FORMULATING A NEURO-BEHAVIORAL INSTRUCTIONAL MODEL FOR COMPLEX LEARNING TASKS: THEORETICAL FRAMEWORK AND PRACTICAL GUIDELINES
DOI:
https://doi.org/10.36636/primed.v6i2.10582Kata Kunci:
Model Neuro-Behavioral Instructional (NBI), Cognitive Load, Neuroedukasi, Neurosains Kognitif, Modifikasi Perilaku, Pembelajaran Kompleks, Desain Pembelajaran, Pembelajaran Berpusat pada Manusia (HumanCentric Learning)Abstrak
Pengelolaan cognitive load (beban kognitif) dalam pembelajaran yang kompleks masih menjadi tantangan
utama dalam desain pembelajaran karena tuntutan kognitif yang berlebihan dapat menurunkan efisiensi memori kerja dan retensi perilaku peserta didik. Meskipun teori cognitive load, neuroedukasi, dan pembelajaran perilaku telah banyak dikaji, masih sedikit penelitian yang mengintegrasikan ketiga perspektif tersebut ke dalam kerangka pembelajaran yang praktis. Penelitian ini mengusulkan model Neuro-Behavioral Instructional (NBI) yang menggabungkan regulasi cognitive load, keterlibatan neuro-afektif, dan penguatan perilaku dalam satu kerangka terpadu. Penelitian menggunakan
metode integrative literature review melalui proses pencarian dan penyaringan sistematis terhadap studi empiris pada berbagai basis data akademik utama, sehingga diperoleh 31 artikel peer-reviewed yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis mengidentifikasi mekanisme dual-channel scaffolding yang terdiri atas cognitive-support scaffolding untuk mengurangi extraneous cognitive load dan neuro affective triggers untuk meningkatkan germane cognitive load melalui
penguatan motivasi serta keterlibatan emosional peserta didik. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini
mengusulkan matriks praktis desain pembelajaran yang memandu pendidik dalam menyusun urutan tugas belajar, mengintegrasikan aktivitas pembelajaran yang bermakna, menyediakan adaptive scaffolding, dan menerapkan umpan balik formatif. Alih-alih mengklaim perubahan perilaku jangka panjang secara definitif, kerangka NBI yang diusulkan menawarkan model berbasis teori yang berpotensi meningkatkan keterlibatan belajar berkelanjutan dan perkembangan perilaku positif serta menjadi landasan bagi penelitian empiris selanjutnya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Primary Education Journal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





