Prediksi Kebangkrutan Menggunakan Metode Altman Z-Score Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33379/jibe.v2i1.1895Abstrak
Penelitian ini bertujuan memprediksi tingkat kebangkrutan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 14 perusahaan. Data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan subsektor plastik dan kemasan periode 2017 hingga 2019. Tingkat kebangkrutan ditunjukkan melalui 3 zona yaitu zona berbahaya, grey area, dan zona sehat. Terdapat 21% perusahaan plastik dan kemasan yang digolongkan ke zona berbahaya (bangkrut) pada tahun 2017 dan 2018, meningkat menjadi 29% pada tahun 2019. Terdapat perusahaan subsektor plastik dan kemasan yang digolongkan pada kondisi grey area pada tahun 2017 hingga 2019 sebesar 57%. Dan terdapat perusahaan subsektor plastik dan kemasan yang digolongkan kategori zona sehat pada tahun 2017 dan 2018 sebesar 21% dan mengalami penurunan pada tahun 2019 sebesar 14%. Sehingga disimpulkan bahwa perusahaan plastik dan kemasan mengalami kondisi stabil pada tahun penelitian, meningkatnya potensi kebangkrutan disebabkan karena hutang lebih besar dari modal sehingga akan menghasilkan nilai minus atau dengan kata lain bisa mendatangkan kerugian pada perusahaan jika hutang dan modal tidak seimbang. Strategi dan saran bagi perusahaan yaitu meningkatkan kinerja keuangan dengan melakukan evaluasi secara berkala.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Elysah Rizkiah, Adita Nafisa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





