Pengembangan Makanan Tradisional Apem Kesesi Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) dan Konsep Green Product Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Produk

Authors

  • Beta Arya Ash Shidik Universitas Selamat Sri, Indonesia
  • Yohandika Tri Apriliyanto Universitas Selamat Sri, Indonesia
  • Vidya Renatha Sari Universitas Selamat Sri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/gtech.v8i4.5504

Keywords:

Apem kesesi, Green product, QFD

Abstract

Apem kesesi is a traditional wet cake food in Pekalongan district. Apem kesesi cake has the problem of not being long-lasting, the packaging and appearance of the product is less attractive, less hygienic, impractical and the taste is not suitable for the younger generation. Therefore, it is necessary to develop apem kesesi products according to needs to improve product quality. Apem kesesi product development uses the quality faction deployment (QFD) method and the green product concept. Based on survey results, consumers want apem kesesi products that are hygienic, practical, unique, have attractive packaging and are durable. The main ingredient for making apem cake is rice flour. Add tapioca flour to give the apem cake a chewy texture, palm sugar to produce a distinctive taste and aroma, then vanilla to strengthen the taste, and sodium benzoate as a preservative. The product packaging design consists of primary packaging and secondary packaging. Based on validation tests and different tests, the results showed that the product design developed met consumer needs and was better than existing products.

References

Akao, Y. (2004). Quality Function Deployment: Integrating Customer Requirements into Product Design. New York, NY: Productivity Press, Inc.

Amri, L. H. A. Muchtar, E. Pradipta, I. Z. (2020). Kesesuaian Sifat Mutu Kemasan Karton Ivory 250 Gram Berdasarkan Persyaratan Standar Nasional Indonesia (Sni) Karton Dupleks. Jurnal Kreator. 7 (2). 73-84.

Arifin, F. (2017). Pergulatan Identitas Kultural antara Fastfood dan Kudapan. Jurnal Penelitian Humaniora. 18 (1). 47-53.

Baharudin, A. Dzaki, M. Erlangga, R. Ernah. (2023). Kajian Potensi Komoditas Vanilla Indonesia di Pasar Internasional. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, 2, ISSN 3025-0439. 108-121.

Blum, L.S. Mellisa,A. Sari,E.K. Yusadiredja, I.N. Van Liere, M. Shulman, S. Izwardy, D. Menon, R. Tumilowicz, A. (2019). In-depth assessment of snacking behaviour in unmarried adolescent girls 16–19 years of age living in urban centres of Java, Indonesia. Matern Child Nutr. 15(4): e12833. DOI: 10.1111/mcn.12833

BPOM. (2013). Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengawet. No. 36.

Cahayati, I. Widodo, S.F.A. Setiadi, B.R. (2024). Diversifikasi Rasa Baru Apem Yaqowiyyu Jatinom untuk Meningkatkan Kualitas Produk Unggulan di Kabupaten Klaten. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara. 8(1). 97-107. DOI: https://doi.org/10.29407/ja.v8i1.19049

Christiana, M. Nurcahyo, A. Muhaimin, A. (2021). Socialization Of Healthy Cooking To Support Business Development Prima Karya Katering In Brumbungan Village Districts Central Semarang. Jurnal Tematik, 3(1). 42-47.

Cohen, L. (1995). Quality Function Deployment “How to make QFD work for you”. New York: Addison Wesley Publishing Company.

Dewi, L.Z. Suyatna, O.H. (2023). Analisis Kecenderungan Logo Dan Kemasan Restoran Ayam Geprek Di Kecamatan Coblong. Jurnal Komunikasi Visual Wimba. 14 (2), 138-153.

Djalal, M. Wangdi, J.T. Dirpan, A. Bastian, F. Latief, R. Ainani, A.F. & Yolanda, D.S. (2022). Traditional Indonesian food: A bibliometric review from 2013-2022. Canrea Journal: Food Technology, Nutritions, and Culinary. 5(2). 172-182. https://doi.org/10.20956/canrea.v5i2.736.

Evi, R. (2024). Kelebihan Jenis Logo Kombinasi untuk Membangun Merek. Diakses dari https://jasalogo.id/artikel/kelebihan-jenis-logo-kombinasi-untuk-membangun-merek/

Fadli, R. (2017). Manfaat Vanili Bubuk selain untuk Proses Pembuatan Kue. Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/manfaat-vanili-bubuk-selain-untuk-proses-pembuatan-kue?srsltid=AfmBOopQyBGBQhoMKi86soVzDKXsEIjyJZluDX1-4oIB-JzPlyXIeZKK

Farida, E. Kholidah, N. R. J. Sarjono. (2020). Penerapan Pembelajaran Psikologi Warna untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Memilih Warna pada Desain Kemasan Produk Prodi Manajemen FEB UNISMA. Jurnal Inovasi Pendidikan Ekonomi. 10(1), 40-47.

