnout, Kinerja Karyawan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh kepemimpinan transformasional , komitmen organisasi, dan burnout secara parsial terhadap kinerja karyawan non-manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta, (2) Pengaruh kepemimpinan transformasional, komitmen organisasi dan burnout secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan non-manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta, (3) Variabel mana yang berpengaruh paling dominan terhadap kinerja karyawan non-manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini bersifat sampling jenuh (sensus), dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Jumlah karyawan non-manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta sejumlah 116 orang. Penelitian ini menggunakan metode survei yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan angket sebagai alat penelitian. Pengambilan data dengan wawancara dan kuesioner disusun dengan Skala Likert dan kemudian dihitung dengan metode SPSS. Hasil dari peneltian ini adalah (1) Kepemimpinan transformasional, komitmen organisasi, dan burnout berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan non-manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta; (2) Kepemimpinan transformasional, komitmen organisasi dan burnout berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan non-manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta; (3) Kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh paling dominan terhadap kinerja karyawan non-manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta.

Referensi

Allen, N., & Mayer, J. (1991). The Measurement and Antecedents of Affective Continuance, Normative Commitment to the Organizational. Journal of Occupational Psychology, 63 (1) :1-18.

Amerthadi S., I., & Suana, I. (2016). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Bagus Hayden Kuta, Bali. E-jurnal Manajemen Unud, Vol 5, No 2, 11331-

Bass, B., & Avolio, B. (1993). Transformational Leadership and Organizational Culture. Spring: PAQ.

Cherniss, C. (1987). Staff Burnout: Job Stress in The Human Services. London: Dage Publications.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS 22. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gibson, J. (2003). Struktur Organisasi dan Manajemen. Jakarta: Erlangga 5.

Jewell, L., & Siegall, M. (1998). Psikologi Penerapan Untuk Memecahkan Berbagai Masalah di Tempat Kerja, Perushaan, Industri dan Organisasi. Jakarta: Arcan.

Juniarari. (2011). Komitmen Organisasi. Jakarta.

Kreitner, R., & Kinicki, A. (1992). Organizational Behavior (2nd ed.). Boston: Richard, D. Irwin, Inc.

Kuntjojo. (2009). Metode Penelitian. Kediri: Universitas Nusantara PGRI.

Mangkunegara, & Anwar Prabu, A. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Maslach, C., & Jackson, S. (1981). The Measurement of Experienced Burn-out. Journal of Occupational Behaviour, Vol.2.99-113.

Maslach, C., Schaufeli, W., & Leiter, M. (2001). Job Burnout. Annual Review of Psychology, 52,397-422.

Nurjayadi, D. (2004). Burnout Pada Karyawan. Pronesis.

O. Mahendra, K., & Mujiati, N. (2015). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Disiplin Kerja, dan Burnout Pada Kinerja Karyawan Arma Museum and Resort. E-jurnal Manajemen Unud, Vol. 4, No 10, 3172- 3197.

Porter, L., & Steers, R. (1983). Employee organization Link ages: The Psychology of Commitment, Absenteeism, and Turnover. New York: Academic Press.

Prawirosentono, S. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE.

Robbins, & Judge. (2010). Perilaku Organisasi. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Rosyid, H. (1996). Burnout: Penghambat Produktivitas Yang perlu Dicermati. Bulletin Psikologi, IV (1) : 19-25.

Rosyid, H., & Farhati, F. (1996). Karakteristik Pekerjaan, Dukungan Sosial dan Tingkat Burnout Pada Non-Human Service Corporation. Jurnal Psikologi, 1:1-12.

Sekaran, U. (2011). Research Methods for business Edisi I and 2. Jakarta: Salemba Empat.

Simamora, H. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia edisi ketiga. Yogyakarta: STIE YKPN.

Siswanti, Y. (2015). Meraih Kepemimpinan Manajerial yang "SMART". Yogyakarta: Wimaya Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT. Alfabet.

Sutjipto. (2001). Apakah Anda Mengalami Burn-out? Jurnal Pendidikan Penabur, No 1/ Thn 1, Hal 6-31.

Yanuar, S., & Hari, M. (2010). Pengaruh Faktor Job Demand terhadap Kinerja dengan Burnout sebagai variabel moderating pada karawan produksi PT. Tripilar Beton Mas Salatiga. Jurnal Ilmu Manajemen, 3 (6), pp:47-68.

Yukl, A. (2012). Kepemimpinan Dalam Organisasi. Jakarta: Prenhallindo.

Diterbitkan

2020-09-28

Cara Mengutip

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Komitmen Organisasi dan Burnout Terhadap Kinerja Karyawan: (Studi pada Karyawan Non-Manajerial Hotel Grand Aston Yogyakarta). (2020). DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 5(2), 220-229. https://doi.org/10.36636/dialektika.v5i2.463

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama