Pengembangan Kaldu Jamur Sebagai Alternatif Pangan Fungsional Pada UMKM Roemah Jamoer Ikram Sambas
DOI:
https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5737Kata Kunci:
Jamur Tiram, Kaldu Jamur, Pangan FungsionalAbstrak
UMKM Roemah Jamoer Ikram merupakan unit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang fokus pada pengembangan jamur tiram. Sejak berdiri pada tahun 2016, UMKM ini mengalami beberapa kendala dalam pengembangan produk dan pemasaran, termasuk kegagalan panen dan penumpukan bahan baku akibat umur simpan yang singkat. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan peningkatan nilai produk pada jamur tiram yang berada di Roemah Jamoer Ikram. Hasil dari kegiatan ini melibatkan proses pengeringan bahan baku dan pengolahan kaldu dengan menggunakan alat pengering (oven). Pendekatan dalam kegiatan ini yaitu metode partisipatif. Kegiatan menunjukkan bahwa pengolahan jamur tiram menjadi produk kaldu dapat membantu mengurangi kerugian akibat panen berlebih, memperpanjang umur simpan, dan meningkatkan nilai tambah produk. Meskipun demikian kondisi harga bahan baku pembuatan kaldu yang fluktuatif perlu mendapatkan perhatian agar tidak memberikan dampak kerugian. Program pengbadian masyarakat ini menjadi salah satu upaya dalam mendukung keberlanjutan usaha serta berkontribusi peningkatan ekonomi lokal di Kabupaten Sambas.
Referensi
Ainia, N., Sari, P., & Rosiana, N. M. (2019). Kajian Pembuatan Seasoning Liquid Dari Hidrolisat Jamur Tiram Putih Dan Jamur Merang. Jurnal Gizi KH, 1(2), 76.
Clarissa Regina Andrestia, & Feda Anisah Makkiyah. (2024). Pemanfaatan Jamur Sebagai Penyedap Rasa Alami : Literature Review. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 8(1), 61–65. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v8i1.3244
Dianoor, H., & Oktavianty, H. (2023). Pembuatan Kaldu Bubuk Ekstrak Jamur Kuping dengan Penambahan Sari Tomat dan Maltodekstrin dengan Metode Foam Mat Drying. Jurnal Agoforetech, 1(3), 1885–1892.
Feranika, N., & Dewi, E. N. (2023). Analisis Ekonomi Pra Rancangan Pabrik Kimia Pembuatan Bubuk Kaldu Jamur Tiram Kapasitas 5000 Ton/Tahun. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 9(1), 50–58. https://doi.org/10.33795/distilat.v9i1.524
Janitra, A. A., & Dewi, E. N. (2023). Pengaruh Perbandingan Maltodekstrin Terhadap Karakteristik Kaldu Jamur Merang Bubuk. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 8(3), 485–492. https://doi.org/10.33795/distilat.v8i3.469
Karomah, S., Haryati, S., & Sudjatinah, S. (2021). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Ekstrak Karapas Udang Terhadap Sifat Fisikokimia Kaldu Bubuk yang Dihasilkan. Jurnal Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian, 16(1), 10. https://doi.org/10.26623/jtphp.v16i1.4400
Msg, P., & Maret, U. S. (2022). Pemanfaatan Jamur Tiram Menjadi Kaldu Jamur Tiram Bubuk sebagai Unit Pengelola Kuliah Kerja Nyata. 296–303.
Ningsih, I. Y. (2018). Pengembangan Produk Penyedap Rasa dan Tepung Jamur Tiram di Desa Dawuhan dan Kelurahan Dabasah Kabupaten Bondowoso. Warta Pengabdian, 12(3), 307. https://doi.org/10.19184/wrtp.v12i3.8632
Pagarra, H., Hartati, Muhammad Ilham Wardhana, & Sahribulan. (2022). Olahan Bumbu Bubuk Kaldu Jamur Tiram Di Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 4(4), 681–689. https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i4.933
Perdani, C., Mawarni, R. R., Mahmudah, L., & Gunawan, S. (2022). Prinsip-Prinsip Bahan Tambahan Pangan Yang Memenuhi Syarat Halal: Alternatif Penyedap Rasa Untuk Industri Makanan Halal. Halal Research Journal, 2(2), 96–111. https://doi.org/10.12962/j22759970.v2i2.419
Prasetyaningsih, Y., Sari, M. W., & Ekawandani, N. (2018). Pengaruh Suhu Pengeringan Dan Laju Alir Udara Terhadap Analisis Proksimat Penyedap Rasa Alami Berbahan Dasar Jamur Untuk Aplikasi Makanan Sehat (Batagor). Eksergi, 15(2), 41–47.
Rahmah, A. K., Nurhidajah, & Sya’di, K. Y. (2023). Karakteristik Kimia, Sifat Sensori dan Waktu Larut Penyedap Rasa Bubuk Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dan Tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan Metode Foam-Mat Drying. Jurnal Pangan Dan Gizi, 13(2), 88–98.
Rizali, A., Sari, N., Jannah, N. A., & Azzahra, S. (2024). Pelatihan Pembuatan Penyedap Rasa Non-MSG Berbahan Dasar Jamur Tiram Putih di Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i1.5564
Syadi, Y. K., Handarsari, E., & Triyono. (2019). Diversifikasi Jamur Tiram sebagai Penyedap Rasa Alami. Prosiding Seminar Nasional Unimus, 2, 34–39.
Zamzami, M., & Dewi, E. N. (2023). Pengaruh Konsentrasi Putih Telur Dalam Pembuatan Bubuk Kaldu Jamur Tiram Dengan Metode Foam Mat Drying. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 8(4), 732–738. https://doi.org/10.33795/distilat.v8i4.492
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Kiki Kristiandi, Maryono Maryono, Nurul Fatimah Yunita

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