Fathimahhayati, L.D. Halim, C.I. Widada, D. (2019). Perancangan Kemasan Kerupuk Ikan Dengan Menggunakan Metode Kansei Engineering. Jurnal REKAVASI. 7(2), 47-58.

Fibril, D.L.N. Ayouaz, S. Utami, R.F. Muhammad, D.R.A. (2022). Current situation and future direction of traditional foods: A perspective review. Canrea Journal: Food Technology, Nutritions, and Culinary. 5(1). 112-126. https://doi.org/10.20956/canrea.v5i1.633.

Fitriani, P.A. Imamah, I.N. U’lwiyyah, K. & Hidayatullah, A. (2023). Strategi Komunitas Pedagang Muslim Apem Dalam Menjaga Stabilitas Pendapatan Di Desa Kesesi. Jurnal Manajemen Dakwah. 4(1).

Ghony, D., & Almanshur, F. (2012). Metodologi Penelitian kualitatif. Jakarta: Ar ruzz Media.

Ginting, R. Ishak, A. Malik, A.F. Satrio, M.R. (2020). Product Development with Quality Function Deployment (QFD) : A Literature Review. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering 1003 012022. doi:10.1088/1757-899X/1003/1/012022

Giovanni, P.D. Zaccour, G. (2023). A survey of dynamic models of product quality. European Journal of Operational Research. 307. 991-1007 . https://doi.org/10.1016/j.ejor.2022.06.010

Guerrero L, Guàrdia MD, Xicola J, Verbeke W, Vanhonacker F, Zakowska-Biemans S, et al. (2009). Consumer-driven definition of traditional food products and innovation in traditional foods. A qualitative cross-cultural study. 52(2):345–54. https://doi.org/10.1016/j.appet.2008.11.008

Hanungrahani, P.H. Zakiah, S. Gusnadi, D. (2023). Modifikasi Apem Kukus Dengan Penambahan Pati Ganyong. Jurnal Pengolahan Pangan. 8 (2). 113-118.

Hendarsih, I. (2017). Analisis Konsep Green Product Sebagai Pelaksanaan Etika Bisnis Pada Perusahaan. Widya Cipta : Jurnal Sekertari dan Manajemen. Vol.1 No.1.

Hutauruk, F.N. Dewi, K. Siregar, A.Z. (2024). Pentingnya Pembuatan Kemasan Serta Labeling Home Industri Kue Basah Dan Kue Kering Kecamatan Medan Selayang. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA). 3(2). 52-58.

Imroatun, Farhah, G. Amanda, D. Erlangga, H.N. Kurnia, I. & Prabandari, D. (2023). Otentikasi Taoge Goreng Sebagai Makanan Tradisional Khas Kota Bogor. Journal of Food and Culinary. 6(1). 1-13. https://doi.org/10.12928/jfc.v6i1.8003.

Insani, W. Yusa, N.M. & Hatingsih, S. (2023). Pengaruh Perbandingan Tepung Okara dan Tepung Beras Terhadap Karakteristik Kue Apem. Itepa: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan. 12 (1). 1-13.

Jiraya, S.D. Sekar, A.Y. (2021). Pemanfaatan Kertas Karton Kemasan Sebagai Plat Cetak untuk Teknik Block Printing. Jurnal ATRAT. 9(3).

Juran, J.M. (1993). Quality Planning and Analysis: From Product Development Through Use. New York: McGraw Hill.

Kahlon, T. S. Avena-Bustillos, R. J. & Chiu, M. C. M. (2016). Sensory evaluation of gluten free quinoa whole grain snacks. Heliyon, 2(12), e00213.

Karimah, N. Rosidin, O. Devi, A. (2022). Teknik Pengolahan Makanan Dalam Leksikon Bahasa Indonesia Dan Bahasa Inggris. Jurnal LITERASI, 6 (2). 191-198.

Kencana, N. (2024). 8 Jenis Logo Yang Harus Anda Ketahui. Diakses dari https://www.zarla.com/id/panduan/jenis-jenis-logo

Kotler & Phillip. (1996). Manajemen Pemasaran, Edisi Ketiga, Jilid I dan II. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Margono, S. (2004). Metodologi Penelitian Pendididkan. Jakarta: Rineka Cipta.

