Analysis of Flood Hazard Level in Widas Sub Watershed of Nganjuk Regency Using Geographic Information System

Authors

  • Dani Zakiata Fahmi Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Titi Rahayuningsih Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Vita Ayu Kusuma Dewi Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Eko Suwarno Universitas Negeri Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/gtech.v9i1.6185

Keywords:

Flood, Geographic Information System, Widas Sub Watershed Nganjuk Regency

Abstract

Widas Subwatershed in Nganjuk Regency is a tributary of the Brantas Subwatershed that often experiences flooding during the rainy season. The data on flooding is still in the form of numbers and tables so it needs to be mapped. The presentation of data in the form of a map is needed so that readers can analyse its distribution and help in mitigation planning against flood disasters. The purpose of this research is to analyse the level of flood hazard in the Widas Subwatershed of Nganjuk Regency and present it in the form of a map. The method used was scoring of 6 flood parameters, namely slope, land elevation, soil type, rainfall, land use, and river density, then weighting with the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. The result of this research is that Widas Sub Watershed of Nganjuk Regency is dominated by flood hazard area of 33,375.95 Ha while the flood hazard area is 3,415.55 Ha. Flood hazard areas are found in 28 villages in Gondang, Loceret, Nganjuk, Pare, Sukomoro, and Tanjunganom sub-districts. The flood-prone areas are caused by 4 main factors: low land elevation, Alluvial soil type, residential land use, and the density of the river is very sparse.

References

Aisah, E., & Gofar, N. (2022). Studi Pengaruh Curah Hujan Terhadap Stabilitas Lereng Menggunakan Progam Perisi. Jurnal Rekayasa Sipil, 18(2), 133-147.

Arvi, D., Syakur, S., & Karim, A. (2019). Hubungan Ketinggian Tempat dan Kelerengan Terhadap Produksi Kopi Arabika Gayo 1 di Kabupaten Gayo Lues. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 4(4), 596-602.

Aryanto, I., & Mandenni, N. (2020). Sistem Informasi Geografis Letak Puskesmasdi Wilayah Kabupaten Tabanan Berbasis WEB. Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia, 1(4), 294-301.

Cantik, B., Fadilah, S., Putri, W., & Agustia, D. (2024). Analisis Strategi Pengendalian Banjir dengan Upaya Konservasi Air menggunakan AHP. Jurnal Teknik Sipil, 20(2), 348-358.

Dengen, C. N., Nurcahyo, A. C., & Kusrini, K. (2019). Penentuan Jenis Tanaman Berdasarkan Kemiringan Lahan Pertanian Menggunakan Adopsi Linier Progamming Berbasis Pengolahan Citra. Jurnal Buana Informatika, 10(2), 102-105.

Direktorat Jendral Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan. (2022). Pedoman Penyusunan Pola Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah. Jakarta: Departemen Kehutanan.

Dwirani, F. (2019). Menentukan Stasiun Hujan dan Curah Hujan dengan Metode Polygon Thiessen Daerah Kabupaten Lebak. Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam, 2(2), 139-146.

Erlina. (2018). Analisis Banjir dan Sedimentasi Wilayah Sungai Brantas Tinjauan terhadap metode Pengendalian. Jurnal Teknik SIpil-UCY, 8(1), 1-14.

Fauzi, R. A. (2022). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Kota Bogor Menggunakan Metode Overlay dan Scoring berbasis Sistem Informasi Geografis. Geomedia: Majalah Ilmiah dan Informasi, 20(2), 96-107.

Jasman, J., Ridwan, M., & Guntara, F. (2021). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi dalam menerapkan Pariwisata Cerdas di Kawasan Gunung Nona. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(1), 36-48.

Kurniawan, A. Q., & Roestam, R. (2021). Sistem Pendukung Keputusan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) pada SMKN 1 Muaro Jambi. Jurnal Manajemen Sistem Informasi, 6(4), 600-612.

Kurniawan, B. T. (2019). Dampak Sosial Ekonomi Masyarakat Akibat Pengembangan Lingkar Wilis di Kabupaten Tulungagung. Jurnal Agribis, 5(1), 55-85.

Mangkunegara, M., & Firdamayanti, E. (2021). Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Kelayakan Ekonomi Tanaman Lada di Kabupaten Luwu. Wanatani, 1(2), 55-62.

Matondang, J. P. (2013). Analisis Zonasi Daerah Rentan Banjir Dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis. Semarang: Universitas Diponegoro.

Maulana, I., Sukmawati, S., & Alfiah, R. (2023). Mitigasi dan Analisis Tingkat Risiko Bencana Banjir di Kabupaten Situbondo. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 4(1), 1-13.

Molle, B., & Larasati, A. (2020). Analisis Anomali Pola Curah Hujan Bulanan Tahun 2019 terhadap Curah Hujan 30 Tahun di Kota Manado dan Sekitarnya. Jurnal Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, 7(1), 1-8.

Muzakki, A., Masruroh, H., Firmansyah, A., & Wicaksono, D. (2022). Pemetaan Potensi Banjir dengan Metode Skoring secara Geospasial di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Jurnal Pendidikan Geosfer, 7(2), 267-284.

Nugroho, A. (16 April 2021). Banjir Rendam Lima Desa di Lengkong. Kediri: Radio Andika.

Prasetryowati, S. E., & Sunaryo, Y. (2018). Pengaruh Pupuk Organik dan Kedalaman olah Tanah terhadap Pertumbuhan dan Hasil Koro Pedang dan Lahan Marginal Tanah Grumosol. Jurnal Pertanian Agros, 20(1), 16-21.

Rahmanizah, T., Kantun, S., Mujib, M. A., Yushardi, Y., & Pangastuti, E. I. (2023). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir dengan Metode Analytical Hierarchy Process di Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Majalah Pembelajaran Geografi, 6(1), 22-29.

Ruminta, H., & Nurmala, T. (2018). Indikasi Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Produksi Padi di Indonesia. Jurnal Agro, 5(1), 48-60.

Sanusi, W., & Side, S. (2016). Statistika Untuk Pemodelan Data Curah Hujan. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Siburian, T., Siregar, H., & Berlianti, B. (2024). Analisis Penyebab Banjir dan Luapan Sungai di Kota Medan. Kreatifitas pada Pengabdian Masyarakat, 3(8), 71-80.

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-Jenis Penelitian dalam Penelitian Kuantitatif fan Kualitatif. Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 13-23.

Tallo, A., & Nahak, P. (2023). Peningkatan Kemampuan Spasial Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Solma, 12(2), 555-565.

Tarigan, L. A. (2022). Analisis Karakteristik Bentuk Aliran Sungai Tuntungan Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 5(1), 84-89.

Downloads

Published

2025-01-06

How to Cite

Analysis of Flood Hazard Level in Widas Sub Watershed of Nganjuk Regency Using Geographic Information System. (2025). G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 9(1), 275-284. https://doi.org/10.70609/gtech.v9i1.6185

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>