Peningkatan Pemahaman Soft Power Diplomacy dan Proyeksi Kebijakan Luar Negeri Indonesia Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Tanjungpura
DOI:
https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6753Kata Kunci:
Diplomasi, Kebijakan Luar Negeri, Perubahan Politik DuniaAbstrak
Kegiatan pengabdian ini didasari bahwa kebijakan luar negeri Indonesia merupakan hal yang kompleks dan mahasiswa perlu mendapatkan edukasi mengenai proyeksi kebijakan luar negeri Indonesia dalam perubahan politik dunia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Universitas Tanjungpura pada Bulan Februari 2025 secara daring melalui zoom metting conference dengan tujuan peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai proyeksi kebijakan luar negeri Indonesia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan bentuk pelaksanaan kegiatan terdiri dari penyampaian materi, diskusi tanya jawab, serta dokumentasi dan pelaporan akhir kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai soft power dan diplomasi publik Indonesia. Kegiatan ini juga memberikan dampak bagi pemahaman mahasiswa mengenai proyeksi kebijakan luar negeri Indonesia terhadap proteksionisme AS, respons terhadap kebijakan perdagangan Uni Eropa, posisi Indonesia dalam isu Israel-Palestina, Rusia – Ukraina, ASEAN dalam kebijakan luar negeri Indonesia, dan isu terkait Indonesia dan BRICS.
Referensi
Alunaza, H. (2024). Pelatihan Penulisan Position Paper Model United Nation Bagi Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Tanjungpura. Journal of Community Development, 4(3), 353–361.
Anam, S. (2008). Kebijakan Belt and Road Initiative (BRI) Tiongkok pada Masa Pemerintahan Xi Jinping. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 14(1), 217–236.
Armawi, A., & Wijatmoko, E. (2022). Asia Pasifik Memanas, Ancamankah bagi ASEAN dan Indonesia? Intermestic: Journal of International Studies, 7(1), 365–389. https://doi.org/10.24198/INTERMESTIC.V7N1.17
Erick Saragih, dkk. (2023). Era Disrupsi Digital pada Perkembangan Teknologi di Indonesia. Transformasi: Journal of Economics and Business Management, 2(4), 141–149. https://doi.org/10.56444/transformasi.v2i4.1152
Helmys, N., & Irawan, Y. (2023). Identitas Indonesia sebagai Negara Donor pada Kerja Sama Selatan-Selatan selama Presidensi G20. Jurnal Hubungan Luar Negeri, 8(2), 31–54. https://jurnal.kemlu.go.id/jurnal-hublu/article/view/15
Hoeffler, C., Hofmann, S. C., & Mérand, F. (2024). The Polycrisis and EU Security and Defence Competences. Journal of European Public Policy, 31(10), 3224–3248. https://doi.org/10.1080/13501763.2024.2362762
Husein, M., & Sudiarto, T. D. (2024). Diplomasi Luar Negeri Indonesia yang Bebas dan Aktif dalam Perang Rusia - Ukraina Selama Masa Presidensi G20 di Indonesia. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 4(3), 1237–1245.
Jumadi. (2017). Perkembangan Ekonomi Politik Global Terhadap Kebijakan Politik dan Ekonomi Indonesia. Proyeksi, 22(1), 57–71. https://doi.org/10.57235/mantap.v2i1.1591
Kurniawan, N. I. (2009). Globalisasi & Negara Kesejahteraan: Perspektif Institusionalisme. Yogyakarta: Laboratorium Jurusan Ilmu Pemerintahan dan Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Gadjah Mada.
Lawrence, M., Homer-Dixon, T., Janzwood, S., Rockstöm, J., Renn, O., & Donges, J. F. (2024). Global Sustainability Global Polycrisis: the Causal Mechanisms of Crisis Entanglement. https://doi.org/10.1017/sus.2024.1
Martauli, S. (2018). Peran Diplomasi Sebagai Cara Meningkatkan Pengakuan Internasional terhadap Posisi Suatu Negara dalam Mengimplementasikan Kebijakan Politik Luar Negeri (Studi Kasus di Indonesia). Jurnal Good Governance, 13(1), 63–79. https://doi.org/10.32834/gg.v13i1.30
Pratama, T. A. (2024). Diplomasi Parlemen di Tengah Gejolak Dunia. Jakarta: Sekretariat Jenderal DPR RI.
Ramadhan, I. (2018). China’s Belt Road Initiative: Dalam Pandangan Teori Geopolitik Klasik. Intermestic: Journal of International Studies. https://doi.org/10.24198/intermestic.v2n2.3
Setiawan, I. P., & Suryanti, M. S. D. (2021). Keterlibatan Asean dalam Menangani Konflik Myanmar (Studi Kasus: Konflik Etnis Rohingya 2017 – 2019). POLITICOS: Jurnal Politik Dan Pemerintahan, 1(2), 83–97. https://doi.org/10.22225/politicos.1.2.2021.83-97
Stanzel, V. (2018). New Realities in Foreign Affairs: Diplomacy in the 21st Century. Research Paper.
Wibisono, R. B. (2014). Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Melalui Perlindungan Lingkungan. Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja, 17(2), 95–125.
Yayat Ruyat. (2017). Peran Indonesia Dalam Mewujudkan Kerjasama Penanggulangan Terorisme Melalui ASEAN OUR EYES di Asia Tenggara. Diplomacy and Global Security Studies, 1(1), 1–17. https://doi.org/10.36859/dgsj.v1i1.2851
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hardi Alunaza, Arif Wicaksa, Thomas Ardian Siregar

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