Meliza, M. (2022). Pelatihan Pengemasan Produk Sebagai Strategi Pemasaran Ikan Nila Desa Degayu Pekalongan Utara. Jurnal Abdi Panca Marga, 3(2), 51–54. https://doi.org/10.51747/abdipancamarga.v3i2.981

Muhandri, T. Hasanah, U. & Amanah, A (2020). Perilaku Konsumen Terhadap Jajanan Tradisional di Kabupaten Pekalongan. Jurnal Mutu Pangan. 8(1). 10-16. DOI: 10.29244/jmpi.2021.8.1.10

Nababan, J.P.P. Arihantana, N.M.I.H. Puspawati, G.A.K.D. (2023). Pengaruh Perbandingan Tepung Beras dengan Tepung Pisang (Musa paradisiaca L.) Terhadap Karakteristik Kue Apem Kukus. Itepa: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan. 12 (3). 729-742.

Nurcahyono, O. H. (2018). Pendidikan Multikultural Di Indonesia: Analisis Sinkronis Dan Diakronis. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi dan Antropologi. 2(1). 105-115.

Nuryadi. Astuti, T. D. Utami, E. S., & Budiantara, M. (2017). Dasar-Dasar Statistik Penelitian. Yogyakarta: Sibuku Media

Ottman, J.A., et al. (2011). Green Marketing Myopia: Ways to Improve Consumer Appeal for Environmentally Preferable Products. Environment. 48 (5): 22- 36.

Permatasari, I. Sartika, D. Saluza, I. & Roswaty, R. (2023). Strategi Produk Dengan Pelatihan Pengemasan Produk Pada Kelompok Usaha Keripik Singkong Rk. Jurnal Abdimas Mandiri, 7(1), 1–6. https://doi.org/10.36982/jam.v7i1.2914

Prabowo, S.D. Seno, B.A. Rokhmah, L.N. (2024). Karakteristik Kimia Dan Sensori Mi Basah Bebas Gluten Berbahan Oat, Tepung Beras Dan Tepung Tapioka. Jurnal Teknologi Pangan,18(1), 112-123.

Rahmania A. (2015). Besar pembukaan mulut berdasarkan jenis kelamin dan tinggi badan di Indonesia. Universitas Indonesia.p.41.

Rembulan, G.D. Wijaya, T. Ruslie, A. Jordy. Sunadynatha, R.A.S. (2020). Mereduksi Voice of Customer pada Pengembangan Produk Alat Pembuka Tutup Galon Menggunakan Analisis Faktor. Journal of Industrial Engineering and Management Systems. 13 (2). 87-99. DOI: 10.30813/jiems.v13i2.2281

Rosebrand. (2016). Tepung Tapioka: Bahan, Kegunaan, dan Manfaat. Rose brand handquaters.

Rusniati, R. Haq, A. Prihatiningrum, R.Y. Rachman, M.Y. (2023). Penyuluhan Mengenai Kode Produk Kemasan Plastik Bagi Peningkatan Pengetahuan Ibu-Ibu Kelompok Yasinan As Salaam Banjarmasin. JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2 (3). 774-784. ISSN : 2828-5700.

Rustan, S. (2009). Anatomi & Jenis Logo. Dalam Mendesain LOGO. PT Gramedia Pustaka Utama.

Salsabila, K. Ansori, M. Paramita, O. (2019). Eksperimen Pembuatan Cupcake Free Gluten Berbahan Dasar Tepung Biji Kluwih dengan Campuran Tepung Beras. Jurnal TEKNOBUGA,7(1), 31-38.

Sovyani, S. Kandou, J.E.A. Sumual, M.F. (2019). Pengaruh Penambahan Tepung Tapioka Dalam Pembuatan Biskuit Berbahan Baku Tepung Ubi Banggai (Dioscorea Alata L.). Jurnal Teknologi Pertanian,10(2), 73-84.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suriani, N.P. Putra, I.N.K. & Hatiningsing, S. (2023). Pengaruh Substitusi Parsial Tepung Beras dengan Tepung Ubi Jalar Cilembu (Ipomea batatas (L). Lam Cv. Cilembu) terhadap Karakteristik Kue Apem Kukus. Itepa: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan. 12 (1). 209-223.

Susanti, M. (2021). Analisis Cemaran Coliform Pada Sumber Air Produsen Kue Tradisional Apem Di Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. Jurnal Medika Husada. 1(2). 92-34.

Wang, H. Khan, M.A. Anwar, F. Shahzad, F. Adu, D. & Murad, M. (2021). Green Inovation and Corporate Financial Performance: A Content Analysis Method. Journal of Business Research. 101. 697-706. doi:10.1016/j.jbusres.2019.01.010

Yasser, M. Asfar, I.A. Rianti, M. Asfar, I,T. Budianto, E. (2020). Gula Cair Dan Gula Recengan Berbahan Dasar Gula Merah Tebu. Jurnal Dedikasi, 22(1), 69-72.

Published

2024-10-25

How to Cite

Pengembangan Makanan Tradisional Apem Kesesi Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) dan Konsep Green Product Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Produk. (2024). G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(4), 2903-2914. https://doi.org/10.70609/gtech.v8i4.5504

Most read articles by the same author(s)