Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Soal-Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) di SMA Dharma Karya UT Tangerang Selatan
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i1.2211Keywords:
Guru, Siswa SMA, Pembelajaran HOTS, Berpikir KritisAbstract
Pelaksanaan pembelajaran yang berfokus pada Higher Order Thinking Skill (HOTS) merupakah salah satu perubahan pembelajaran di sekolah pada saat ini. Pembelajaran di sekolah diharapkan lebih mendorong tumbuhnya kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan HOTS. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah (1) peningkatan kemampuan guru dengan pengembangan materi dan soal HOTS, (2) peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, (3) peningkatan kualitas pembelajaran khususnya matematika di tingkat sekolah menengah atas. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan dengan pembekalan teori dan praktik disertai dengan pendampingan dalam penerapan subtansi, metode pembelajaran dan penilaian hasil belajar soal HOTS di kelas. Hasil dan dampak dari kegiatan dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan pengetahuan guru mengenai pengembangan dan pembahasan soal-soal HOTS. Peserta PkM sebesar 84,26% menyatakan puas terhadap pemberian penjelasan kegiatan PkM yang dilakukan.
References
Aziz, T. A., & Kharis, S. A. A. (2021, May). Characteristics of problems for developing higher-order thinking skills in mathematics. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1882, No. 1, p. 012074). IOP Publishing.
Fanani, M. Z. (2018). Strategi pengembangan soal hots pada kurikulum 2013. Edudeena: Journal of Islamic Religious Education, 2(1), 57-76.
Mahatma, Y., Hadi, I., & Agustine, D. (2020). Pelatihan Pembuatan Soal Olimpiade/Kompetisi Matematika Tingkat Smp Untuk Guru-Guru SMP Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1, pp. SNPPM2020ST-140).
Marsono, Y., & Tjiptady, B. C. (2021). Model For Development Of Students’ Capability In Industry Practices In Era 4.0. pae, 58(1), 3268-3275.
Mastura, M., & Santaria, R. (2020). Dampak pandemi COVID-19 terhadap proses pengajaran bagi guru dan siswa. Jurnal studi guru dan pembelajaran, 3(2), 289-295.
Mushlihuddin, R., Wahhyuni, S., Harahap, T. H., Hafni, R. C., & Suhaida, A. (2021). Penerapan Pembelajaran dan Penilaian Berorientasi HOTS pada Masa Pandemi COVID 19 bagi Guru-guru Muhammadiyah. JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 144-148.
Nur, H. M., & Fatonah, N. (2022). Paradigma Kompetensi Guru. Jurnal PGSD UNIGA, 1(1), 12-16.
Ramadhani, R., Masrul, M., Nofriansyah, D., Abi Hamid, M., Sudarsana, I. K., Sahri, S., ... & Suhelayanti, S. (2020). Belajar dan Pembelajaran: Konsep dan Pengembangan. Yayasan Kita Menulis.
Safitri, D., & Sos, S. (2019). Menjadi guru profesional. PT. Indragiri Dot Com.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Wardani, I. G. (2012). Mengembangkan Profesionalisme Pendidik Guru (Kajian Konseptual Dan Operasional). Jurnal Pendidikan, 13(1), 32-44.
Wirabumi, R. (2020, October). Metode Pembelajaran Ceramah. In Annual Conference on Islamic Education and Thought (ACIET) (Vol. 1, No. 1, pp. 105-113).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Selly Anastassia Amellia Kharis, Hasoloan Siregar, Elin Herlinawati, Darsih Idayani, Asmara Iriani Tarigan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











