Sinergi Kepemimpinan Transformasional dan Servant Leadership dalam Pengembangan Sekolah Berbasis Pesantren di SMP Terpadu Darul Falah Malang
DOI:
https://doi.org/10.33379/jibe.v5i1.4878Abstrak
Penelitian ini dimotivasi oleh kondisi Pondok Pesantren Darul Falah di Malang, yang mengalami masa stagnasi setelah wafatnya kepala pondok, sehingga menyebabkan tidak adanya siswa yang tinggal di pondok tersebut. Perubahan signifikan muncul setelah didirikannya sekolah menengah pertama formal di dalam lembaga tersebut. Gaya kepemimpinan kepala pondok yang baru menarik perhatian peneliti karena berhasil mendorong transformasi dan pengembangan lembaga. Studi ini berfokus pada pemeriksaan implementasi dan pengaruh sinergi antara karakteristik kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan pelayan dalam mewujudkan sekolah berbasis pondok pesantren yang berkualitas di Pondok Pesantren Darul Falah Malang. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kepemimpinan transformasional-pelayan diimplementasikan dan bagaimana kontribusinya terhadap peningkatan kualitas lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala pondok, kepala pondok pesantren, guru, siswa, dan orang tua. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan di lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren dapat secara efektif mengintegrasikan karakteristik kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan pelayan. Melalui sinergi ini, para pemimpin mampu menginspirasi perubahan, melayani komunitas pendidikan, memperkuat kolaborasi, dan mendorong pembangunan institusional yang berkelanjutan, sehingga meningkatkan kualitas dan daya saing sekolah
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Muhlisin, Sinollah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





