Sistem Pendukung Keputusan Penerima Dana Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT)

Authors

  • Abduloh Universitas Sangga Buana
  • Gunawansyah Universitas Sangga Buana

DOI:

https://doi.org/10.33379/gtech.v6i2.1679

Keywords:

Sistem Pendukung Keputusan, Penerima Bantuan, Rutilahu, MAUT

Abstract

Bantuan rumah tidak layak huni merupakan salah satu program pemerintah untuk penanggulangan kemiskinan dari segi kebutuhan tempat tinggal. Keputusan terhadap masyarakat di desa Wangunjaya yang akan menerima bantuan hanya didasarkan pada laporan rukun tetangga (RT) dan diskusi antara kepala masyarakat dan aparat pemerintah desa. Hasil konsultasi dipertanyakan oleh beberapa pihak karena ada kecenderungan kuat terhadap unsur-unsur subjektif yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial di antara mereka yang tidak menerima bantuan. Oleh karena itu perlu dibuat aplikasi sistem pendukung keputusan penerima dana bantuan rumah tidak layak huni menggunakan metode Multi Attribute Utility Theory. Dengan menggunakan metode tersebut sistem dapat menghasilkan data yang lebih objektif, dan perhitunganya dapat dilihat oleh semua orang. Sistem telah diuji dengan menggunakan black box hasil akhir menyatakan bahwa fungsionalitas sistem berfungsi dengan baik dan hasil rata-rata kuesioner untuk seluruh pertanyaan adalah 89% Sangat Setuju, menyatakan bahwa sistem sudah siap dan mudah untuk digunakan.

References

Hadinata, N. (2018). Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Pada Sistem Pendukung Keputusan dalam Menentukan Penerima Kredit. Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi Dan Komputer), 7(2), 88. https://doi.org/10.32736/sisfokom.v7i2.562

Jamaludin, I., Sudarsono, N., & Mustika, A. I. (2014). Sistem Penunjang Keputusan Kelayakan Penerima Bantuan Dana Rutilahu Dengan Metode Ahp. Seminar Nasional Informatika (SNIf), 1(1), 276–283.

Kristyawan, Y. (2017). Sistem Pendukung Keputusan Distribusi Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni pada Kab Sampang Menggunakan Metode Vikor. Inform : Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.25139/inform.v2i1.402

Kusumawardani, D. (2019). Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Dengan Menggunakan Metode Weighted Product (WP). Februari, 2(1), 2655–2755. https://jurnal.ikhafi.or.id/index.php/jukomika/83

Nalatissifa, H., & Ramdhani, Y. (2020). Sistem Penunjang Keputusan Menggunakan Metode Topsis Untuk Menentukan Kelayakan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika Dan Rekayasa Komputer, 19(2), 246–256. https://doi.org/10.30812/matrik.v19i2.638

Sakir, Bhakti Gusti Walinegoro, A. (2022). Pengembangan Desa Digital Sebagai upaya Meningkatkan Potensi Kalurahan Sendangagung, kapanewon Minggir Kabupaten Sleman. 5, 1820–1827.

Salim, M. A. (2018). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Penerima Bantuan Perbaikan Rumah Menggunakan Metode Simple Additive Wieghting (SAW) Studi Kasus Kelurahan Tambelan Sampit Kota Pontianak. 7, 120–121.

Sudin Saepudin, Dudih Gustian, & Heri Firmansyah. (2019). Sistem Pendukung Keputusan Dengan Simple Additive Weighting Dalam Pemilihan Calon Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni. Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 10(2), 110–119. https://doi.org/10.31849/digitalzone.v10i2.2237

Tumanggor, H., Haloho, M., Ramadhani, P., & Darma Nasution, S. (2018). Penerapan Metode VIKOR Dalam Penentuan Penerima Dana Bantuan Rumah Tidak Layak Huni. Jurikom), 5(1), 71–78. http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom%7CPage%7C71

Zainul Arifin, M. (2018). Pengelolaan Anggaran Pembangunan Desa di Desa Bungin Tinggi, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Jurnal Thengkyang, 1(1), 2–3.

Published

2022-09-12

How to Cite

Sistem Pendukung Keputusan Penerima Dana Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT). (2022). G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 6(2), 211-220. https://doi.org/10.33379/gtech.v6i2.1679

Most read articles by the same author(s)